Assassin's Creed Origins menghadapi gelombang ulasan negatif di Steam, karena pemain mengungkapkan rasa frustrasi mereka atas masalah teknis yang sedang berlangsung yang disebabkan oleh pembaruan Windows 11 baru-baru ini. Menurut ulasan terbaru, pembaruan (versi 24H2) telah membuat game hampir tidak dapat dimainkan oleh banyak pengguna, menyebabkan sering macet dan crash. Sementara masalah ini memengaruhi beberapa judul Ubisoft, termasuk Assassin's Creed Valhalla dan Star Wars Outlaws, Origins telah menjadi pusat kampanye "review bombing", karena pengguna menyuarakan ketidaksenangan mereka dengan situasi tersebut.
Ubisoft belum mengeluarkan tanggapan resmi, meskipun mereka telah merekomendasikan pemain untuk menghindari menginstal pembaruan Windows yang bermasalah secara manual untuk saat ini. Microsoft juga telah menempatkan blok kompatibilitas sementara pada perangkat dengan judul ini diinstal untuk mencegah masalah lebih lanjut. Meskipun penjualan 90% yang seharusnya meningkatkan penjualan, masalah teknis telah membayangi reputasi positif game, yang menyebabkan penurunan peringkat Steam ke kategori "campuran".
Dengan Ubisoft yang sudah menghadapi tahun 2024 yang sulit, termasuk PHK staf dan perjuangan dengan penjualan game, masalah ini menambah bahan bakar ke api. Saat Assassin's Creed Shadows bersiap untuk peluncurannya pada tahun 2025, perusahaan berada di bawah tekanan yang meningkat untuk menyelesaikan situasi tersebut. Apakah ini akan memengaruhi perilisan judul mereka yang akan datang, atau dapatkah Ubisoft membalikkan keadaan?
Pernahkah Anda mengalami masalah ini dengan Assassin's Creed Origins atau game Ubisoft lainnya setelah pembaruan Windows 11?