Biasanya ketika sebuah game mendapatkan gelombang review pengguna jauh setelah peluncurannya, itu karena kreator dari game tersebut telah melakukan sesuatu yang tak disukai komunitas. Mereka memberikan review negatif untuk memberitahu perasaan mereka kepada developernya. Praktik ini biasa disebut dengan review bombing. Kita telah melihat beberapa contohnya selama beberapa tahun terakhir ini, seperti baru-baru ini yang dialami oleh game-game dari franchise Metro dan Borderlands yang dikritik penggemarnya karena hanya rilis secara eksklusif di Epic Games Store.
Dengan konteks seperti itu, kita kembali menghadapi kasus di mana para pengguna kembali lagi ke sebuah game lama untuk memberikan review, dan untuk kasus ini adalah Assassin's Creed: Unity. Bedanya, kali ini mereka justru memberikan umpan balik yang positif. Kebanyakan dari review ini berisi ucapan terima kasih atas karya Ubisoft yang tadinya tidak terlalu populer ini di mata fans. Hal ini terjadi setelah sebuah bangunan bersejarah di Perancis, Notre-Dame, kebakaran pekan lalu.
Secara teknis, menurut pendirian Valve akan praktik review bombing, kata-kata positif ini akan difilter keluar seperti halnya di Borderlands, tapi tampaknya pemilik Steam itu memberikan pengecualian untuk kasus ini.
Aura positif yang menyelimuti game ini tentunya berasal dari fakta bahwa Ubisoft cukup berbaik hati untuk mendonasikan USD500 ribu untuk usaha restorasi. Penerbit itu juga menggratiskan gamenya di PC. Kamu memiliki waktu hingga besok 24 April, untuk mengklaimnya melalui Uplay.