Gamereactor sedang berada di MWC ketika Microsoft menyingkap kehadiran HoloLens 2, Mixed Reality, dan cloud computing.
Headset Hololens ini menghadirkan eye tracking, 47 piksel per derajat penglihatan (dua kali lipat dari generasi sebelumnya), fungsi hemat daya, sensor kedalaman, dan Ai built-in "dengan pemahaman semantik".
Microsoft menjanjikan imersi yang meningkat, manipulasi langsung dari hologram, begitu juga dengan "pusat gravitasi yang ditingkatkan" dari penggunaan serat karbon, alur panas yang lebih baik dengan pendinginan vapour chamber, ukuran yang bisa diatur, dan kemampuan menggunakan perangkat ini sembari menggunakan kaca mata. Microsoft juga mengklaim telah "meningkatkan tiga kali lipat kenyamanan dan ergonomik dari perangkat tersebut".
Bersama dengan HoloLens 2, Microsoft juga menawarkan Dynamics 365, Remote Assistant, Layout, dan Guides. Terdapat pula software partner dan dukungan untuk sistem Azure. HoloLens 2 dibanderol dengan harga USD3.500 (sekitar Rp49 juta), sementara perangkat lunaknya akan tersedia dengan layanan berlangganan, dengan Dynamic 365 Remote Assistant didapuk dengan harga mulai dari USD125 per bulan.
Negara-negara yang pertama kali akan mendapatkannya adalah:
US
Japan
China
Germany
Canada
UK
Ireland
France
Australia
New Zealand
Azure System ini turut memiliki Azure Kinect Developer Kit, sensor AI dengan sensor persepsi kedalaman yang dikembangkan untuk HoloLens 2, kamera, dan microphone. Target utamanya adalah sektor kesehatan. Harga pemesanannya sendiri adalah USD399.

