Sebagai bagian dari sebuah ajang yang di-streaming secara live pada hari Rabu, CEO Meta, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa perusahaan tersebut sedang mengerjakan sebuah sistem penerjemahan perkataan universal, yang akan menggunakan sebuah AI untuk menerjemahkan 100-an bahasa lisan dan tulisan secara real time.
Menurut pengumuman tersebut, ide di balik sistem tersebut adalah untuk menyelaraskan interaksi pengguna dalam dunia metaverse dan digital Meta. Dia akan datang sebagai bagian dari rencana dua tahap, dimana langkah pertama termasuk menciptakan sistem penerjemahan No Language Left Behind yang akan mempelajari semua bahasa yang bisa dipelajarinya. Kemudian ini akan digunakan dalam AI Babelfish, yang akan dengan ideal menyuguhkan terjemahan perkataan demi perkataan di seluruh bahasa, untuk tujuan memberikan kemampuan untuk berkomunikasi dengan siapapun dalam bahasa apapun
Dengan memikirkan rencana ini, Meta juga telah mengumumkan bahwa mereka akan bekerja dengan ahli-ahli bahasa untuk memastikan data yang mereka kumpulkan akurat, dan akan mengandalkan input berkesinambungan dari para analis tersebut untuk memastikan dia akan mencapai tujuan penerjemahan jangka panjang.
Kamu bisa membaca postingan blog yang lengkap dan panjang tersebut di sini, jika kamu mencari lebih banyak detail mengenai aspek teknis mengenai apa yang ingin dicapai Meta.