Meski sebagian besar industri audio tidak terlihat di CES tahun ini, brand Hi-Fi ultra high-end asal Denmark, Gryphon Audio Design, mengumumkan amplifier baru dan tercanggih mereka, Apex, dan preamplifier Commander.
Amplifier mono Apex dibanderol €165,000 (sekitar Rp2.7 miliar) per pasang, sementara preamplifier Commander dihargai €52,500 (sekitar Rp850 juta). Mungkin terdengar mahal, namun ingat bahwa Gryphon juga membuat produk seperti speaker Kodo, yang akan menguras kocek sebesar €320,000 (sekitar Rp5.2 miliar) jika kamu ingin membelinya.
Layaknya amplifier high-end lain, amplifier ini menjalankan Class A murni, dan menggunakan lebih dari 128 transistor dengan output bipolar berarus tinggi, bank transistor dengan kapasitas lebih dari 2 juta microfarad, empat transformer 2000VA, dengan berat lebih dari 400kg per chassis. Amplifier ini bisa menyalurkan daya sebesar hampir 1800 Watt ke beban sebesar 1 Ohm, membuatnya dapat menjalankan hampir seluruh speaker di dunia.
Commander sendiri berbasis preamp Pandora, yang telah dianggap sebagai salah satu yang terbaik di dunia, dan memiliki layout dual-mono penuh, dengan catu daya dan penanganan sinyal dipisahkan dalam dua chassis berbeda. Sinyal ditangani di Class A satu ujung, dan sinyalnya hanya melewati dua transistor dan satu resistor.
Tiap channel memiliki struktur rendah noise dengan satu transformer, dan dua lagi untuk upgrade yang mungkin ditambahkan di masa depan.
Selain remote, sebuah layar sentuh kapasitif TFT berukuran 4.3 inci berfungsi sebagai antarmuka.

