Transisi produsen mobil menjadi merancang, membangun, dan menjual kendaraan listrik telah berkembang dan bertumbuh secara signifikan, terutama dalam dua tahun terakhir. Beberapa perusahaan sudah memiliki lini kendaraan listrik yang cukup beragam, sedangkan beberapa lainnya, seperti Hyundai, baru muulai menjamah pasar ini, dengan kendaraan listrik baru pertamanya (Ioniq 5) baru diluncurkan beberapa minggu lalu.
Tapi, walau Hyundai baru saja memulai mendalami kendaraan listrik sepenuhnya, produsen mobl tersebut dilaporkan tengah meningkatkan rencana mereka untuk beralih ke kendaran listrik sepenuhnya. Sebagaimana dilaporkan Electrek, Hyundai konon telah menutup divisi rancanangan mesin dari pusat penelitian mereka dan 12.000 pekerja di divisi tersebut dipindahkan ke departemen mesin penggerak listrik.
Informasi ini datang dari sebuah surel dari pimpinan R&D Hyundai, Park Chung-kook, yang menyatakan, "Kini, konversi ke sistem listrik sudah tidak terelakkan lagi. Pengembangan mesin kami sendiri adalah pencapaian yang hebat, namun kami harus mengubah sistemnya untuk menciptakan inovasi di masa mendatang berdasarkan aset-aset hebat dari masa lalu."
Menurut laporan Eletrek, beberapa anggota tim mesin pembakaran dalam akan tetap bekerja memodifikasi dan memperbaiki mesin yang ada, tapi sepertinya ini mengindikasikan bahwa tidak akan ada model mesin pembakaran baru dari Hyundai mulai sekarang.
Hyundai sendiri belum memberikan komentar resmi mengenai keputusan ini.