Pemerintah Britania Raya telah secara resmi mendukung
konsep pesawat terbang hidrogen cair dari Aerospace Technology Institute sebagai bagian dari usahanya untuk mengurangi emisi karbon.
Harapannya pesawat tersebut dapat terbang dari satu sisi dunia ke sisi lainnya tanpa memproduksi emisi karbon sama sekali. Mengenai ukurannya, diperkirakan akan berukuran sedang dengan kemampuan angkut maksimal 279 penumpang dari London ke San Fransisco tanpa perlu berhenti untuk mengisi ulang bahan bakar.
"Desain perintis untuk pesawat terbang bertenaga hidrogen cair ini, dipimpin oleh organisasi asal Britania Raya, membawa kita selangkah lebih dekat ke masa depan saat umat manusia dapat terus bepergian dan berhubungan, tapi tanpa jejak karbonnya," kata Transport Secretary Grant Shapps. "Saya akan terus bekerja sama dengan Jet Zero Council untuk mendukung riset terkemuka dunia Britania Raya dalam sektor ini, yang akan menciptakan pekerjaan hijau, membantu kami mencapai target nol emisi karbon kami, dan memimpin transisi global menuju penerbangan target nol."
Soal berapa banyak uang yang dijanjikan pemerintah Britania Raya untuk proyek ini, angkanya sebesar £15 juta (~Rp284,3 miliar). Ini semua terjadi setelah pemerintah mereka juga mendukung pengembangan Green Fuel-nya, salah satu proyek lain yang dipandang layak mendapatkan investasi sebesar £15 juta (~Rp284,3 miliar) dari Britania Raya.