Film terakhir yang ditambahkan ke Marvel Cinematic Universe baru saja tayang perdana di hari Jumat lalu, melanjutkan era berikutnya dari MCU yang dimulai dengan Black Widow. Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings adalah film yang dimaksud, film yang juga menandai film superhero pertama Marvel yang dipimpin seorang aktor keturunan Asia.
Kini setelah masa pembukaan filmnya usai, kita telah mendapatkan angka box office Shang-Chi yang memberikan gambaran performanya di periode waktu tersebut. Secara global, filmnya telah berhasil mendapat $146,2 juta (Rp2,085 miliar) antara Jumat hingga Minggu, angka yang sedikit di bawah pendapatan Black Widow di angka $158 juta (Rp2,253 miliar) selama akhir pekan penayangan perdananya. Namun, Black Widow memang memiliki pendekatan ganda dengan peluncuran di bioskop dan platform Premier Access dari Disney Plus.
Sedangkan terkait rencana Disney untuk debut Shang-Chi di platform streaming, Bob Chapek selaku CEO Disney telah memberikan pernyataan (melalui BBC) bahwa Shang-Chi akan menjadi "eksperimen menarik" bagi perusahaan mereka, karena ia hanya memiliki masa eksklusif penayangan bioskop sepanjang 45 hari, sebelum bisa tayang di layanan streaming. Belum disebutkan apakah Shang-Chi akan tiba Disney Plus di akhir masa 45 hari tersebut, tetapi mengingat Black Widow berhasil menuai angka yang cukup besar pada akhir pekan pertamanya di layanan tersebut (faktor yang berujung pada Scarlett Johansson menuntut Disney karena konon melanggar kontrak kerjanya), kita kemungkinan bisa menantikan filmnya lahir di layanan streaming tersebut tidak lama lagi.
Kamu belum lama ini telah mengulas Shang-Chi dan kamu sudah bisa membacanya.