Sebagaimana kami laporkan minggu lalu, Sony telah mengakusisi studio asal Finlandia, Housemarque, sebagai bagian dari Playstation Studios. Kini, dalam wawancara dengan perusahaan penyiaran negara dari Finlandia, Yle, Ilari Kuittinen dan Mikael Haveri dari Housemarque berbincang sedikit lebih jauh mengenai akusisi tersebut.
Ternyata, pemain besar lain juga sempat mengincar Housemarque. Seperti disebutkan Kuittinen, "pemain biasanya" dari Tiongkok, Swedia, dan Amerika Serikat juga sempat mencoba mengakuisisi studio tersebut. Menurut Kuittinen, kompetisi sejenis ini atas studio tersebut terasa "tidak nyata",
Pada akhirnya, Housemarque bergabung ke jajaran Playstation Studios dan bersanding dengan studio seperti Guerrilla Games, Naughty Dog and Insomniac Games. Haveri berkata bahwa Sony tidak mencoba mengatur studio mereka seperti perusahaan lain, bahkan sebaliknya.
"Sepanjang diskusi kami, jelaslah bahwa Sony membeli kami karena kami melakukan hal yang tidak dilakukan studio lain. Mereka tidak ingin kami mulai membuat game yang sekadar mengikuti standar Sony."
Kini setelah Returnal rilis, Hoursemarque sedang beristirahat sejenak dan berencana kembali beraksi di musim gugur untuk membuat rencana mereka berikutnya. Namun, seperti disebutkan Kuittinen, "apapun yang menanti di masa depan, proyek berikutnya akan lebih besar dan ambisius."
Sumber: Yle