Lockdown terkadang bisa sulit dihadapi, dan salah satu cara untuk menghabiskan waktumu adalah dengan memainkan Call of Duty terbaru. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh Clint Butler, buron kabur dari penjara yang baru-baru tertangkap setelah ia dan temannya pergi keluar untuk membeli Call of Duty: Black Ops Cold War di Birmingham.
Butler kabur dari Penjara Spring Hill di Buckinghamshire pada November 2020 lalu, ia bahkan mampu lepas dari kejaran polisi hingga akhirnya tertangkap ketika ingin mendapatkan video game itu. Dalam sebuah video yang ditangkap oleh polisi, Butler dan koleganya dihentikan oleh polisi karena mereka keluar di saat lockdown. Lalu ia menendang sang polisi yang menanyainya lalu mencoba untuk kabur. Untungnya, Butler tersandung dan akhirnya tertangkap lagi.
Menurut sebuah laporan dari Polisi West Midlands, ketika Butler ditanya tentang apa yang ia lakukan, ia menjawab, "Saya datang untuk mendapatkan Call of Duty baru karena saya tidak bisa berdiam diri dalam lockdown."
Kini Butler mendapatkan 13 bulan ekstra ke vonis 17 tahunnya, yang awalnya diharapkan untuk berakhir tahun 2024. "Kenapa ia memutuskan untuk mengambil risiko masuk penjara lagi setelah melakukan keputusan bodoh untuk masuk ke kota ketika lockdown dengan seorang teman untuk membeli sebuah video game masih menjadi misteri," ujar Superintendent Nick Rowe dalam laporan yang sama.