Spider-Man tak akan hanya menampilkan sang superhero ketika ia dirilis di PS4 pada 7 September nanti, tapi juga sisi lainnya dalam diri Peter Parker. Kami pun bertanya kepada lead writer Jon Paquette tentang dua sisi tersebut di acara peluncuran gamenya di Manhattan. Ia mengatakan bahwa terdapat sebuah keseimbangan.
"Kami tahu ketika mereka memainkan Spider-Man, ketika mereka ingin memainkan gamenya, mereka juga ingin sebuah cerita Spider-Man yang bagus. Maksud saya, saya pikir itulah kenapa banyak dari kita yang mencintai karakter tersebut," ia berkata. "Jadi kami melakukan banyak riset di awal untuk mencoba dan memutuskan apa yang akan menjadi cerita Spider-Man terbaik, lalu kami pun membuat versi kami sendiri."
"Salah satu hal pertama yang kami lakukan adalah 'baiklah, kita sudah melihat cerita asal-usulnya, kami tahu ia digigit oleh seekor laba-laba' - kami tidak ingin melakukan hal itu lagi, jadi kami memutuskan untuk membuatnya lebih berpengalaman, fokus pada masa hidupnya yang jarang kita lihat di komik, film, atau game lain. Jadi ia baru saja lulus kuliah di cerita kami, punya pekerjaan baru, dan baru saja memulai kariernya, mencari arah hidup, tapi telah menjadi Spider-Man selama delapan tahun. Kami pikir itu merupakan situasi yang sangat menarik untuknya karena pada awal game ia berhasil memasukkan Wilson Fisk ke dalam penjara, seseorang yang telah berusaha ia tangkap selama delapan tahun terakhir. Ia pun merasa 'oke, tampaknya saya sudah menyelesaikan tugas saya sebagai Spider-Man, kini saatnya fokus menjadi Peter'."
"Namun, apa yang menjadi sifat utamanya adalah ketika Spider-Man menang, Peter kalah, dan ketika Peter menang, Spider-Man kalah. Jadi seketika ia memutuskan untuk menghabiskan waktu sebagai Peter, saat itu pulalah Spider-Man mulai kesulitan."
"Untuknya, yang penting adalah keseimbangan. Seperti yang saya katakan, ia selalu mencoba untuk mencari tahu 'apakah saya bisa menjadi Peter sekarang? Dan jika iya, apakah saya akan harus melakukan lebih banyak hal sebagai Spider-Man', tapi satu hal yang benar-benar membuat saya tertarik tentang cerita ini adalah pekerjaannya sebagai ilmuwan, ia mulai berpikir bahwa pekerjaannya sebagai Peter Parker menjadi lebih penting daripada tugasnya sebagai Spider-Man, dan ia bisa menyelamatkan dan menolong lebih banyak orang di dunia sebagai Peter Parker daripada Spider-Man. Jadi itu adalah sebuah pergumulan internal yang ia miliki yang harus ia hadapi sepanjang cerita ini."
Apakah seimbangnya porsi Peter Parker dengan Spider-Man menarik bagimu?
