Sebelum akhir pekan kemarin, kantor-kantor berita gaming terbesar di Amerika telah mendapatkan unit sampel Xbox Series X dan hari ini mereka membagikan kesan mereka. Karenanya, kini kita tahu Engadget mendeskripsikan bunyi konsolnya "quiet as hell" ("sunyi sekali"), sedangkan IGN menuliskan bahwa "this thing is quiet" ("barang ini sunyi.").
Gamespot juga telah mendapatkan konsolnya dan mengambil kesempatan untuk mengukur SSD yang dipakai dan kemampuannya mengurangi waktu loading di game-game yang tidak dioptimasi untuk konsol tersebut. Inilah hasilnya:
Xbox Series X / Xbox One X
• Control - 10 detik / 58 detik
• Final Fantasy XV - 13 detik / 1 menit, 11 detik
• Red Dead Redemption 2 - 38 detik/ 2 menit, 8 detik
• The Outer Worlds - 11 detik / 43 detik
Rekan media lainnya yang mendapat Xbox Series X adalah VentureBeat. Mereka memutuskan untuk fokus pada mengukur frame rate di game-game yang backwards compatible (game generasi konsol Xbox terdahulu yang kompatibel di Xbox Series X) dibandingkan dengan konsol barunya. Inilah hasilnya:
Xbox Series X / Xbox One X
• Final Fantasy XV - 59FPS / 42FPS
• Grand Theft Auto IV - 60FPS / 48FPS
• No Man's Sky - 30FPS / 30FPS
• Sekiro: Shadows Die Twice - 60FPS / 37FPS
Alasan mengapa hasil pengukuran No Man's Sky sama di kedua konsol adalah karena frame rate-nya dikunci. Intinya, game-game dengan frame rate yang tidak dibatasi akan paling mendapat manfaatnya.
VentureBeat juga mencoba memindahkan Assassin's Creed Origins dari hard drive 3.0 biasa ke internal SSD dari Xbox Series X, cara murah untuk mendapat ruang penyimpanan data lebih banyak. Percobaan ini memakan waktu tujuh menit dan 46 detik, yang seharusnya jauh lebih cepat dibandingkan mengunduhnya ulang bagi sebagian besar orang. Kesimpulannya, memiliki hard drive eksternal memang sepertinya solusi yang ramah kantong dan cukup cepat jika kita ingin menyimpan game yang sudah tidak muat di SSD 1TB internal konsolnya.
Xbox Series X/S akan dirilis tanggal 10 November.
