Yoshida: Pemain yang lebih muda "tidak peduli" dengan Final Fantasy
Dengan siklus pengembangan yang lebih lama, perubahan kebiasaan pemain, dan genre yang tidak lagi terasa alami bagi penonton yang lebih muda, serial legendaris ini menghadapi masa depan yang tidak pasti.
Naoki Yoshida, pria yang saat ini menjaga Final Fantasy tetap hidup dan mengarahkan seri ke depan, percaya bahwa masa depan terlihat agak tidak pasti dan bahwa pemain muda tidak peduli dengan waralaba legendaris.
Dalam sebuah wawancara, Naoki Yoshida membahas bagaimana dunia game telah berubah secara mendasar dan bahwa pemain yang lebih muda tidak terhubung dengan Final Fantasy dengan cara yang sama seperti penggemar yang lebih tua selama beberapa dekade. Dia percaya bahwa penonton saat ini telah tumbuh dengan game yang selalu online, berorientasi pada aksi, dan lebih kompetitif. Ini berarti bahwa struktur JRPG klasik tidak lagi melibatkan mereka atau terasa alami.
Tapi ada penjahat yang lebih konkret dalam cerita ini: kecepatannya. Atau lebih tepatnya, kekurangannya. Di masa lalu, game Final Fantasy dirilis jauh lebih sering, yang berarti pemain tumbuh dengan seri dengan cara yang sama sekali berbeda. Saat ini, pengembangan judul baru membutuhkan waktu yang sangat lama, menghasilkan lebih sedikit game dan beberapa tahun jeda antar rilis. Ini berarti banyak yang tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk membangun koneksi ke seri yang dulu dimiliki pemain.
Yoshida berharap, bagaimanapun, bahwa inisiatif masa depan, termasuk game seluler baru, akan berfungsi sebagai pintu gerbang bagi generasi baru penggemar. Tapi apakah itu cukup, atau terlalu sedikit, terlambat?
Apa pendapat Anda tentang masa depan Final Fantasy? Apakah waktu mulai habis untuk serial ini, atau apakah masih relevan seperti dulu?






