Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Gamereactor
review
Watch Dogs: Legion

Watch Dogs: Legion - Bloodline

Mampukah Aiden Pearce membantu Watch Dogs: Legion yang krisis identitas?

HQ

Sepertinya Watch Dogs menjadi serial dengan krisis identitas. Mulai sebagai drama kriminal yang lalu berubah 180 derajat menjadi selebrasi berwarna dari semua hal yang hip dan sosial. Lalu keluaran terbarunya, Watch Dogs: Legion terasa sangat berantakan di mana kamu bisa memainkan semua NPC yang ada. Sekarang Aiden Pearce dari game original kembali hadir namun mampukah dia mengembalikan game ini ke jalur yang benar?

Watch Dogs: Legion - Bloodline merupakan ekspansi single-player yang bisa dibeli terpisah atau sebagai bagian dari Season Pass. Untuk tugas ini Aiden Pearce yang kini berumur 55 tahun terbang ke London, Di mana dia harus mencuri teknologi dari perusahaan Broca Tech, namun misinya terganggu saat hacker flamboyan Wrench dari Watch Dogs 2 mencurinya. Mencoba mengesampingkan perbedaan, mereka harus bekerja sama melawan Thomas Rempart, campuran jahat dari Elon Musk dan Jeff Bezos.

Baik Aiden maupun Wrench lebih memilih pendekatan langsung dan fisik dari biasanya. Wrench seorang hacker flamboyan yang mampu melempar stun grenade dan memanggil drone. Dia juga menggunakan peluru spesial yang bisa meretas musuh saat mengenai mereka. Aiden kembali dengan kemampuan andalannya yaitu Blackout yang mematikan semua peralatan elektronik di dekatnya, dia juga merupakan seorang penembak jitu. DLCnya pun membawa halaman dari Gears of War dan memungkinkan Aiden menghasilkan damage lebih besar saat melakukan reload di waktu yang tepat. Tapi ini sangat mudah dilakukan sehingga lebih terasa seperti buff pasif. Jika kamu lebih senang bermain secara diam-diam, spider bot yang sangat berguna telah ditingkatkan dan sekarang bisa diterbangkan. Meski sudah tidak bisa melakukan pencopotan, walau memang kemampuan tersebut terlalu overpower.

Watch Dogs: Legion

Selain trik-trik tersebut, kamu juga bisa membuka kemampuan dan senjata baru dengan menyelesaikan misi sampingan untuk karakter berbeda. Misi-misi tersebut cukup beragam dan berisi cerita yang mengisi plot dari game. Sesungguhnya, tugas-tugas sampingan ini terasa sama menariknya dengan misi utama, namun ini lebih menjadi kritik pada misi utamanya daripada pujian untuk misi sampingannya. Sama seperti di misi utama, hampir semua tugas merupakan penyerangan bangunan, meretas satu atau dua terminal lalu pergi meninggalkan tempat kejadian. Tidak ada misi yang benar-benar mengesankan atau berisi tugas mengejutkan selain kehebohan mengendara atau menggunakan drone. Tempat-tempatnya pun tidak ada yang terlalu spesial karena semuanya sudah dikunjungi beberapa kali dalam game utama.

Ceritanya terasa kurang menarik. Latar cerita cukup menarik yang menghadirkan eksperimen dari Dr. Skye Larsen, yang seperti Frankenstein, musuh terbaik dari game ini. Selain itu juga menyentuh tema-tema seperti penyesalan dan kehilangan serta membahas bagaimana sifat penyendiri Aiden yang sulit tersentuh dalam dunia tersebut. Namun tetap terasa masih datar. Cuplikan-cuplikan yang tidak hidup, kisah yang mudah ditebak dan keseluruhan karakter terasa terlalu "baik" sehingga seperti kurang nyata.

Watch Dogs: Legion

DLC dapat diselesaikan dalam lima jam, namun misi-misi sampingannya butuh waktu dua kali lipat dari itu untuk menyelesaikannya. Secara konten ini bisa diterima, namun masih disayangkan developer tidak berusaha lebih untuk membuat perjalanan Aiden ke Inggris ini lebih berkesan. Tidak ada waktu untuk bermain dart atau sepak bola, tidak ada ETO untuk dikunjungi, dan tidak ada karakter baru untuk direkrut. Tidak ada mekanika baru yang terasa begitu menyenangkan, walaupun memang memberikan sesuatu untuk dilakukan saat mengeksplor kota yang indah ini. Jika kamu ingin pengalaman penuh, kamu bisa memainkan Aiden serta Wrench, setidaknya ini merupakan sentuhan yang menarik.

Sepertinya Ubisoft masih belum tahu apa yang dilakukan terhadap Watch Dogs: Legion. Season Pass menghadirkan karakter telepati dari film superhero, terakhir merupakan tambahan mode zombie, kini kita mendapatkan DLC yang kompeten namun kurang menginspirasi. Aiden Pearce mungkin menemukan jalan baru di hidupnya saat petualangan ini berakhir, namun tidak begitu untuk Watch Dogs: Legion.

HQ
05 Gamereactor Indonesia
5 / 10
+
Aiden dan Wrench bisa dimainkan di campaign utama. Ceritanya membahas tema menarik dan menjelajahi para karakter dengan cara-cara baru. Misi-misi sampingan tidak hanya sekadar konten pengisi.
-
Struktur misi sama dengan game utama. Tidak menghadirkan hal substansial baru. Karakter-karakter terasa tidak bernyawa dan dangkal. Kotanya minim aktivitas.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait



Loading next content