Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
Star Wars Jedi: Fallen Order

Star Wars Jedi: Fallen Order

Tiba waktunya bagi Respawn Entertainment untuk mengambil lightsaber dari DICE. Kami telah mencoba Star Wars Jedi: Fallen Order.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Kodok-kodok dari rawa terkutuk ini memandangi kami dengan ketiga mata mereka yang berwarna kuning. Ini adalah ketiga kalinya padawan muda kami telah dibunuh secara brutal di sini, dan kami mengambil kesimpulan bahwa kami harus menggunakan sebuah taktik yang benar-benar berbeda. kami telah merumuskan sebuah rencana serangan baru dan segera mengujinya. Dan ya, kali ini, semua sedikit lebih baik. Sedikit. Percobaan ini diikuti oleh yang lainnya, tetapi kali inilah saat dimana kami akhirnya berhasil mencincang kodok-kodok tersebut dengan lightsaber kami berwarna ice-blue kami. Kepuasan dalam melakukan ini sangatlah besar, sampai kami tidak bisa membandingkannya dengan yang lainnya selain memenangkan sebuah pertarungan sulit dalam Dark Souls. Tentu saja, ini menambah pertanyaan mengenai apakah Star Wars Jedi: Fallen Order sebuah game yang terinspirasi Souls?

Pasti jawabannya adalah... tidak. Tetapi sampai batasan tertentu, jawabannya adalah ya. Memang, jelas bahwa Respawn Entertainment telah terinspirasi oleh game-game yang membentuk genre tersebut. ada banyak yang bisa dikenali dari Lordran, belum lagi bagaimana cara menangani banyaknya kematian dan experience point yang harus didapatkan kembali dari musuh-musuh yang mengalahkanmu. Tetapi ini adalah Star wars, bukan sebuah game jepang yang dibuat untuk pemain hardcore; ditujukan untuk kalangan yang lebih luas dan karenanya ada lima tingkat kesulitan yang bisa dipilih, dimana tantangan standar adalah yang kedua termudah.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Star Wars Jedi: Fallen Order

Mereka yang menginginkan sebuah petualangan menantang (tetapi tidak sadis)akan mendapatkannya di sini. Akan tetapi, ada juga perbedaan-perbedaan lainnya, dan sejak awal kami memperhatikan bagaimana Respawn telah mengesampingkan gaya bermainnya sendiri dan tidak malu-malu terinspirasi oleh petualangan terbaik yang ada dalam dunia gaming. Ada persamaan yang sangat jelas dengan serial Batman: Arkham, ide-ide lainnya didapatkan dari game-game Tomb Raider terkini, dan dasarnya berada di sekitar konsep Metroidvania klasik.

Itu tidak berarti bahwa Respawn gagal menemukan Star Wars: Jedi Fallen Order dengan identitasnya sendiri. Sebaliknya, studio ini dengan sangat baik telah mampu mengumpulkan petualangan-petualangan mapan yang telah mampu berdiri di atas kaki mereka sendiri dan mendasarinya dengan Order 66 yang mengerikan, dimana Emperor Palpatine memerintahkan pemusnahan semua Jedi. Semua orang yang menyukai Star Wars akan mengetahui bahwa beberapa jedi Knight berhasil melarikan diri dari tindakan tanpa kemanusiaan dari Empire. Bahkan anak-anak pun tidak mendapatkan pengampunan.

Seperti yang pasti kamu ketahui, beberapa orang yang entah bagaimana berhasil lolos dari serangan itu harus bersembunyi, mereka berlindung di gurun-gurun Tatooine, dan di rawa-rawa Dagobah untuk kasus Cal Kestis, protagonis dalam cerita ini, dia telah mundur ke sebuah puing-puing ruang angkasa dimana dia berusaha sekuat tenaga untuk menghindari masalah. Akan tetapi, hanya mengurusi rongsokan ruang angkasa akan menjadi cerita yang cukup menyedihkan untuk petualangan Star Wars, dan kejadian-kejadian yang membuat Kestis harus mengungkapkan bahwa dia adalah seorang pengguna Force.

Star Wars Jedi: Fallen Order

Dalam melakukan hal ini, Empire bertekad untuk memburunya tanpa ampun dan memperkuat cengkraman mereka di galaksi, dan mereka mengirim pemburu terbaik mereka untuk memburunya. Ini adalah situasi yang sangat sulit bagi seorang Jedi muda yang bahkan belum menyelesaikan latihannya. Untungnya, dia segera mendapatkan pertolongan dan petualangan ini bisa benar-benar dimulai. Itulah setting adegannya, tetapi dari sini kami akan mencoba untuk tidak memberikan spoiler, walaupun ceritanya memiliki peranan yang lebih kecil dari apa yang kami harapkan.

Sama halnya dengan game-game Batman: Arkham dan Tomb Raider Reboot, ada sebuah cerita yang ditulis dengan baik berjalan di belakang dan itu dihidupkan dengan beberapa akting suara yang baik. Di lain pihak, kami tidak melihat banyak ceritanya di luar cutscene, karena fokusnya lebih berat pada gameplay, dan dalam hal itu, game ini cukup bervariasi dan menghibur. Dimana game-game action-adventure lainnya sering kali menawarkan bagian-bagian hutan yang berat, level-level indoor yang diberikan, kemudian tentu saja, Star Wars yang meluas memiliki kelebihan dimana dia bisa menawarkan lingkungan apapun hanya dengan menciptakan sebuah planet baru.

Ini adalah apa yang telah dilakukan Respawn selama perjalanan kami, kami mengunjungi lokasi-lokasi yang sudah dikenal maupun yang baru (yang artinya selalu menegangkan untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya). Akan tetapi, sesuatu yang mendapat reaksi sedikit negatif dari kami adalah bagaimana dunia game ini tidak pernah benar-benar terasa nyata. Misalnya, desa-desa yang memiliki dinding-dinding curam dan mematikan di sepanjang jalan, dan sulit untuk mengerti kenapa seseorang ingin membangun rumah di tempat yang mungkin akan membunuh penghuninya kapan saja. Begitu juga stormtroopers dengan persenjataan berat sering berada di tempat yang sulit dijangkau oleh seorang Jedi muda dan gesit, dan ada juga area-area platform dimana kamu harus melompat-lompat seperti Super-Mario berkekuatan seorang Jedi.

Star Wars Jedi: Fallen Order

tetapi, fokusnya memang bukan pada gameplay. Game-game dibuat dengan tujuan untuk bisa menyenangkan daripada logis. Begitu juga, pagar-pagar yang tipis (saking tipisnya bahkan editor yang sedikit kelebihan berat badan dan malas seperti saya bisa menerobos masuk) bisa menahan Cal untuk tidak bisa lewat (dan ini terjadi walaupun faktanya Cal memiliki sebuah lightsaber yang bisa digunakan untuk mendobrak pintu-pintu pelindung). Rasanya sedikit konyol melihat item-item yang bisa dikoleksi yang tidak bisa kami dapatkan karena ada sebuah pagar yang menghalangi jalan kami, dan padahal kami harus membawa kapal luar angkasa itu ke planet lain, mempelajari kemampuan-kemampuan baru dan kemudian kembali untuk mendapatkan objek yang diminta.

Mungkin itu hanyalah sebuah keluhan kecil, dan kami jelas lebih memilih gameplay daripada realisme, tetapi tentu saja, kami lebih menyukai jika keduanya berjalan dalam harmoni. Akan tetapi, karena game ini selalu menyenangkan untuk dimainkan, rasanya tidak pernah menjadi masalah, dan semuanya tidak pernah terasa seperti sebuah masalah, dengan semuanya berjalan dalam tempo yang cukup cepat, kami membuka lebih banyak kemampuan yang membuat Cal lebih kuat, dan menjadikannya lebih menyenangkan untuk dibawa bertempur.

Dan itu memang dibutuhkan. Walaupun Star Wars Jedi: Fallen Order tidak sadis, ini tetap sebuah game menantang. Seorang stormtrooper biasa atau seekor kumbang angkasa kecil bisa menjadi akhir bagimu jika kamu tidak waspada, dan ada beberapa peningkatan dalam tantangannya dalam bentuk musuh-musuh yang sangat sulit dikalahkan. Akan tetapi skill tree dalam game ini tidak benar-benar terbuka, dan kamu hanya bisa memilih dari apa yang ditawarkan, jadi kamu bisa akhirnya membuka semua yang tersedia sebelum paket skill lainnya terbuka. Jadi, tidak banyak kebebasan dalam apa yang bisa kamu pilih saat menaikkan level. Memang, kamu bisa memilih apakah kamu ingin ukuran Force yang lebih besar, atau mempelajari sebuah tendangan baru (tetapi itu lebih seperti memilih urutannya dan bukan membangun sendiri semua sejak awal).

Ada banyak rahasia di mana-mana untuk kamu buka. Ini seringkali berupa kejadian-kejadian dramatis yang bisa kamu baca dengan kekuatan dari Force untuk menambah sedikit konteks. Akan tetapi, ada banyak barang kosmetik untuk kamu sendiri, pendamping kecilmu bD-1 (ini adalah Star Wars, semuanya harus memiliki fundroid sendiri), lightsaber, dan kapal luar angkasa. Menurut kami ini hanyalah sebuah tambahan kecil, dan sesekali mengubah warna BD-1, atau mengubah tombol start pada lightsaber (yang bahkan tidak bisa kita lihat ketika sedang berjalan), sedikit terlalu dipaksakan. Walaupun demikian, sesekali kami juga menemukan hal-hal yang berguna, seperti meningkatkan stim packs yang bisa dibawa BD-1.

Star Wars Jedi: Fallen Order

Pertempurannya sendiri cukup mendasar dalam desainnya. Kamu memiliki kekuatan force dan kamu memiliki lightsaber, dan penting untuk menggunakannya dengan cara terbaik sesuai dengan skenarionya. Dengan menekan tombol RB dengan pengaturan waktu yang baik, kamu bisa membuat pertahanan yang bisa digunakan untuk membalikkan tembakan pada stormtroopers, dan juga melakukan serangan balasan dalam pertempuran jarak dekat. Sistem ini sangat mirip dengan apa yang ada dalam game-game batman: Arkham, dan menurut kami di sini itu berjalan dengan sangat baik. Jika kemudian kamu memiliki kesempatan untuk memilih antara Force yang lebih baik dan kemampuan lightsaber, menurut kami yang pertama lebih bermanfaat karena mampu melakukan hal-hal seperti mendorong musuh-musuh atau memperlambat waktu yang memberimu banyak manfaat.

Ada banyak variasi dalam pertempurannya, walaupun untuk alasan spoiler kami tidak akan memberitahu apa yang akan kamu hadapi, dan bagaimana semuanya berjalan. Sebut saja ada beberapa momen dalam game ini yang membuat kami benar-benar berpikir untuk pindah pekerjaan dan melamar menjadi seorang Jedi Knight. Apa yang kami bicarakan adalah hal yang sangat epik yang akan dihargai oleh para fans Star Wars yang mengetahui dunia itu lebih dari film-filmnya.
Kamu juga akan mengetahui bahwa kamu akan melakukan hal-hal lain selain bertarung. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, planet-planet yang berbeda memiliki lingkungan yang berbeda, dan tentu saja, berbagai macam tantangan telah menunggu. Dan ini juga cenderung lebih fokus pada gameplay daripada tingkat realitasnya; kadang-kadang kamu harus berjalan-jalan dan mendorong bola-bola raksasa di sepanjang level-level, di tempat lain ada puzzle-puzzle berbasis fisik yang harus dipecahkan, dan di waktu yang lain kami harus mencari tahu bagaimana cara menggunakan Force untuk melompati serangkaian platform. Dan sementara kamu melakukan hal ini, kamu akan terus melihat pintu-pintu terbuka yang tidak bisa kamu lewati, dimana kamu harus kembali lagi kemudian waktu setelah mendapatkan kemampuan yang diperlukan. Semua hal ini adalah hal pokok yang berjalan dengan sangat baik dalam game-game Metroidvania, tetapi semuanya adalah sesuatu yang merusak keseruan.

Star Wars Jedi: Fallen Order

Berbicara secara teknis, Star Wars Jedi: Fallen Order enak untuk dimainkan. Tentu saja, ada beberapa sendatan dalam frame-rate, tetapi itu tidak merusak game ini. petualangan ini benar-benar menyenangkan untuk dilihat dengan detail-detail cantik dan latar yang sangat menawan. Deteksi benturan kadang-kadang meninggalkan sesuatu yang kurang menyenangkan, animasi rambutnya tidak selalu tampil sebagai yang terbaik, dan loading time seharusnya bisa lebih cepat, tetapi secara umum, ini adalah game berpenampilan terbaik di tahun ini. tampilan visual dengan kualitas baik itu diikuti oleh desain musik dan audio yang membawa kembali suasana trilogi originalnya.

Walaupun cerita yang mengelilingi petualangan Cal belum menjadi prioritas sampai tingkatan yang sama dengan gameplay yang dipengaruhi cerita dengan tantangan-tantangannya yang menyenangkan, itu tidak berarti bahwa ceritanya tidak bisa mengikuti. Sebaliknya, dialognya bagus, naskahnya ditulis dengan baik, dan cutscene yang juga hebat. Star Wars Jedi: Fallen Order adalah sebuah suguhan Star wars yang menyenangkan yang sukses dalam setiap bagiannya, walaupun kami ingin menggaris bawahi gameplay secara khusus, dan juga variasi dan grafik yang lezat.

Memang ada hal-hal kecil yang seharusnya bisa lebih baik, tetapi secara keseluruhan, ini adalah game Star Wars terbaik yang telah dirilis EA sejak mereka mendapatkan lisensi untuk membuat game-game yang bersetting di sebuah galaksi yang jauh di sana di tahun 2013 silam. Game ini menyenangkan untuk dimainkan, sulit untuk dilepaskan, memiliki cerita hebat, replay value tinggi, dan sekali lagi memperlihatkan kenapa Respawn adalah salah satu developer yang paling menarik dan berbakat pada saat ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
08 Gamereactor Indonesia
8 / 10
+
Banyak variasi gameplay, tantangan yang adir, cerita yang ditulis dengan baik, menawan dalam bagian visual, replay value tinggi, banyak momen gameplay fantastis, desain suara yang hebat.
-
Dunia di dalam game tidak terlihat nyata, waktu loading terlalu lama.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

Star Wars Jedi: Fallen OrderScore

Star Wars Jedi: Fallen Order

REVIEW. Ditulis oleh Jonas Mäki

Tiba waktunya bagi Respawn Entertainment untuk mengambil lightsaber dari DICE. Kami telah mencoba Star Wars Jedi: Fallen Order.



Loading next content