Review FIFA 21 - PS5 & Xbox Series X|S Review - Gamereactor
Indonesia
Gamereactor
review
FIFA 21

Review FIFA 21 - PS5 & Xbox Series X|S

Ada peningkatan grafis, tapi ya sudah segitu saja.

Kalau kamu sempat membaca ulasan kami untuk versi PC, PS4, dan Xbox One, kamu tahu kami bukan penggemar edisi tahun ini. Gameplay terasa canggung, AI kurang realistis, dan ada begitu banyak mekanisme kontrol sampai-sampai beberapa tombol berkonflik satu sama lain ketika mengeksekusi tindakan. Kami berharap edisi PS5 dan Xbox Series X|S yang baru akan memperbaiki masalah dari generasi sebelumnya, tapi sayangnya peningkatan hanya terjadi dari segi grafis.

Dari segi gameplay, kontrol, mode, AI, dan antarmuka, ini game yang sama persis dengan yang kami mainkan sebelumnya. Hal ini berarti pendapat dan penilaian kami sama sekali tidak berubah. FIFA sempat mengalami masa yang cukup baik (terutama di FIFA 18 dan 19) dan di masa generasi baru, tuntutan kami harus terus meningkat. Tak hanya dari segi grafis namun gameplay dan fitur.

Apa boleh buat, grafis lebih bagus dan waktu loading nyaris instan adalah satu-satunya yang kamu dapat di versi baru ini.

FIFA 21 di PS5 dan Xbox Series X|S mempersembahkan serangkaian peningkatan visual dengan model yang lebih detil, sistem rambut dan cambang yang lebih baik, tekstur dengan kualitas lebih tinggi, dan terutama sistem pencahayaan yang jauh lebih mumpuni. Semuanya, ditambah beberapa rincian kecil, meningkatkan kualitas gambar secara signifikan. Hal ini jelas terlihat bahkan dalam 4K.

EA Sports juga menambahkan adegan sinematik baru ke game ini. Kamu bisa melihatnya ketika tim memasuki lapangan (hanya di stadion tertentu) dan untuk gol penting (terjadi di detik-detik terakhir, melawan saingan, atau di permainan menentukan). Hal-hal ini memang keren, tapi tidak menambah banyak, soalnya kamu kemungkinan besar akan melewatkan semuanya setelah menontonnya beberapa kali.

Fitur terbaik dari versi baru ini adalah ketiadaan loading. Ya memang secara teknis masih ada, tapi loading berlalu begitu cepatnya sehingga hanya makan waktu sedetik antara menekan tombol mulai pertandingan dan pertandingan dimulai. Kamu bahkan tidak akan melihat Skill Game yang muncul di layar loading kecuali memang mau. Begitulah kecepatan yang diberikan konsol baru kepada FIFA 21.

FIFA 21

Fitur eksklusif lain yang dimiliki versi ini adalah kamera baru yang diaktifkan dari awal. Kamera ini diposisikan untuk memperlihatkan lebih banyak penonton. Tapi, meskipun hal ini menambah pensuasanaan permainan, kamera ini tidak terlalu praktis karena dalam beberapa kondisi kami malah tidak bisa melihat bola. Hal ini terutama terjadi ketika pemain memunggungi kamera. Mungkin bisa jadi pilihan untuk permainan santai atau beberapa ronde pertama, tapi kami rasa sebagian besar pemain akan mengganti kameranya cepat atau lambat.

Kalau kamu punya PlayStation 5, ada satu lagi fitur baru yang hanya tersedia di konsol yaitu dukungan DualSense. Dari segi haptic feedback, kami akan mendapatkan perasaan lebih saat melakukan tekel keras, mengoper, dan tindakan lainnya, seperti getaran samping tergantung kaki mana yang dipakai untuk menendang. Untuk pelatuk adaptif, semakin lelah seorang pemain, tombol sprint (R2) akan terasa semakin berat. Ini bukan fitur yang mengubah jalannya permainan, tapi kalau ada pilihan untuk bermain dengan DualSense dan kontroler lain, kami jelas akan memilih DualSense dengan fitur eksklusifnya.

Untuk segala kritik yang memang layak diterima EA, kami tetap perlu memuji dua kebijakan pengembang terkait versi FIFA 21 ini. Yang pertama adalah pilihan untuk menukar versi PS4 ke PS5 atau dari Xbox ke Xbox Series X|S secara cuma-cuma kalau kamu memang sudah mempunyai versi sebelumnya. Ini berarti kalau kamu sudah punya game ini dan membeli salah satu konsol baru (beruntungnya!), kamu akan menikmati peningkatan ini tanpa keluar uang lagi. Selain itu, progres permainan Volta dan FIFA Ultimate Team bisa dibagikan lintas generasi asalkan kamu menggunakan akun profil yang sama.

Versi ini gagal mengubah pendapat kami tentang FIFA 21 yang mengkritik arah yang dibawakan game baru ini dan bahwa game ini lebuh buruk dari pendahulunya. Dari segi generasi baru, kami mengharapkan untuk melihat lebih banyak fitur generasi baru di masa depan, tidak hanya peningkatan visual. Biar begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa inilah versi terbaik dari game ini. Kalau kamu sudah punya FIFA 21 di PS4 atau Xbox One dan kebetulan mendapat PS5 atau Xbox Series X|S, kamu akan menghargai upgrade gratisan ini.

FIFA 21FIFA 21FIFA 21
06 Gamereactor Indonesia
6 / 10
+
Peningkatan grafiknya sangat jelas meski dalam permainan sekalipun. Transisi gratis antargenerasi. Kamu bisa membawa progres Volta dan FUT dalam transisi
-
Sama seperti generasi sebelumnya: gameplay tidak seimbang. Terlalu banyak kontrol dan mekanisme. AI tidak realistis
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

FIFA 21Score

FIFA 21

REVIEW. Ditulis oleh Ricardo C. Esteves

Mungkin sudah waktunya mulai dari awal lagi, EA...



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.