Indonesia
Gamereactor
review
Returnal

Returnal

Housemarque telah menaikkan standar untuk visual, suara, dan kontrol di PS5. Gameplay-nya juga tidak kalah menakjubkan.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Meskipun membuat beberapa game hebat selama 25 tahun hidupnya, Housemarque belum menjadi sebuah nama besar. Tampaknya konsentrasi mereka terhadap game arcade adalah salah satu penyebabnya, dan mereka pun meninggalkan itu. Returnal adalah game pertama Housemarque sejak itu, dan dengan segala hormat untuk Super Stardust, Dead Nation, Resogun, dan game hebat karya studio asal Finlandia tersebut lainnya, keputusan mereka adalah tepat untuk meninggalkan genre arcade. Ini adalah game terbaik mereka sejauh ini. Bahkan mungkin game terbaik 2021 hingga kini.

Returnal

Karena segala hal yang ada di Returnal adalah luar biasa, jika bukan sempurna. Kami tahu bahwa tim ini papan atas dalam hal gameplay selama lebih dari satu dekade, tetapi saya bisa memahami kenapa narasinya mendapatkan sorotan menjelang peluncuran. Dunia yang misterius dan memikat ini mencengkeram saya sejak detik pertama dan tidak pernah melepaskan bahkan setelah kredit. Sebuah hal yang aneh untuk dikatakan ketika kurang lebih seluruh ceritanya disampaikan melalui detail lingkungan, rekaman suara, dan deskripsi benda-benda, tetapi semua itu sudah cukup memberikanmu pemahaman yang lebih baik atas apa yang terjadi, sekaligus tetap samar untuk membuatmu terus bertanya-tanya. Ditambah lagi dengan adegan-adegan yang membuatmu berpikir, jelas bahwa Housemarque juga mampu menyajikan cerita berkualitas.

Returnal

Saya berkata "juga" karena fokus baru akan cerita ini tidak mengorbankan gameplay-nya yang hampir tanpa cela. Ada dua alasan yang mendukungnya. Returnal tanpa diragukan adalah penerapan DualSense dan audio 3D Tempest terbaik selain Astro's Playroom. Ini adalah imersi yang sejati. Mendengar hujan jatuh ke atas tanah dan daun di sekitarmu dan merasakannya juga di tanganmu sungguh sensasional. Mendapati game ini berjalan dengan 60 frame per detik seiring Selene berlari dengan kecepatan tinggi melalui hutan, gurun pasir, dan bioma-bioma lain yang mendetail juga mendukung pengalaman bermain. Terutama ketika ia masih terlihat hebat ketika layar dipenuhi oleh segerombolan musuh, ratusan proyektil dengan berbagai warna, dan lingkungan yang hancur berkeping-keping.

Oh. Saya lupa untuk mengatakan bahwa ini bukanlah sebuah walking-simulator di mana kamu hanya memandangi atau mendengarkan atmosfer dari lokasi-lokasi yang ada tanpa peduli apa yang terjadi di dunia. Housemarque mungkin telah meninggalkan game arcade, tetapi bukan berarti elemennya tidak terasa. Kamu masih akan bertarung melalui musuh-musuh yang menantang, yang ingin menembakkan sebanyak mungkin peluru di layar. Hampir semua dari mereka memiliki tentakel yang terlihat indah sekaligus menakutkan, tetapi itu saja kesamaan mereka. Keberagaman dari puluhan musuhnya sangat impresif, dan bagaimana mereka bekerja sama adalah pelengkap yang manis. Ketika kamu mendapati tiga-empat makhluk mirip serigala menembakimu dengan bola-bola putih, lalu seekor cumi-cumi raksasa menembakkan putaran penuh panah hijau yang tiada henti, sementara sebuah turret meludahkan kotak-kotak es yang membekukan permukaan tanah dan dirimu. Beberapa orang mungkin mengatakan ini adalah mimpi buruk, tetapi melakukan semua ini ditemani oleh musik yang apik membuat ini terasa seperti sebuah mimpi basah.

Kontrol yang tanpa cela dan senjata serta kekuatan yang banyak variasinya menjadi alasan hal di atas. Melihat Selene berlari, melompat, dan menggunakan grappling hook untuk melewati berbagai macam warna dan bentuk begitu mencengangkan sehingga kamu berpikir ini tidaklah mungkin bisa dilakukan. Tapi kenyataannya jauh dari itu. Setiap perintah yang kamu buat instan terjadi dan terlihat mulus di layar. Terpujilah Cthulhu untuk itu ketika kamu dengan tipis menghindar dari roket-roket dengan berlalu ke balik dinding, lalu melesat dengan grappling hook ke turret tersebut dan menghancurkannya dengan sabetan pedangmu. Lalu melakukan dash untuk melalui gelembung-gelembung merah yang terbang melalui lorong sebelum melompat ke bawah sembari mengisi mode tembakan alternatif Tachyomatic Carbine yang baru kamu dapatkan, Doombringer, dan melepaskan bola raksasa peledak itu ke sejumlah musuh sebelum melakukan isi ulang. Screenshot tidak dapat mencerminkan game ini dengan adil, sehingga jumlah aksi yang terjadi dalam satu waktu akan diwakili oleh ratusan GIF yang akan dibagikan dalam beberapa hari, minggu, atau bulan ke depan.

Returnal

Ya, berbulan-bulan. Banyak yang mempertanyakan harga dari Returnal, tetapi saya beritahu saja sekarang: itu sepadan, baik dalam hal kualitas dan kuantitas. Saya telah menghabiskan lebih dari tiga puluh jam dengannya dan belum mampu melihat atau menemukan semua. Returnal terus berevolusi dan berubah setiap kali kamu mati dan mengulang dari pesawat. Ambil contoh senjata dan kemampuan. Meskipun dimulai dari pistol yang sederhana dan biasa saja, assault rifle dan shotgun, lebih banyak senjata dan modifikasi aneh mulai ditambahkan ke dalam loot seiring kamu mulai terasah dalam menggunakan senjata favorit atau menemukan hal baru tersembunyi di dalam game dengan menggunakan kekuatan baru untuk menjelajahi area baru. Ini termasuk augmentasi untuk bajumu dan perk lainnya. Begitulah cara Returnal meningkatkan tingkat pengulangan bermain dengan sangat baik.

Setiap senjata pun memiliki sejumlah sifat yang bisa dibuka (menambahkan peluru kendali, kecepatan tembak lebih kencang, dan racun yang terkena secara acak). Lalu ada mode tembakan alternatif dengan cooldown. Bentuknya bisa macam-macam, mulai dari sinar laser hingga Doombringer yang sempat saya sebutkan yang berbentuk sebuah gelembung elektrik penuh ledakan. Masing-masing dari mereka terasa berbeda berkat haptic feedbakc DualSense dan adaptive trigger, sesuatu yang harus kamu rasakan sendiri.

Lalu ada benda-benda yang bisa memengaruhi pakaianmu. Yang paling sederhana adalah artifact yang semuanya memberikan keuntungan ketika digunakan. Mempersingkat cooldown dari tembakan alternatif, membuat senjatamu 10% lebih kuat ketika mengalami malfungsi, dan menyelamatkanmu dari kematian adalah beberapa dari banyak hal yang bisa didapatkan dari artifact. Kamu membaca bagian malfungsi tadi? Pakaianmu tidak dapat menangani semua aspek dari planet Atropos. Beberapa peti dan item diliputi oleh sebuah bahan misterius yang berkemungkinan untuk membuat pakaianmu melawan pemakainya. Semakin besar potensi hadiahnya, semakin besar pula potensi tercemarnya. Contoh-contoh efek sampingnya seperti cooldown lebih lambat, damage lebih sedikit ketika berdiam, dan tidak bisa mengambil senjata yang lebih baik, sehingga kamu akan mengalami kesulitan. Untungnya, hal ini bisa diperbaiki dengan melakukan tantangan-tantangan seperti membunuh sejumlah musuh, menggunakan item, atau membuat sesuatu, jadi selalu ada kemungkinan risikonya sepadan karena kamu bisa menghapus efek buruknya dengan cepat.

Filosofi risiko dan keuntungan ini juga berlaku untuk parasite. Mereka pada dasarnya adalah artifact yang memiliki sisi kerugian. Ketika kamu bisa meregenerasi nyawa, musuh mungkin juga bisa menembakkan proyektil balas dendam ketika mereka terkena tembakan. Variasi luas dari kekurangan dan kelebihan yang bisa digabungkan sangatlah impresif, jadi kamu mungkin bisa beruntung dan menemukan perk yang sangat menguntungkan sementara kekurangannya tidak memengaruhi gaya bermainmu. Menggunakan sumber daya untuk membeli artifact dan item consumable (menyembuhkan, damage ekstra selama beberapa detik dsb.) mungkin menjadi pilihan yang lebih baik, tetapi kamu tidak akan mendapatkan banyak meskipun kamu menjelajahi berbagai area sampingan dan melakukan tantangan opsional di setiap bioma, jadi jangan menghabiskan mereka kepada sesuatu yang bisa didapatkan di luar sana. Sistem ini biasanya memiliki keseimbangan yang sangat baik dan membuat setiap ronde lebih menarik dengan mencoba mencari barang-barang yang lebih kuat.

Returnal

Beberapa aspek tidak mendapat polesan seperti yang saya harapkan. Meskipun sebagian besar dari senjata dan sifatnya menarik dan menyenangkan, beberapa tidak demikian bagi saya. Ambil saja Coilspine Shredder dengan tembakan tunggal sebagai contoh. Harus mengisi ulang di setiap tembakan ketika kebanyakan pertarungan memerlukan kamu untuk terus bergerak karena dikejar-kejar oleh musuh tidak terasa pas. Tentu, ia menjadi lebih baik ketika saya meningkatkan keahlian menggunakannya, tetapi saya sangat tidak menyukai argumen "ia akan bagus setelah sepuluh jam".

Lalu kita punya sistem loot dan lingkungan. Meskipun mereka didesain dengan hebat selama 95% waktu, sifat proseduralnya membuat saya mengumpat ke TV ketika sebagian besar dari quest sampingan membutuhkan sesuatu yang belum saya miliki (tentu saja di bagian awal game) dan ketika setiap peti hanya berisi sebuah Coilspine Shredder atau sampah lain di dalamnya.

Akhirnya, kita memiliki sebuah aspek yang akan memecah baik para reviewer dan pemain: tingkat kesulitannya. Returnal jelas bukanlah sesuatu yang mudah, dan kehilangan sebagian besar progres ketika mati (kamu hanya akan menyimpan sumber daya yang bisa digunakan untuk membersihkan objek yang terkena bahan misterius, peralatan baru yang kamu temukan untuk pakaian, dan informasi yang dikumpulkan) akan selalu menyebalkan bagi beberapa orang. Saya sendiri adalah penggemar dari roguelike dan roguelite begitu lama, dan Returnal jauh lebih bersahabat terhadap pemain baru dengan tutorial yang bagus dan waktu loading yang sangat cepat. Cuma, kamu harus sabar saja.

Returnal

Tak perlu panjang lebar lagi: Returnal adalah salah satu pesaing untuk Game of the Year dan favorit saya untuk 2021 sejauh ini. Ceritanya memikat dan memberikan banyak ruang untuk interpretasi, sementara visualnya yang terbaik dikelas dengan penampilan yang mencengangkan. Lalu suaranya membuat bulu kuduk berdiri, dengan penggunaan DualSense yang patut diacungi empat jempol. Semua ini dibalut dengan gameplay yang hampir sempurna dengan pertarungan intens dan penjelajahan menyenangkan, membuat saya berkata "satu ronde lagi" selama beberapa hari terakhir ini dan akan terus begitu untuk waktu yang sangat lama. Terdapat sejumlah kekurangan, tetapi mereka tidak akan mencegah dalam membuat Housemarque menjadi nama yang terkenal di belantika industri game dunia.

09 Gamereactor Indonesia
9 / 10
+
Sangat indah. Suara dan musik luar biasa. Kontrol hampir sempurna. Cerita memikat. Siklus gameplay hebat dengan banyak hal yang bisai dilakukan dan ditemukan.
-
Beberapa senjata tidak cocok dengan game. Lingkungan acak terkadang terlalu sulit.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

ReturnalScore

Returnal

REVIEW. Ditulis oleh Eirik Hyldbakk Furu

Housemarque telah menaikkan standar untuk visual, suara, dan kontrol di PS5. Gameplay-nya juga tidak kalah menakjubkan.



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.