Indonesia
Gamereactor
review
Psychonauts 2

Psychonauts 2

Tim Schafer dan kawan-kawan telah melakukan hal yang mustahil dan menyajikan sebuah sekuel superior.

HQ
HQ

Industri video game terkadang bisa menjadi tempat yang kejam. Meskipun menjadi salah satu platformer paling orisinal dan kreatif dari generasinya, Psychonauts sayangnya jatuh ke dalam keterasingan dan kesulitan untuk menghasilkan hype saat dirilis. Banyak penggemar dengan berlinang air mata menerima bahwa penyelesaian untuk akhir yang menggantung kemungkinan tidak akan pernah tiba, tetapi untungnya, hal yang tampaknya mustahil akhirnya terjadi. Karena popularitas platformer yang melonjak dan pemain yang akhirnya mengapresiasi game ini, sebuah sekuel akhirnya diberi lampu hijau dan diumumkan pada 2015. Enam tahun yang panjang telah berlalu sejak saat itu dan Psychonauts 2 telah tiba.

Kisah kali ini melanjutkan langsung setelah spin-off VR Rhombus of Ruin, dengan peristiwa yang terjadi hanya satu minggu setelah Raz menggagalkan rencana jahat Coach Oleander di akhir game pertama. Di sini protagonis kita dan rekan agen psikis lainnya sedang dalam misi untuk menggali jauh ke dalam pikiran Dr. Loboto yang berliku untuk mencoba dan mencari tahu siapa yang memberinya tugas menangkap kepala Psychonaut, Truman Zanotto. Saat menjelajah, kelompok itu membuat dua penemuan mengerikan. Pertama, tampaknya ada pengkhianat yang bersembunyi di dalam organisasi, karena pikiran Loboto telah dicurangi dengan jebakan, dan juga terungkap bahwa sang dokter gigi jahat itu berencana untuk membawa penjahat psikis yang dikenal sebagai Maligula kembali dari kubur.

Langsung saja, pujian perlu diberikan di sini untuk skrip dan karakter-karakternya. Tulisan di sini terasa sebanding dalam kualitas dan pendekatan Ratchet & Clank, karena sering kali mengarah ke absurd dan menampilkan banyak lelucon dewasa yang halus. Naskahnya benar-benar lucu, dan para pemerannya menyajikan penampilan terbaik, bahkan 16 tahun setelah rilis game pertamanya. Saya sebenarnya berharap untuk melihat karakter-karakter seperti Sacha dan Coach Oleander lebih banyak, yang memiliki lebih banyak peran penting di game pertama, tetapi tambahan pemain baru di sini masih sama bagusnya.

Psychonauts 2Psychonauts 2

Dunia mental di sini penuh dengan kreativitas dan mereka dengan baik menangkap perjuangan batin setiap karakter. Saya terkesan dengan betapa beragamnya setiap dunia dan berapa banyak gaya permainan yang dapat dijejalkan Double Fine. Di satu tahap saya berebut menyiapkan hidangan untuk trio juri boneka, di tahap lain saya berguling di atas bola bowling raksasa di dalam dunia yang dihuni oleh kuman mirip manusia, dan di dunia lain saya harus menyelesaikan mini-game seperti balapan di sepanjang monitor detak jantung di dalam kasino. Variasi di sini berlimpah, dan saya selalu bersemangat untuk melihat ke mana permainan ini akan membawa saya selanjutnya.

Psychonauts pertama masih merupakan salah satu platformer terbaik yang pernah saya mainkan, tetapi salah satu kekurangan terbesarnya adalah sistem pertarungannya yang dangkal. Pertarungan telah sangat ditingkatkan di sini karena kekuatan psikis sang karakter sekarang memiliki lebih banyak peran aktif dan ada lebih banyak variasi musuh yang bisa ditemui. Tak hanya meninju musuh sampai mereka jatuh ke tanah, sekarang kamu dapat melakukan PSI Blast dari jarak jauh, melempar benda ke arah mereka menggunakan Telekinesis dan menggunakan Time Bubble untuk memperlambat gerakan mereka untuk sementara. Beberapa musuh bahkan memiliki kelemahan pada kekuatan tertentu, yang mendorong penggunaan kekuatan dengan strategis.

Psychonauts 2Psychonauts 2

Pemilihan kekuatan yang dapat kamu akses sebagian besar sama, tetapi tidak seperti pendahulunya, sebagian besar kekuatan ini tidak terkunci sejak awal dan semuanya memiliki pohon keterampilan mereka sendiri. Saat kamu meningkatkan Agent Rank dengan mengumpulkan PSI Cards dan Figments of Imagination, kamu akan mendapatkan poin yang dapat digunakan untuk meningkatkan berbagai macam kekuatan. Setiap kekuatan memiliki empat peningkatan dan ini dapat membuatnya lebih kuat dan memberi mereka efek sekunder. Ketika saya meningkatkan kemampuan Pyrokinesis saya, misalnya, saya dapat meningkatkan kerusakan dan bidang serangannya.

Pemeran musuh yang akan kamu hadapi kali ini jauh lebih beragam dan mereka terikat pada perjuangan mental karakternya sendiri dengan cara yang sangat cerdas. Dalam satu pikiran yang saya tempati, karakter itu menderita mood swing dan saya harus menggunakan Clairvoyance untuk melihat suasana hati mereka yang buruk dari sudut pandang mereka dan benar-benar menghancurkan akar masalahnya. Contoh lain dari ini adalah bahwa saya harus menangkis serangan rasa sakit satu karakter yang akan terpicu pada setiap titik acak. Musuh bertindak seperti manifestasi fisik dari serangan panik, karena menyerang sangat cepat dan tak terduga dan mencoba untuk membanjiri pemain dengan membelah diri menjadi beberapa salinan.

Meskipun ini tidak diragukan lagi merupakan produk yang lebih terpoles daripada game pertamanya (saya masih memiliki kilas balik PTSD dari dunia Meat Circus), masih ada beberapa kekurangan di sini. Harus terus berhenti dan mengalokasikan kekuatan yang ingin digunakan ke tombol bahu itu membosankan dan itu benar-benar memecah alur aksi. Saya mengerti bahwa daftar kekuatannya banyak, tetapi pasti ada cara yang lebih efisien untuk beralih di antara kemampuan daripada harus terus membuka menu. Platforming juga terkadang terasa sedikit kaku di sini. Saat berayun di rel, saya selalu mendapati diri saya mengubah arah, bukannya berputar untuk membangun momentum dan saya bahkan menemukan tindakan dasar seperti lompat dinding terasa tidak dapat diandalkan.

Tidak hanya Psychonauts 2 sekuel yang unggul, tetapi juga salah satu platformer terbaik yang pernah saya review. Banyak dunia mental yang penuh dengan kreativitas dalam hal desain dan penggambaran perjuangan kesehatan mental yang masing-masing terasa unik. Pertarungan juga telah jauh lebih baik dari pendahulunya, dengan kekuatan psikis memainkan lebih banyak peran aktif dan ada lebih banyak variasi musuh untuk dilawan. Meski begitu, ia tidak sempurna karena beralih di antara kekuatan masih terasa sedikit kikuk dan beberapa elemen inti dari platforming terasa kasar di beberapa tempat.

Psychonauts 2
Psychonauts 2
09 Gamereactor Indonesia
9 / 10
+
Dunia pikiran penuh dengan kreativitas. Pertarungan ditingkatkan sangat jauh. Penulisan dan penggambaran dari perjuangan penyakit mental disajikan dengan cerdas.
-
Pertukaran antara kekuatan-kekuatan terasa kaku. Beberapa elemen platforming perlu diperhalus.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

Psychonauts 2Score

Psychonauts 2

REVIEW. Ditulis oleh Kieran Harris

Tim Schafer dan kawan-kawan telah melakukan hal yang mustahil dan menyajikan sebuah sekuel superior.



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.