Skip to main content
Review Mass Effect Legendary Edition

Mass Effect Legendary Edition

Sebuah remaster yang pantas untuk salah satu trilogi game terbaik.
Ricardo C. Esteves 17 Mei 2021

Mari kami memulai dengan mengatakan bahwa Mass Effect, dalam pandangan kami, adalah salah satu trilogi terbaik video game. Mungkin yang terbaik. Bersama, mereka membentuk sebuah epos fiksi ilmiah fantastis, dibagi oleh tiga action RPG dengan keputusan-keputusan sulit, karakter-karakter yang berkesan, dan kebebasan dalam bagaimana pemain melakukan pendekatan dalam cerita dan gameplay. Ya, benar bahwa akhir Mass Effect 3 tidak sesuai dengan janji Bioware sebelumnya (versi ini berisi akhir baru yang diperbaiki), tetapi kami juga percaya bahwa noda itu tidak cukup untuk mencegah ia menjadi salah satu petualangan terbesar di video game.

Dan kini Mass Effect Legendary Edition menjadi cara terbaik untuk menikmati petualangan itu.

Supaya lebih jelas, ini adalah remaster dari tiga game aslinya, bukan sebuah remake. Ini adalah sebuah koleksi yang menyajikan ketiga game tersebut dan (hampir) semua DLC. Terdapat pula peningkatan grafis, gameplay, struktur, dan waktu loading. Terdapat beberapa peningkatan, yang tidak hanya sekadar peningkatan resolusi, dan itulah yang akan kami bahas di bawah.

Game pertama, Mass Effect, yang dirilis pada 2007, menjadi yang mendapatkan perhatian lebih. Grafisnya jelas lebih baik, tetapi tidak hanya itu saja. Gameplay-nya tidak menua dengan baik seperti sekuel-sekuelnya, dan semakin hari semakin sulit untuk kembali ke game tersebut. Di versi remaster ini, kamu akan mendapati peningkatan pada kontrol, perilaku rekan setim, AI musuh, dan gameplay secara umum. Hasilnya adalah sebuah pengalaman bermain yang lebih mirip dengan sekuelnya, meskipun tidak dalam tingkatan yang sama.

Bahkan dengan segala peningkatannya, Mass Effect tidak sebanding dengan para sekuel dalam hal gameplay, tetapi kini ia menjadi lebih mudah untuk dimainkan kembali. Menyenangkan untuk akhirnya bisa menikmati petualangan epik ini lagi tanpa harus menemui beberapa elemen ketinggalan zaman yang menghancurkan pengalaman. Dan ya, waktu loading - termasuk di elevator - telah dikurangi secara drastis.

Perlu diketahui bahwa kami memainkan Mass Effect Legendary Edition di Xbox Series X. Itu artinya kami tidak bisa bersaksi atas kualitasnya di platform lain, meskipun koleksi ini utamanya didesain untuk PC, PS4, dan Xbox One. Versi PC kemungkinan akan menjadi versi yang superior, terlebih lagi dengan ia kini sudah resmi mendukung controller Xbox, sesuatu yang tidak ada di game-game aslinya. Kamu harus menggunakan mod eksternal untuk bisa memainkan versi PC dengan controller.

Meskipun pengalaman secara keseluruhannya menunjukkan peningkatan, perubahan yang paling jelas tentunya adalah secara grafis. Bioware meningkatkan resolusi, meningkatkan kualitas tekstur, merombak ulang sistem pencahayaan, dan menambahkan elemen grafis dan efek baru. Semua ini membuat kualitas grafisnya secara rata-rata lebih mendekati standar modern, meskipun tidak semuanya positif.

Peningkatan resolusi yang tajam, pengurangan noise gambar, dan perubahan pencahayaan secara drastis di beberapa adegan juga menyebabkan cacat grafis di versi aslinya terlihat lebih jelas. Bayangkan saja menonton sebuah film VHS di televisi 4K, di mana kecacatan dari gambar menjadi lebih jelas. Meskipun mereka sudah diperbaiki, animasinya masih belum memenuhi standar masa kini, bahkan dalam hal sinkronisasi bibir dan animasi wajah.

Perlu dicatat pula bahwa komposisi gambar dalam hal noise, bayangan, dan pencahayaan umum sangat mengubah lingkungan dan atmosfer, terutama dari game pertama. Bukan masalah lebih baik atau buruk, tapi berbeda saja. Itu artinya, jika kamu hafal dengan game aslinya, kamu mungkin merasa komposisi baru ini agak aneh, dan kami yakin bahwa beberapa penggemar garis keras akan membenci perubahan ini.

Untuk konten, hampir semua ekspansi dan DLC tersedia, termasuk bonus dan penawaran khusus pada waktu itu. Pengecualiannya adalah mode multiplayer dari Mass Effect 3 (sumber daya perang telah diseimbangkan sehingga tidak bergantung pada mode tersebut), dan tiadanya ekspansi Pinnacle Station dari Mass Effect pertama. Berdasarkan Bioware, file untuk ekspansi tersebut tidak dapat diperbaiki. Kami juga menghargai fakta bahwa semua ekspansi dan konten ekstra ini dimasukkan secara organik ke dalam game. Alih-alih mengakses mereka melalui sebuah menu atau membuka senjata DLC dari awal, kamu akan mengakses semuanya seolah-olah mereka merupakan bagian dari game aslinya.

Ketiga gamenya juga memiliki sebuah penyeragaman dalam hal kreasi karakter, memberikan pengalaman yang lebih solid dan seragam. Meski begitu, kamu bisa memulai petualanganmu dari mana saja, dan Mass Effect 2 serta Mass Effect 3 berisi komik digital Dark Horse yang merangkum apa yang terjadi sebelumnya - bahkan memungkinkan kamu untuk membuat beberapa pilihan-pilihan penting. Tentu saja, idealnya kamu memainkan ketiga game dan menggunakan alur yang sama untuk bisa merasakan pengalaman Mass Effect yang lengkap.

Ya, idealnya kami juga menginginkan remake penuh dari ketiga game, tetapi Mass Effect Legendary Edition adalah sebuah usaha remaster yang berkualitas. Ia penuh dengan konten, peningkatan berbagai elemen dari versi aslinya, menggabungkan pengalaman dari ketiga game, dan memperbaiki sejumlah bug. Apakah sepadan memainkan keseluruhan saga ini sekali lagi? Sebenarnya itu tergantung kamu. Apa yang bisa kamu katakan adalah Mass Effect masih menjadi sebuah trilogi yang fantastis, patut dimainkan oleh para veteran ataupun pendatang baru, dan koleksi ini - secara umum - adalah cara terbaik untuk menikmati petualangan epik ini.

8
Bagus dari 10 · Gamereactor Asia
Kelebihan Pengalaman bermain yang disatukan. Berisi hampir semua DLC. Peningkatan grafis yang jelas. PC akhirnya dapatkan dukungan controller resmi.
Kekurangan Resolusi lebih tinggi dan sistem pencahayaan baru membuat beberapa cacat visual menjadi lebih kentara. Sebagian atmosfernya hilang dalam transisi.
Skor jaringan Rata-rata dari 9 edisi Gamereactor
7.9 rentang 7–8
Gamereactor 8
Gamereactor Norge 8
Gamereactor Deutschland 8
Gamereactor España 8
Gamereactor France 8
Gamereactor Italia 8
Gamereactor Portugal 8
Gamereactor Polska 7
Gamereactor Asia 8
Editor-in-Chief Portugal Ricardo C. Esteves was editor-in-chief of Gamereactor Portugal, writing for the site from 2013. He covered video games across news, previews and reviews, and also wrote on film and television.
Profil lengkap Penulis Gamereactor sejak 2013 · 265 artikel diterbitkan
8
Bagus Skor jaringan dari 9 edisi
Fakta gim
Developer Bioware
Publisher Electronic Arts
Tanggal rilis 14 Mei 2021
Genre RPG
Platform
PS4 Xbox One PC
Mengapa memercayai Gamereactor
23 Edisi Masing-masing dengan redaksi dan penilaiannya sendiri.
1998 Terbit sejak Dimiliki secara independen sepanjang waktu itu.
100% Dimainkan langsung Ditulis dari waktu bersama gamenya, bukan dari materi pers.
1–10 Skor jaringan Nilai setiap edisi, dirata-ratakan dan ditampilkan.