Hand of Fate 2
Menyusul perilisannya di Switch, kami mencoba keberuntungan di game bergenre gado-gado karya Defiant Development ini.
Menjelaskan tentang Hand of Fate tidaklah semudah yang kamu bayangkan. Seringkali developer mencoba melakukan terlalu banyak hal dan masuk ke lebih dari satu genre, yang hasilnya malah sangat buruk. Beberapa game juga dapat berada dalam kategori "Jack of all trades and a master of none" di mana mereka memiliki banyak fitur namun tidak begitu maksimal. Pada intinya, Hand of Fate 2 adalah sebuah petualangan fantasi yang menggabungkan elemen card game, action, dan RPG. Sejujurnya, game ini melakukan segala hal tersebut dengan baik.
Kamu akan berperan sebagai seorang pahlawan yang sedang bertualang, dipimpin oleh seorang karakter serupa dungeon master yang tampak seperti anak dari seorang pedagang di Resident Evil 4 dan Emperor Palpatine. Seiring kamu menyelesaikan 22 misi yang ada pada papan, kamu pun semakin mendekati pertarungan akhir. Di awal, kamu akan diberi kartu secara acak. Meski begitu, sebelum kamu menuju ke petualangan sesungguhya, kamu harus membangun sebuah dek menggunakan kartu yang didapatkan sebelumnya.
Kartu-kartu ini meliputi encounter, companion, dan equipment. Setelah dipilih, mereka akan ditaruh ditaruh di atas papan secara tertutup. Ketika memilih, kamu bisa mencoba untuk menghindari konflik sebisa mungkin dengan memilih kartu seperti competition dan visiting the shop. Meski begitu, sang lawan juga memiliki kartu andalan pula, atau mungkin tergantung misi. Jadi walaupun kamu tidak ingin bertarung, tetap saja harus mempersiapkan diri.
Pertarungannya sendiri cukup sederhana, tapi bukan dalam hal negatif. Bersama seorang sidekick, seperti the trickster atau the wanderer, kamu dan tim (plus terkadang bersama pasukan lain) melaju dalam pertarungan. Kamu akan melawan musuh seperti tulang-belulang, pencuri, dan bahkan goblin. Tombol blok dan serang adalah andalanmu sehari-hari. Ada pula tanda-tanda di layar yang akan memberitahumu kapan sebuah serangan datang dan kapan menghindar, yang membuatnya terasa seperti sistem bertarung Batman: Arkham.
Jika kamu telah cukup membangun pukulan, kamu bisa mengeluarkan special attack. Bahkan ada beberapa gerakan pamungkas yang dapat dilakukan. Semuanya tersaji melalui perspektif third-person, dengan lokasi yang bermacam-macam seperti tundra, hutan, bahkan beberapa tebing yang cocok sebagai tempat melempar musuhmu. Grafis untuk bagian pertarungan dan di atas meja terlihat bagus, begitu juga dengan musik gelap yang mendukung suasana, layaknya musik yang ada di Skyrim.
Teman seperjuanganmu akan membantu ketika pertarungan. Sebagai contoh, salah satu dari mereka dapat menyerang musuh dan memberikan stun, sedangkan yang lain dapat memberimu perisai. Kamu harus bertarung mati-matian, hingga musuh terakhir berdiiri, sebelum bisa melanjutkan perjalanan. Jika kamu mati, kamu juga akan gagal dalam quest yang sedang dijalankan. Maka dari itu, pilihan teman akan sangat berpengaruh sejak awal permainan.
Teman atau sidekick ini tak hanya bisa membantu ketika bertarung saja. The Wanderer bisa memberimu nyawa ekstra jika kamu mati, misalnya. Tapi kamu harus hati-hati, karena ia tak akan hadir di beberapa giliran berikutnya yang mungkin dapat merugikanmu. Mungkin meminjam dadu adalah hal yang berat? Kamu harus memilih mana yang lebih penting, sebuah tantangan atau pertarungan, karena kamu tak pernah tahu apa yang akan muncul nantinya.
Peta pada dasarnya dibuat dari kartu-kartu yang dimainkan, memberikan game ini sedikit aspek roguelike. Kamu tak tahu kapan akan mendapatkan gear bagus yang kamu masukkan ke dalam dek atau bertemu dengan tantangan yang sulit. Beberapa kartu berisi token yang jika dikumpulkan akan membuka kartu baru untuk quest berikutnya, dengan catatan kamu sukses menjalankan misi.
Banyak hal yang terjadi di game ini, dan kebanyakan akan membuatmu terhibur dan tertantang selama berjam-jam. Bersama dengan event, quest, dan sidekick, kamu bertugas untuk berkompetisi di permainan dadu, memutar wheel of fortune, dan menjalankan tugas-tugas yang berkisar seputar menekan tombol di waktu yang tepat. Campuran ini memastikan game ini menyenangkan, menarik, dan selalu memikat.
Ke-22 quest bervariasi dengan baik. Seringkali kamu harus mencari dan membunuh bos. Tapi seiring perjalanan, kamu mungkin harus melindungi seorang petani dan menjaganya sembari ia mencari orang tersayangnya yang hilang di berbagai lokasi, atau mencari tahu siapa di antara tiga karakter yang merencanakan pembunuhan. Tak mengetahui apa yang akan dan kapan terjadi membuat game ini menyenangkan untuk dimainkan. Dan seperti kata mereka, keragaman adalah salah satu keindahan hidup.
Satu-satunya hal negatif dari game ini adalah dari segi pembelajarannya yang curam. Kamu harus tahu kartu mana yang terbaik sebelum bergerak menuju quest. Contohnya, ada tiga kelas senjata berbeda (heavy, one-handed, dan two-handed), dan musuh tertentu memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri akan jenis senjata tersebut. Lalu, ketika kamu berjalan di peta, kamu harus mengonsumsi makanan. Jika kamu kehabisan, maka kamu akan mulai kelaparan. Nyawamu semakin lama semakin berkurang, ditambah lagi dengan pertarungan dan event acak seperti badai. Hal ini memang menambah ketegangan, tapi juga dapat berarti kematian yang mengecewakan. Kami pernah memainkan sebuah misi, berhasil melewati beberapa pertarungan, hanya untuk mati kelaparan di akhir. Satu kata: membuat frustrasi. Kami senang hidup di dalam sistem meritokrasi dan tidak suka bergantung pada keberuntungan. Hand of Fate 2 sangat bergantung pada hal itu dan beberapa kocokan jelek akan membuat quest yang kamu jalani menjadi kacau. Hal ini juga bisa berarti satu jam dari hidupmu menjadi tiada arti.
Di luar beberapa kekurangan, menurut kami kombinasi ide yang dibuat oleh Defiant berhasil menjadi sesuatu yang menarik dan menghibur. Berbagai keragaman yang ditawarkan akan membuatmu tahan bermain selama berjam-jam. Jika kamu menyukai card game, pertarungan sederhana, dan role-play fantasi, maka kamu benar-benar harus mempertimbangkan Hand of Fate 2. Tugas-tugas dan kisah individual sangat menarik, grafis dan suaranya mengatur tempo game dengan pas. Mungkin game ini memang dapat membuat frustrasi, dengan tingkat pembelajaran yang curam dan gameplay yang bergantung pada keberuntungan. Akan tetapi, kami benar-benar menikmati tantangan ini. Kini, dengan rilisnya game ini di Switch, ini merupakan waktu yang baik untuk mencobanya. Dan jika kamu menggunakan PC, PS4, atau Xbox One, boleh-boleh saja mencobanya jika sebelumnya belum sempat.






