LIVE

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Live broadcast
Iklan
logo hd live | Darksiders Genesis
Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
Gears 5

Gears 5

The Coalition telah kembali dengan Gears yang penuh aksi.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Gears of War dalam beberapa tahun belakangan terasa seperti sebuah serial yang mengalami kejenuhan. Gears of Wars: Judgement terasa lebih misterius dan merupakan sebuah ide menarik dengan mekanika gameplay dan tantangan-tantangan yang lebih cepat, tetapi bagaimanapun terasa seperti sebuah jalan memutar tanpa inspirasi. Gears of Wars 4 adalah sebuah pondasi kuat untuk bagian multiplayer serial ini dan terlihat murni teknis dengan cara yang fenomenal, tetapi kekurangan daya tarik yang dimiliki oleh game-game sebelumnya dengan protagonis yang kurang kokoh yang tidak bisa merebut hati saya dengan sikap mereka yang hampir seperti dalam Uncharted dan sebuah desain campaign yang membosankan. Akan tetapi, Gears 5 (kenapa juga memutuskan untuk menghilangkan "of Wars" dalam game ini?) berada dalam kaliber yang sama sekali berbeda dan The Coalition telah berusaha keras untuk mengembalikan nama besarnya dengan ambisi dan ide-ide besar.

Beberapa orang mungkin melihat Gears of Wars sebagai serial di mana orang-orang macho berotot yang terinspirasi dari Belgian-Blue berkeliaran membawa gergaji mesin ke mana-mana di reruntuhan yang hancur dan berantakan, tetapi serial ini selalu lebih daripada permukaannya yang brutal secara sederhana. Mekanika gamenya brilian dalam banyak cara, bersama dengan skenario yang kuat dalam kenangan dan kadang-kadang lingkungan indahnya yang sentimentil yang selalu ada dalam DNA serial ini bersama dengan cerita yang bisa dikatakan sederhana tetapi penuh kekerasan. Poin-poin ini adalah apa yang ditonjolkan dan lebih jauh lagi dipoles di sini, dan pada waktu yang bersamaan ketika developer, The Coalition, apa yang sangat dibutuhkan; mereka mencoba sesuatu yang baru dalam serial ini.

Gears 5 keluar tidak lama setelah pendahulunya berakhir. Umat manusia membutuhkan solusi atas Swarm, sebuah ancaman terbaru yang tumbuh dengan pesat di balik bayangan. Kita juga memiliki Kait, sang protagonis masa lalu dan hubungan misteriusnya dengan ancaman ini masih belum jelas. Semuanya dipersiapkan untuk sebuah perjalanan yang memacu adrenalin dan momen-momen drama yang pendek, dan jujur saja memang itulah apa yang dibutuhkan serial ini.

Campaign dimulai secara tradisional dan sangat linier dimana The Coalition dengan bangga memperlihatkan lingkungan yang sangat penuh detail, yang pada Xbox One X (di mana saya memainkannya) berjalan dengan 4K dan 60 FPS yang hebat. Kami masih mengikuti sekelompok tentara berotot, tetapi saya segera menyadari bahwa robot yang melayang selalu ada di bagian latar game-game sebelumnya kali ini memiliki peran yang lebih besar. Kita bisa memintanya untuk terbang menjauh dan mengambil senjata-senjata yang berada jauh pada saat pertempuran atau di tempat yang tidak bisa kami raih. Dalam perjalanan game ini, kami juga memiliki akses pada kemampuan-kemampuan dan upgrade yang sementara membuat kami tak terkalahkan atau mengeluarkan perangkap listrik. Sang robot, Jack, bahkan lebih bisa dimainkan dalam mode co-op campaign ini di mana semua fitur ini bisa dikendalikan oleh salah satu dari sampai tiga pemain.

Gears 5

Akan tetapi, salah satu perubahan yang paling besar adalah bagaimana game ini telah memilih untuk mengubah desain levelnya yang linier. Karena selama beberapa bagian tertentu dalam aksi game ini, kami memiliki area-area hebat untuk dijelajahi dengan hover-boat yang ditenagai layar yang kami miliki, yang membuat kami bisa melaju ke depan dengan indah dan menjelajah. Ini bukanlah sebuah Grand Theft Gears atau semacamnya, tetapi lebih mirip sebuah versi sederhana dari Metro Exodus. Tidak bermaksud untuk membuka terlalu banyak hal, tetapi sebagai contoh, kami memiliki daerah bersalju yang telah kami lihat dalam trailer game ini. game ini memiliki beberapa tempat yang berbeda di mana kami bisa mencoba untuk meng-upgrade Jack, mendapatkan bagian dari cerita, dan juga mendapatkan persenjataan, dan kemudian membawa kami ke misi cerita selanjutnya yang lebih mengingatkan kami kembali pada Gears of War gaya lama. Itu membantu membuat dunianya terasa membumi dan terhubung dengan cara yang sebelumnya belum pernah kami lihat.

Perubahan lain, yang juga merupakan sebuah perbaikan, adalah kami memiliki opsi lebih jauh selama pertempuran dan rasa kendali. Bertempur melawan Swarm saat badai salju terjadi. Di sekitar kami, pilar-pilar es jatuh ke tanah, dan ini adalah naungan dinamis di mana kami bisa bersembunyi di baliknya, tetapi juga menghujam ke bawah supaya mereka bisa berguling dan menciptakan sebuah perlindungan yang lebih baik. Hal ini, dan juga semua kemampuan yang dimiliki Jack, yang levelnya bisa saya tingkatkan dengan sebuah skill tree, lingkungan yang lebih interaktif, dan banyak tantangan yang menarik dan bahaya-bahaya lingkungan, membuat game ini menjadi game paling seru sejak Gears of Wars 2. Sulit menggambarkan betapa lebih menyenangkannya game ini dibandingkan dengan Gears of Wars 4 yang kadang-kadang memberikan elemen-elemen horde ke dalam campaign untuk secara buatan meningkatkan tantangan dan panjang game. Gears 5 adalah sebuah game yang panjang, tetapi temponya terasa pas.

Gears 5Gears 5

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Akan tetapi, ada beberapa kekurangan yang bisa saya sebutkan, saya memainkan sebagian besar campaign sendirian dan pada tingkat kesulitan tertinggi kedua (experienced), dan rasanya game ini lebih sering menghukum saya karena bermain sendirian. Rekan-rekan AI saya jauh tidak seefisien saya, yang membuat beberapa pertempuran terasa tidak adil untuk dijalani. Ada beberapa kesempatan di mana saya bisa duduk selama hampir setengah jam dan terus mati berulang-ulang, terutama ketika ada musuh-musuh dengan senjata peledak yang bisa mengubah saya menjadi daging cincang dengan hanya sekali serangan. Selalu terasa hebat setelah semuanya dan saya memenangi pertarungan untuk bisa terus melaju, tetapi bisa lebih mudah lagi jika saya tidak sendirian yang mengerjakan semua pekerjaan dalam campaign ketika saya memilih untuk bermain sendiri. Itu melukai ilusi dari memiliki sekutu.

Perlu juga disebutkan bahwa beberapa aktivitas sampingan dalam game ini bisa cukup sederhana. Mereka tidaklah jelek, tetapi mereka terasa cukup mudah ditebak dan masuk ke dalam daftar apa yang bisa membuat eksplorasi terasa kadang-kadang palsu. Jika saya menemukan sedikit upgrade, saya langsung seperti "kamu menemukan salah satu dari tiga" yang sementara bisa menarik saya dari keseruan game . saya juga mengalami beberapa bug yang merusak game yang memaksa saya untuk melompat kembali ke sebuah save point untuk membangkitkan saya kembali, yang mudah-mudahan bisa diperbaiki dengan sebuah update yang lebih cepat lebih baik. Tetapi ini hanya ada sedikit mengingat jumlah jam yang saya habiskan dalam campaign.

Gears 5

Campaign Gears 5 rasanya brilian dengan langkah yang lebih menarik, musuh-musuh baru yang diimplementasikan dengan baik (seperti Flock, segerombolan lintah terbang yang bisa mengambil alih mesin-mesin) dan beberapa senjata baru yang benar-benar menyenangkan. Sebuah favorit adalah senapan Lancer baru, dan bukan gergaji besi yang biasanya, memiliki sebuah pelontar granat yang bisa menyelamatkan keadaan dalam banyak situasi, dan merupakan sebuah pengakhiran yang tanpa ampun yang saya akan biarkan kalian mencari tahu sendiri. Pada dasarnya, gameplay yang luar biasa dengan sebuah cerita yang benar-benar bekerja dan hampir semua karakter yang kalem yang ditampilkan dalam Gears of Wars 4, seperti Kait dan JD Fenix yang menjengkelkan, di sini terasa lebih menarik.

Kami juga telah mendapat beberapa tambahan dalam mode multiplayer. Perlu disebutkan bahwa kami tidak mendapatkan waktu yang sangat banyak dalam mode-mode ini, tetapi kami sempat memainkan baik itu hode maupun mode game baru dalam serial ini; Escape. Escape pada dasarnya adalah Left 4 Dead dimana tiga pemain ditangkap ketika menyusup ke rumah Swarm untuk menghancurkannya. Sebuah bom ditempatkan pada awal game, yang kemudian melepaskan gas-gas, dan dengan waktu dan resource yang terbatas, kami harus mencoba melarikan diri dari sarang tersebut sebelum kami kehabisan nafas oleh gas tersebut, atau terbunuh secara brutal oleh monster-monster. Ini adalah sebuah mode game bagi para perfectionist yang ingin mencoba memaksimalkan pilihan-pilihan taktis dan berhasil melarikan diri secepat mungkin. Di sini kami juga memiliki beberapa pilihan berbeda dalam karakter-karakter yang kami mainkan. Semuanya memiliki kekuatan super masing-masing, misalnya Keegan bisa menjatuhkan kotak amunisi yang mengisi semua senjata kawan dalam satu area, atau Mac yang bisa menempatkan sebuah perisai mobile di depannya.

Sebagai tambahan, karakter-karakter ini bisa naik level dan membuka kartu-kartu spesial yang meng-upgrade atau memodifikasi karakter-karakter dalam banyak cara yang berbeda. seperti karakter Terminator, Sarah Connor (kami juga memiliki Halo: Reach Spartans untuk dipilih) yang bisa membuka granat ekstra systeatau mendapatkan lebih banyak poin. Kartu-kartu ini juga bisa di-upgrade. Ini sedikit mirip dengan Star Cards dalam Star Wars: Battlefront 2, tetapi tidak terasa membuat frustasi karena itu berada dalam mode kolaboratif, dan tim menggunakan semuanya bersama-sama. Sistem karakter ini juga menular ke Horde, di mana kami memiliki bahkan lebih banyak karakter yang bisa dimainkan dengan kemampuan-kemampuan tambahan dan upgrade potensial yang membuat kita memilih gaye bermain atau mencoba menyeimbangkan sebuah grup.

Gears 5Gears 5

Horde menempatkan sampai lima orang pemain untuk menghadapi gelombang-gelombang musuh yang semakin sulit dan sulit, dan itu masih sangat menghibur. Sebagai tambahan bagi karakter-karakter tersebut (perlu disebutkan bahwa di sini robot Jack juga bisa dimainkan) kami juga mendapatkan gaya bermain yang sedikit lebih agresif secara keseluruhan, di mana kami harus menjatuhkan dan mengambil alih generator-generator yang akan terbuka secara bertahap dalam putaran itu. Ini memberi kami resource yang kami butuhkan untuk mengembangkan pangkalan yang kami coba pertahankan. Mode Horde sangat aktif dan membuat ketagihan dengan sejumlah teman, dan itu adalah apa yang saya pelajari untuk menghabiskan lebih banyak waktu ketika servernya benar-benar online dan mengijinkan kami untuk bermain lebih lama.

Gears 5 seperti seekor burung legendaris, phoenix yang telah bangkit dari arang, dan sekarang kembali lagi dalam level tertinggi. The Coalition telah menyumbangkan apa yang sepertinya paling kurang dalam serial ini sedak Epik merilis dua game pertamanya, dan itu adalah ambisi. Gam eini secara teknis brilian dengan pertempuran seru yang saya tidak pernah merasa puas memainkannya. Mungkin beberapa update diperlukan untuk menangani beberapa bug, dan beberapa penyesuaian kecil untuk mode single player selama campaign, dan Escape akan memerlukan lebih banyak stage (tetapi ini sudah dikonfirmasi). Tetapi selain dari itu, kami memiliki sebuah paket yang benar-benar komplit dari salah satu game action Xbox terbaik yang bisa ditawarkan pada saat ini. jika kamu memiliki keraguan setelah Gears of Wars 4, maka saya dengan senang hati mengatakan bahwa ini adalah sebuah peningkatan yang jelas dalam hampir semua bagian, dan merupakan salah satu game action terbaik di tahun ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Gears 5Gears 5Gears 5
09 Gamereactor Indonesia
9 / 10
+
Peningkatan di semua area, banyak yang bisa dilakukan dalam solo maupun multiplayer, mekanikanya hebat, terlihat fantastis.
-
Beberapa bug dan perubahan keseimbangan diperlukan.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

Gears 5Score

Gears 5

REVIEW. Ditulis oleh Adam Holmberg

The Coalition telah kembali dengan Gears yang penuh aksi.



Loading next content