Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
Dragon Ball FighterZ

Dragon Ball FighterZ

Game Dragon Ball terbaik sepanjang masa?

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Bisa dikatakan serial anime Dragon Ball merupakan serial yang gak ada matinya. Serial ini disukai oleh beberapa generasi dan telah menciptakan banyak sekali game yang berkaitan dengannya. Seperti yang muncul belakangan ini yaitu Dragon Ball Xenoverse 1 dan 2. Tetapi, game terbaru dalam seri ini yaitu Dragon Ball FighterZ sedikit berbeda, mulai dari system pertarungannya, gameplay, dan grafis.

Ketika diumumkan di E3 2017, ekspektasi akan Dragon Ball FighterZ begitu tinggi apalagi ketika masih dalam tahap beta. Banyak yang berkata bahwa game ini adalah sesuatu yang spesial dari seri game Dragon Ball. Ketika versi finalnya telah selesai dimainkan, kami menilai bahwa FighterZ mempunyai gameplay yang menyenangkan dengan grafis yang spektakuler tetapi sayangnya dari segi konten sangatlah kurang.

Bagi yang sudah memainkan Xenoverse 2 pasti akan merasakan kekecewaan karena banyaknya karakter yang hilang di FighterZ terutama karakter pendukung dan beberapa bentuk lain dari karakter utamanya. Kamu tidak bisa bermain dengan Goku versi "normal" atau dengan bentuk Cell dan Frieza yang lainnya. Terbatasnya karakter serta tak bisa mengubah bentuk karakter selama bermain pastinya akan mengecewakan beberapa pemain.

Dragon Ball FighterZ

Lanjut ke segi cerita, FighterZ mempunyai cerita orisinal yang dibagi menjadi tiga arc. Setiap arc memiliki cerita yang sama tetapi dengan perspektif yang berbeda. Game ini bercerita tentang sebuah gelombang energi misterius yang mencuri tenaga dari para petarung di sebuah planet. Hanya petarung yang mempunyai "jiwa tersembunyi" yang bisa mendapatkan kekuatannya kembali tetapi hal tersebut tidaklah mudah karena ada makhluk jahat yang siap mengadang.

Sekilas, sinopsis tadi cukup ambisius tetapi sayangnya eksekusi di bagian naskahnya terlihat sangat kekanak-kanakan dan tidak terlihat seperti cerita Dragon Ball. Animasi yang muncul sebagai penunjang cerita tidak nyaman untuk dilihat karena terkesan kaku.

Dalam story mode, FighterZ tidak hanya sekedar memenangkan pertarungan untuk bisa berpindah ke map berikutnya, tetapi pemain juga bisa bermain untuk mendapatkan item dan karakter baru. Soal tingkat kesulitan juga menjadi permasalahan yang besar di sini karena kami bermain tanpa sedikitpun kehilangan nyawa dan tidak menemukan pilihan untuk mengganti tingkat kesulitan. Lucunya, beberapa karakter yang tingkatannya jauh di antara kami malah bisa dikalahkan dengan sangat mudah.

Dragon Ball FighterZDragon Ball FighterZ

Gara-gara hal tersebut, ketegangan dari story mode mengendur jauh karena tidak membutuhkan usaha lebih. Mungkin dari kami gak ngeh dengan beberapa pengaturan, atau mungkin dari pihak pembuatnya akan memberikan patch terbaru terkait masalah ini. Permainan yang terlalu gampang untuk game fighting, pertarungan yang repetitif, dan jalan cerita yang tidak menarik membuat kami sangat kecewa dengan story mode dari FighterZ.

Berbeda jauh dengan Arcade mode di mana tingkat kesulitan jauh lebih seimbang dan semakin menantang. Ada tiga varian dalam mode ini dengan tiga, lima, dan tujuh babak di mana semakin banyak babaknya semakin cocok untuk orang-orang yang menggilai tantangan.

Jika tidak puas dengan pertarungan offline, maka kamu bisa mencoba pertarungan secara online dengan pemain lainnya di luar sana. Dalam mode tersebut, pemain bisa berinteraksi dengan pemain lainnya di dalam area pusat. Kamu bisa memilih karakter yang sesuai denganmu dan banyak item yang bisa kamu buka dengan pembelian kapsul - semacam loot box di dalam game ini - yang bisa dibeli dengan mengumpulkan koin yang bisa didapat sewaktu bermain.

Bagian grafis merupakan bagian terbaik dari FighterZ. Animasi 3D yang mereka ulang adegan asli di serialnya terlihat spektakuler seperti melihat serial anime-nya dalam balutan animasi 3D yang penuh dengan detail dan visual efek yang sangat mengagumkan. Efek suaranya juga sudah Dragon Ball banget dan penggemar dari game ini juga akan merasa nyaman dengan pilihan suara bahasa Jepang atau Inggris.

Sebagai game 2D fighting, gameplay Dragon Ball FighterZ melaju dengan sangat cepat, fleksibel, dan gampang dimengerti. Game ini mampu mengubah format cerita di serialnya ke dalam bentuk fighting game yang tradisional.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Sistem tempur didasarkan pada three on three battles, meskipun hanya satu petarung yang aktif di setiap sisi. Kamu dapat mengganti petarung kapan saja dan kamu juga dapat meminta bantuan. Hal ini sangatlah penting terutama di pertandingan yang sulit, kamu harus belajar bagaimana memaksimalkan bantuan yang dipilih dan mengerti kapan harus berganti karakter. Ketika karakter sedang tidak dipakai mereka bisa mengisi nyawanya dan berpengaruh kepada strategi yang harus dipakai untuk memenangkan pertandingan. Di atas kertas memang hal ini terlihat seru tetapi ketika sudah masuk ke pertandingan sebenarnya hal ini cukup memusingkan apalagi dengan kecepatan dari game, meleng sedikit akan bisa berakibat gagal memenangkan pertandingan.

Masing-masing karakter dalam game ini memiliki perbedaan, tetapi ketika dikontrol semuanya terasa sama. Hal ini wajar dalam game yang terinspirasi dari anime, tetapi akibatnya keunikan dari karakter menjadi hilang. Meskipun demikian, pertarungan Dragon Ball FighterZ tetap menyenangkan dan bisa dinikmati semua orang yang ingin mengadu keterampilan mereka dalam meng-kamehameha musuhnya.

Dragon Ball FighterZ adalah game fighting dengan gameplay yang mirip dengan Injustice 2 dan Street Fighter V ketimbang seri pendahulunya. Dari segi grafis, game ini adalah game terbaik dibandingkan game Dragon Ball sebelumnya tetapi tidak dari segi konten. Tahun lalu kita telah mendapatkan game fighting seperti Injustice 2, Tekken 7, dan Marvel vs. Capcom: Infinite dan FighterZ lebih mirip Marvel vs. Capcom: Infinite yang paling jelek di antara ketiga game tersebut. Bagaimanapun, jika kamu adalah seorang penggemar Dragon Ball game ini patut kamu mainkan. Begitu pula jika kamu lebih ingin melihat grafis dan gameplay ketimbang kontennya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Dragon Ball FighterZDragon Ball FighterZDragon Ball FighterZ
07 Gamereactor Indonesia
7 / 10
+
Grafis yang luar biasa. Combat system yang gampang dimainkan dan menyenangkan. Banyak karakter penting muncul di sini.
-
Cerita jelek dan sangat repetitif. Bila dibandingkan dengan Xenoverse 2 seperti bagaikan bumi dan langit.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait



Loading next content