LIVE

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Live broadcast
Iklan
logo hd live | CS:GO Omen by HP League Season 3 Finals
Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
Call of Duty: Mobile

Call of Duty: Mobile

Raksasa first-person shooter ini telah memasuki mobile, dan ini adalah sebuah adapatasi gameplay yang setia dengan versi aslinya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Kami telah memainkan banyak Fortnite, Modern Combat, Guns of Boom, dan PUBG Mobile di iPhone XS Max kami (yang baru-baru ini diganti dengan iPhone 11 Pro Max), dan meskipun beberapa game menawarkan hiburan aksi berkualitas melalui kontrol sentuh yang baik (joystick virtual, tentu saja) dan grafis yang bagus - tidak satupun dari mereka yang benar-benar membuat kami ketagihan. Tidak seperti ketika kami mulai bermain Rolando atau Clash of Clans.

Tapi sekarang, Call of Duty: Mobile telah datang, dan mengubah semua itu.

Tencent adalah pengembang yang membawa waralaba shooter ini ke seluler, dan kami akan mengatakan bahwa ini berada di antara shooter terbaik untuk iOS dan Android. Ini karena Tencent dan Activision telah membuat keputusan untuk tidak terlalu mengurangi pengalaman bermainnya. Mereka juga telah berhasil dengan mekanika dasar untuk menciptakan pengalaman kontrol sentuh yang tidak memberikan perasaan bahwa kamu hanya secara acak mengenai musuh. Mereka telah membuat sistem yang membutuhkan ketepatan, waktu, pelatihan, dan terus memberi penghargaan kepada orang-orang yang benar-benar meluangkan waktu untuk membidik, bergerak sambil menembakkan senjata mereka dan menggunakan senjata yang tepat pada waktu yang tepat. Ini adalah Call of Duty, di sepanjang game, tanpa kompromi nyata.

Call of Duty: Mobile

Secara teori, kontrol game ini sangat sederhana. Stik jempol kiri mengontrol kaki, kanan mengontrol kepala, sama seperti Call of Duty di platform lain. Perbedaannya di sini adalah bahwa pemain tidak pernah menembakkan senjatanya sendiri, karena itu terjadi secara otomatis segera setelah kamu berhasil menempatkan target pada musuh yang mendekat. Ini mungkin terdengar otomatis dan bodoh, tetapi ini bekerja dengan sangat baik, karena kamu masih harus berkonsentrasi untuk membidik lawan.

Tentu saja, untuk melakukan kerusakan maksimum, headshots berlaku seperti biasa, dan untuk menjadi andal dalam hal ini, kamu tentu saja harus mengeker. Sekelompok kecil peluru ke tengkorak berarti bahwa lawan mati secara langsung, sementara sebuah magazin yang ditembakkan ke dada (terutama terhadap orang yang mengenakan rompi anti peluru) kadang-kadang bahkan tidak cukup untuk membunuh.

Ini tentu bukan hal baru bagi siapapun yang pernah memainkan game FPS selama 20 tahun terakhir, tetapi ini bekerja dengan sangat baik di Call of Duty: Mobile. Faktanya, ini bekerja jauh lebih baik daripada game bertipe sama untuk format seluler yang telah kami uji.

Bagian lain telah diambil langsung dari, misalnya, Black Ops 4 (atau versi yang lebih lama dari franchise game paling populer di dunia itu), termasuk killstreaks, kemampuan untuk mengambil peralatan dan senjata yang dijatuhkan lawan ketika mereka mati, kemampuan untuk menggunakan granat, flashbangs, dan serangan udara, dan kemungkinan untuk mengirimkan drone peledak. Semua ini dilakukan melalui tombol kuning kecil cerah di layar, sama seperti kemampuan untuk melompat dan merunduk. Mirip dengan mekanisme dasar bergerak dan menembak, semua ini bekerja dengan sangat baik. Ada perasaan menggembirakan dalam game ini setiap kali kamu membunuh kerumunan lawan dengan serangan udara, sangat sedikit game mobile yang dapat bersaing dengannya.

Call of Duty: Mobile

Ketika Call of Duty: Mobile dimulai, hanya mode 5-vs-5 yang tersedia, dan setiap pertandingan level karaktermu akan naik sedikit. Setelah mencapai level tujuh, mode game Battle Royale terbuka, dan seperti bagian lain dari game ini; ia meminjam kurang lebih langsung dari Black Ops 4. Peta ini adalah versi yang sedikit lebih kecil dari apa yang kita lihat pada game tahun lalu itu, dan tata letaknya cukup identik. 100 pemain berparasut turun ke tanah secepat mungkin, mencari senjata api, dan seperti permainan pertempuran royale yang baik, ada rasa stres yang luar biasa setiap kali kita mendarat dan mencari peralatan.

Namun, setelah tiga jam dengan bagian Battle Royale, kami kembali ke mode 5-vs-5 yang lebih tradisional, yang akan kami katakan adalah bagian terbaik dari game fantastis ini. Ada intensitas di sini yang sulit digambarkan, dan tidak mungkin ditolak. Peta-peta itu adalah versi-versi kecil dari sejumlah Call of Duty klasik yang dicintai, dan tidak ada satupun dari mereka yang kami anggap tidak luar biasa. Tentu, beberapa menawarkan lebih banyak vertikalitas dan lebih menyenangkan daripada yang lain, tetapi secara keseluruhan, peta dioptimalkan dengan baik untuk 10 pemain dengan tempo yang sangat tinggi.

Satu masalah besar yang kami hadapi dalam game ini adalah mengenai transaksi mikro, dan apakah kami akan memiliki kesempatan untuk membeli peralatan yang lebih baik dan dengan demikian menyabotase keseimbangan permainan dasar itu sendiri. Ya, tentu saja ada pembelian mikro di sini. Kebanyakan hal itu terkait dengan barang-barang kosmetik, seperti skin senjata hijau dan granat merah darah, tetapi ada juga kesempatan untuk membeli laser sights, magazin yang lebih besar, peredam suara, dan banyak lagi. Untungnya, adalah bahwa itu tidak pernah terasa seserakah, dipaksakan, dan "perlu dilakukan" seperti dalam, katakanlah, Mario Kart Tour atau Real Racing 3. Segalanya tidak dipampangkan ke wajah pemain dengan cara yang mengganggu.

Call of Duty: Mobile

Selain itu, kami memainkan Call of Duty: Mobile selama lebih dari seminggu tanpa memasukkan satu sen pun. Frekuensi kemenangan kami kurang lebih sama setelah kami melakukan pembelian dalam game dan memperdagangkan poin XP (kami membeli laser sights dan magazin yang "lebih cepat"). Transaksi mikro dan pay-to-win pada dasarnya adalah buruk, tetapi di sini transaksi mikro telah diterapkan dengan penuh pertimbangan dan tidak menonjol, dengan sebagian besar dari mereka berlaku untuk kosmetik. Meskipun begitu, bisa dimengerti bahwa beberapa masih akan khawatir tentang elemen-elemen dalam game yang bisa dibayar.

Dalam hal visual dan suara, Call of Duty: Mobile adalah suguhan yang nyata, dan kamu bahkan dapat menyesuaikan bayangan, pencahayaan, partikel, asap, dan frame-rate, menyesuaikan pengalaman dengan ponsel pilihan kamu. Peta, model karakter, senjata, dan efek benar-benar terlihat hebat, dan pada iPhone XS dan iPhone 11, Call of Duty: Mobile berjalan dengan sempurna dengan semua pengaturan pada maks. Suaranya juga sangat bagus, dengan akustik yang indah dan suara pembicara yang bagus memberi tahu siapa yang melakukan apa dan tim mana yang memimpin pertandingan yang sedang berlangsung.

Presentasinya juga bagus. Ini agak berantakan pada awalnya, tetapi tidak terlalu berantakan, dan mengingat betapa kayanya sistem game ini (skin, perks, badges, upgrade, loadout, streaks), Tencent telah melakukan pekerjaan yang brilian untuk meletakkan sesuatu di tempat yang tepat untuk membuat tingkat kebingungan sesedikit mungkin.

Kami belum pernah menguji game aksi skala besar, sepenuhnya untuk platform seluler yang bahkan mendekati Call of Duty: Mobile. Rasanya seperti hal yang nyata, daripada game mobile yang telah menyusutkan pengalaman, dan itulah sebabnya kami harus memberikan pujian kepada Tencent dan Activision karena mengubah formula yang telah dicoba dan diuji dengan begitu rapi ke dalam format baru ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
09 Gamereactor Indonesia
9 / 10
+
Penuh konten, tak ada kompromi dari soal pengalaman, suara dan visual yang hebat, gunplay mantap, berjalan dengan mulus, 100% gratis.
-
Transaksi mikro masih menjadi sedikit masalah.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

Call of Duty: MobileScore

Call of Duty: Mobile

REVIEW. Ditulis oleh Petter Hegevall

Raksasa first-person shooter ini telah memasuki mobile, dan ini adalah sebuah adapatasi gameplay yang setia dengan versi aslinya.



Loading next content