Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
They Are Billions

They Are Billions

Kami telah menjajal versi konsol dari RTS steampunk penuh zombi buatan Numantian Games ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

They Are Billions baru-baru ini keluar dari early access di PC dan kini telah meluncur pula ke konsol. Game RTS bertema steampunk ini berlatar di sebuah dunia pascabencana yang bergelimang zombi. Di sini kamu ditugaskan untuk membangun sebuah koloni untuk melindungi para penyintas melawan segerombolan undead, sementara mengelola sumber daya dan memperluas wilayahmu. Premis yang menjanjikan bukan?

Pada dasarnya ini adalah sebuah base builder yang tampak banyak menggantungkan diri pada mekanika tower defense. Bagi mereka yang menyukai game Warcraft atau Command & Conquer klasik, kamu akan merasa familier.

Kamui memulai dengan sebuah command centre, segelintir pasukan, dan beberapa sumber daya. Dari sana, kamu membangun markas dan memperluas wilayah. Kayu dan emas adalah keperluan awal. Emas dihasilkan di markas sementara kayu dikumpulkan di sawmill. Tak perlu lama, kamu akan membutuhkan perumahan untuk pekerja baru, struktur seperti ladang untuk menghasilkan makanan, tambang untuk mengumpulkan batu, dan seterusnya. Sementara kamu menyeimbangkan sumber daya untuk terus berkembang, kamu juga harus waspada akan para zombi yang berkeliaran masuk dan menginfeksi pendudukmu. Satu dua zombi nyasar bisa ditangani dengan mudah oleh pasukanmu, tetapi nantinya kamu harus mempersiapkan diri dengan gerombolan besar.

Membangun tembok, menara, dan barak untuk mempertahankan markasmu sesegera mungkin adalah kunci. Selain membangun sumber daya, kamu harus memikirkan tentang para pekerja juga. Logikanya, lebih banyak rumah membutuhkan lebih banyak ruang. Akan tetapi, memperluas wilayahmu ke satu arah saja dapat membuatmu lebih lemah di satu sisi, terutama ketika gerombolan besar muncul tanpa peringatan. Menyeimbangkan sumber daya dan memastikan untuk tidak berekspansi terlalu jauh dari kemampuan menghadirkan elemen taktis yang besar ke pengalaman ini dan kami sangat menikmatinya. Bahkan, kami terus bermain, kalah, lalu kembali lagi dan lagi.

They Are Billions

Versi konsol sendiri menghadirkan Weekly Challenge dan terdapat pula sebuah Survival Mode. Weekly Challenge memungkinkan kamu untuk mencoba sebuah map sekali lalu memasang skormu ke sebuah leaderboard. Di sisi lain, Survival mode adalah di mana kami menghabiskan banyak waktu. Ketika kamu bermain pertama kali, hanya terdapat satu pilihan map, yang bisa kamu buka seiring kamu bermain. Map ini semuanya dibuat secara acak yang membuat setiap permainan sebuah pengalaman baru. Sebelum kamu memulai, kamu menentukan parameter untuk permainan, seperti seberapa lama waktu yang kamu miliki sebelum para zombi datang. Masalahnya, meski di pengaturan termudah, game ini sangatlah menantang.

Meski kami menyambut tantangan yang ada, kadang kami merasa secara umum game ini masih terlalu brutal. Suatu waktu kamu merasa sedang aman, lalu di menit berikutnya, para zombi yang merupakan kombinasi antara pejalan dan pelari, melewati tembok, masuk ke markas, dan infeksinya menyebar bak api bertemu minyak. Satu kesalahan dan permainan pun berakhir. Meski kami merasa penggemar hardcore dari genre ini akan menikmatinya, tingkat kesulitannya terkadang membuat kesenangannya hilang. Bagi para gamer kasual, ini mungkin adalah sebuah masalah besar ketika sebuah kesalahan dihukum begtu brutal.

Masalah besar lainnya yang kami sadari, selain tingkat kesulitannya, adalah teks pada layar. Kami bermain pada sebuah televisi 48 inci dengan jarak 1,5m, dengan penglihatan yang baik pula. Akan tetapi, tulisan yang ada di layar sulit untuk dibaca. Ia terasa terlalu kecil dan kami sampai harus menyondongkan badang ke depan untuk bisa membacanya. Kami dapat menerima tingkat kesulitannya, tetapi isu ini mengingatkan kami bahwa game ini awalnya dimaksudkan untuk PC. Kontrolnya juga terkadang terasa aneh dan akan terasa lebih baik jika dimainkan menggunakan sebuah mouse dan keyboard (terdapat dukungan untuk ini di PS4).

They Are Billions

Ini adalah sebuah game yang harus kamu pelajari dari pengalaman karena tidak ada tutorial. Dengan begitu, kami merasa agak bingung di permainan pertama kami. Setelah beberapa lama, semuanya terasa lebih intuitif, tetapi sedikit panduan di awal tentu akan lebih baik. Misalnya, terdapat sebuah bangunan yang membantumu untuk meriset teknologi baru, tetapi kami melewatkannya di permainan pertama. Seorang narator atau pendamping seperti yang ada di Tropico adalah sesuatu yang akan kami sambut dengan gembira.

Akan lebih baik pula jika terdapat sebuah cerita atau mode campaign untuk memberikan They Are Billions daya tarik yang lebih lama (mode seperti hadir di versi PC yang meluncur bulan lalu, tetapi tidak ada di konsol). Terdapat pula kurangnya karakter selain walikota-walikota baru yang memberimu bonus ketika berhasil mencapai populasi tertentu. Meski begitu, kami sendiri tidak begitu peduli dengan masyarakat di koloni kami.

Grafisnya terlihat hebat untuk sebuah RTS top-down, dengan skema warna kusam yang membawamu ke dalam suasana bencana zombi. Bangunannya juga terlihat bergaya steampunk dan secara visual kami menikmatinya. Tapi dari segi menu sebenarnya bisa ditingkatkan lagi dalam hal ukuran dan kualitas visual. Sama dengan komentar kami tentang teks dalam game, gambarnya terlalu kecil.l Kami menginginkan sebuah opsi untuk menu yang dapat diperkecil atau diperbesar. Kami frustrasi beberapa kali setelah membangun bangunan yang salah atau meriset teknologi yang keliru. Sekali lagi, hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah jika dimainkan di PC dengan layar lebih dekat.

They Are BillionsThey Are Billions

Musik latarnya menghadirkan nuansa yang pas, dan kebanyakan efek suaranya hadir untuk meningkatkan pengalaman grafisnya. Ketika terkena bahaya, para penduduk juga bisa berteriak minta tolong. Pada permainan kami, kami cukup sering melihat mereka terjebak dan terus berteriak. Bunyi ini menjadi begitu mengganggu, jadi kami pun mematikan suaranya.

Secara keseluruhan, dengan segala potensi yang ada, The Are Billions tidak dapat memenuhinya. ia jelas didesain untuk PC dan dirugikan oleh UI yang desainnya buruk untuk televisi. Kami sendiri cukup bersenang-senang dengannya dan cocok untuk para penggemar RTS hardcore di luar sana.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
06 Gamereactor Indonesia
6 / 10
+
Terlihat hebat, seringkali menyenangkan untuk dimainkan, gameplay yang menegangkan.
-
Terlalu sulit, tulisan yang mungil, agak aneh menggunakan controller, tak ada mode campaign di konsol, tak ada tutorial.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

They Are BillionsScore

They Are Billions

REVIEW. Ditulis oleh Roy Woodhouse

Kami telah menjajal versi konsol dari RTS steampunk penuh zombi buatan Numantian Games ini.



Loading next content