Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
The Division 2

The Division 2

Sekuel yang sangat dinantikan ini jelas telah mengalami perkembangan dibandingkan dengan game originalnya, meski tetap memiliki kekurangan klasik untuk genrenya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Ubisoft mendengarkan feedback yang mereka terima setelah peluncuran The Division original, dan telah menghabiskan bulan-bulan berikutnya untuk meningkatkan game yang sudah hebat itu. Dengan keadaan yang seperti itu, kenapa tidak terus saja memolesnya dan menambah konten-konten baru daripada membuat sebuah sekuel? Karena The Division 2 menawarkan sebuah peningkatan besar-besaran yang tidak mungkin dilakukan dalam game pertamanya, dan hasilnya adalah salah satu game looter-shooter terbaik yang ada di luar sana.

Itu adalah sebuah pernyataan yang kuat yang akan sulit kamu yakini selama sekitar 30 menit pertama, karena pada bagian awalnya cerita dan semua karakternya sangat membosankan. Kami kesulitan menjelaskan kenapa kami berada dalam misi yang telah diberikan dan bahkan kami sulit mengingat karakter yang telah memberikan misi tersebut setelah baru dua menit melihat cutscene yang dibuat terlalu dramatis dalam game ini. The Division 2 bercerita tentang pembebasan Washington D.C. tetapi ceritanya terasa dipaksakan dan karakter-karakternya mencoba menutupi hal tersebut dengan menampilkan sikap tanpa kompromi yang jika dibandingkan akan membuat The Expendables terlihat seperti sebuah karya Shakespeare. Untungnya kami tidak memedulikan hal tersebut, karena gameplay adalah segalanya dalam The Division 2.

Coba bayangkan daftar kekurangan The Division dalam kepalamu, dan bersiaplah untuk menghapus sebagian besarnya di saat kita mengeksplor serangkaian perbaikan dan perubahan yang ada pada The Division 2. Mari kita mulai dengan dunianya. Manhattan masih tetap mengesankan dengan gedung-gedung pencakar langitnya yang sangat mempesona dan juga membayangkan luasnya, tetapi Washington D.C. membawa semuanya ke level yang baru.

Tidak peduli kemanapun kamu pergi di ibu kota Amerika ini, setiap sudut dipenuhi oleh detail menarik yang membuat kota tersebut terlihat hidup dan nyata. Seolah-olah serangkaian tempat-tempat bersejarah dan museum tidaklah cukup, lingkungan yang hancur dalam dunia game ini biasanya memiliki beberapa keindahan yang aneh atau membuat heran yang membuat imajinasimu tidak terkendali ketika kamu sedang mencerna cerita yang diceritakan oleh lingkungannya. Apa yang terjadi dengan gadis kecil yang menggambar potret keluarganya sebelum meninggalkan rumah itu begitu tiba-tiba sampai dia meninggalkan boneka teddy bear miliknya di tempat tidur? Kenapa truk itu menabrak toko serba ada itu? Beberapa pertanyaan tersebut sampai batasan tertentu terjawab dalam sebuah rekaman atau dalam sebuah frame tidak bergerak yang disebut Echos, sementara yang lainnya benar-benar tergantung pada imajinasimu. 'Memperlihatkan tetapi tidak mengatakan' berjalan dengan sangat baik dalam situasi-situasi seperti ini, dan itu membuat dunianya terasa nyata, dan realisme semacam ini juga tercermin dalam pertempurannya.

Apakah kamu ingat musuh musuh mengesalkan yang tampaknya mengenakan jaket anti peluru di game original itu? Kebanyakan telah hilang di The Division 2. Kali ini baik kamu maupun musuhmu jauh lebih mematikan. Memang, musuh yang terkuat membuatmu harus menguras beberapa magasin untuk mengalahkan mereka, tetapi rasanya lebih realistis ketika mereka mengenakan apa yang pada dasarnya adalah sebuah blast suit dan kamu harus mengenai bagian-bagian yang berbeda untuk membuka area-area yang rapuh. Dipadukan dengan persenjataan yang benar-benar terasa khas dan rangkaian yang luas dari peralatan yang bisa dimodifikasi, membuat setiap pertarungan menegangkan, dan akan membuatmu merinding jika kamu melakukan sesuatu seperti menembak seorang pengebom bunuh diri dengan pelurumu yang terakhir, dan menyaksikan bagaimana ledakan-ledakan yang mengikutinya menghancurkan kelompok mereka di dekatnya menuju ketiadaan.

Banyaknya variasi musuh dalam game ini membuat setiap pertarungan terasa segar, terutama dengan dunianya yang dinamis mungkin memiliki satu atau dua hal yang dapat berubah. Mungkin faksi musuh yang lainnya akan muncul, memaksamu dan musuhmu yang sebelumnya bukan hanya untuk memperluas fokus tetapi juga beradaptasi dengan strategi musuh yang baru. Tambahkan semua ini dengan sistem cuaca dan siklus siang/malam yang membuatmu harus bertarung di bawah hujan yang lebat, kabut yang ekstrim, hari yang sangat cerah, atau hujan petir, dan kamu pasti tidak akan mengalami pertarungan yang sama dua kali.

The Division 2The Division 2

Satu-satunya permasalahan adalah game ini sebagian besarnya adalah pertarungan. Hampir semua yang kamu lakukan, tugas yang kamu jalani, dan perjalanan dari titik A ke B, berinteraksi dengan sesuatu dan kemudian bertarung melawan sekelompok musuh. Hal ini tidak sejelek game lain dalam genre ini, karena The Division 2 menambahkan bagian-bagian yang menyerupai sebuah puzzle di mana kamu harus mencari cara untuk membuka sebuah pintu yang tertutup atau masuk ke sebuah gedung dengan menggunakan lingkungan dengan cara yang cerdik, tetapi tetap saja ini bukanlah game bagi kamu yang mencari gameplay yang bervariasi di setiap sudut. Bukan sebuah permasalahan yang jadi catatan bagi kami, karena kami menikmati keseimbangan antara pertempuran dan mengasah otak.

Dan ini memang benar adanya walaupun setelah empat puluh jam bermain. Salah satu alasannya adalah bagaimana dunianya berubah seiring aksi yang kamu lakukan. Game-game Ubisoft dikenal karena saling meminjam mekanika yang berbeda di antara mereka, dan The Division 2 telah mengembangkan settlement system dari Far Cry: New Dawn dengan berbagai cara yang memberikan reward. Membunuh semua musuh di banyak Control Point yang tersebar di seluruh kota akan menyerahkannya ke dalam kendali teman-temanmu. Hal tersebut bukan hanya memberimu sebuah respawn point atau fast travel point yang baru, kamu juga akan memiliki orang yang ada di pihakmu berpatroli di daerah tersebut dan memberi bantuan ketika berhadapan dengan musuh. Kamu juga perlu sesekali mengunjungi mereka, karena membagi resource kepada mereka memberimu banyak experience points dan hal-hal berguna lainnya. Memiliki sebuah gameplay loop yang memberikan reward sangat esensial dalam game seperti ini, dan The Division 2 tidak mengecewakan.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Setiap senjata dan perlengkapan memiliki sejumlah atribut dan kegunaan yang sepertinya tak terbatas yang bisa kamu pilih, yang artinya setiap loot yang jatuh membuat jantung kita berdetak sedikit lebih kencang. Tidak ada salahnya juga berkeliling-keliling di kota dan mencari musuh secara acak, loot container, atau salah satu dari banyak aktivitas sampingan. Kurang lebih semua yang kamu lakukan akan memberimu reward dengan cara tersendiri, apakah itu experience point, loot, mata uang dalam game, sesuatu yang menarik, item-item yang bisa digunakan ketika merakit, atau SHD point untuk mengupgrade apa yang kamu miliki. Kami jarang sekali menghabiskan waktu sampai sepuluh menit berkeliling tanpa melihat sesuatu yang membuat kami tertarik yang apakah itu memberikan kami reward berupa pengalaman yang menyenangkan dan/atau peralatan yang bagus, bahkan dalam endgame.

Hal itu karena orang-orang di Ubisoft tidak hanya membesar-besarkan ketika mengatakan bahwa endgame akan menjadi bagian yang esensial dari The Division 2. Ketika kami berbicara dengan direktur game, Mathias Karlson sebelum peluncuran, dia mengatakan bahwa faksi Black Tusk akan disimpan sampai endgame karena akan menyemarakkan suasana, dan memang benar-benar demikian. Kelompok yang benar-benar ahli ini, seperti yang lainnya, memberikan sebuah tantangan yang unik dengan taktik dan peralatan yang mereka miliki. Kamu tiba-tiba harus bertempur dengan drone-drone musuh, anjing-anjing robotik, dan lebih banyak tentara profesional. Kami berpikir bahwa kehadiran kelompok ini yang mengambil alih Control Point dan area-area penting lainnya akan mengacaukan seluruh kesenangan dalam game ini dengan memaksa kami mengulang sesuatu yang telah kami lakukan selama berjam-jam sepanjang campaign, tetapi developer telah membuat semuanya menjadi segar dengan beberapa pilihan yang sangat cerdik. Apa yang disebut sebagai Invaded Mission memiliki beberapa objective baru dan memaksamu mengubah taktik untuk menyesuaikan dengan musuh yang baru, sementara tiga kelas spesialisasi dan persenjataan baru memberimu lebih banyak opsi lagi sehingga ini terasa seperti sebuah game yang baru lagi.

Bahkan kamu bisa berpendapat bahwa The Division 2 dibuat dari game yang benar-benar baru. Kamu memiliki campaign dan juga end game, tetapi jangan lupa juga bahwa kamu memiliki sebuah PvP, Dark Zones. Kami telah menghabiskan seluruh waktu preview berbagi pandangan kami yang sangat positif mengenai medan pertempuran yang sangat mematikan ini, jadi kami tidak akan banyak membahasnya di sini. Menyamaratakan level dari gear membuatnya menjadi sebuah pengalaman yang jauh lebih baik, tetapi kebanyakan dari kita masih akan dihancurkan oleh sebuah tim jika kita masuk ke sebuah area yang dipenuhi beberapa loot terbaik sendirian. Tetapi itu layak untuk dicoba, karena kamu tidak harus mengekstraksi perlengkapan yang kamu temukan untuk mendapatkannya. Kami berhasil menggunakan perlengkapan high-end dengan segera pada beberapa kesempatan, jadi bermain petak umpet dengan rogue atau disavowed agent adalah sebuah opsi yang nyata.

The Division 2The Division 2

Kemudian ada juga mode-mode Conflict: Skirmish dan Domination. Ini bukanlah sesuatu yang kami cari dalam game seperti ini, tetapi kami bisa menghargai fakta bahwa mereka akan membuat banyak dari kita terhibur selama berjam-jam karena betapa baiknya senjata terasa dan adanya aksi terus-menerus. Mode-mode ini mengajakmu keluar kota ke beberapa lokasi baru, tetapi kami harus mengatakan bahwa kami lebih menyukai ketidakpastian dan atmosfer di Washington D.C. itu sendiri.

Ketika kami berbicara mengenai bagian-bagian yang kurang fantastis dari The Division 2, mari kita perjelas bahwa game ini memiliki beberapa kekurangan. Game dengan dunia bersama yang kompleks selalu kesulitan melawan berbagai permasalahan teknis, tidak terkecuali game ini. Walaupun secara mengejutkan game ini stabil (kami memainkannya di Xbox One), tetapi kami menemukan beberapa musuh yang tidak merasakan tembakan kami dan kadang-kadang karakter kami tiba-tiba mati beberapa detik setelah tertembak; dua hal yang sangat membuat frustrasi ketika hal itu terjadi. Kemudian ada juga keadaan di mana skill kami tiba-tiba direset tepat setelah diaktifkan, dan sering kali menempatkan kami dalam situasi yang rumit (Ubisoft telah mengatakan bahwa update server kemarin telah membuat hal ini lebih jarang terjadi dan update yang akan datang akan memperbaiki hal ini sepenuhnya). Ditambah lagi beberapa crash server, gerbang yang tertutup memaksa kami untuk merestart msi-misi dan juga beberapa permasalahan audio, itu adalah beberapa hal yang mungkin akan membuatmu keluar dari game ini.

Tetapi tetap saja, seperti yang mungkin telah bisa kamu simpulkan sejak paragraf pertama, kekesalan tersebut akan hilang terbawa angin tak lama kemudian. The Division 2 telah benar-benar meningkat dalam segala hal dari game originalnya, dan game ini sangat memukau baik dalam tampilan visualnya maupun dalam gameplaynya. Washington D.C. terlihat indah dan beragam, sementara pada saat yang sama penuh dengan berbagai hal yang bisa dilakukan, yang masing-masing memberi reward dengan caranya sendiri, mulai dari prolog sampai berjam-jam yang kamu habiskan dalam endgame setelah layar credit muncul. Game RPG online memiliki cerita yang mudah dilupakan, beberapa kesalahan teknis, dan sebuah gameplay yang terasa sedikit berulang-ulang walaupun menawarkan lebih banyak variasi daripada game-game lain yang memiliki gaya yang sama, tetapi kekurangan ini tidak mengubah fakta bahwa The Division 2 jika bukan salah satu maka adalah game looter-shooter yang terbaik dalam beberapa tahun ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
The Division 2The Division 2The Division 2
09 Gamereactor Indonesia
9 / 10
+
Dunia yang indah dan hidup, persenjataannya terasa hebat, variasi musuh yang baik, loot system yang baik dalam memberikan reward.
-
Cerita yang membosankan, gameplay yang dalam hal tertentu berulang-ulang, beberapa gangguan teknis.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

The Division 2Score

The Division 2

REVIEW. Ditulis oleh Eirik Hyldbakk Furu

Sekuel yang sangat dinantikan ini jelas telah mengalami perkembangan dibandingkan dengan game originalnya, meski tetap memiliki kekurangan klasik untuk genrenya.

Loading next content