Switch OLED konon memakan biaya $10 (sekitar Rp 140.000) lebih mahal untuk diproduksi - - Gamereactor
Indonesia
Gamereactor
berita

Switch OLED konon memakan biaya $10 (sekitar Rp 140.000) lebih mahal untuk diproduksi

Tapi dijual dengan harga $50 (Rp ~700.000) di atas model biasa

Minggu lalu, Nintendo mengumumkan model terbaru Nintendo Switch. Perangkat yang menjagokan layar OLED dan beberapa pembaharuan kecil ini akan dirilis seharga $350 (~Rp 4.900.000,00), sedikit lebih mahal dari harga Switch biasanya saat ini (sekitar $300 atau Rp 4.200.000,00). Perbedaan harga yang lumayan mengingat perangkat baru ini tidak menawarkan peningkatan performa.

Parahnya lagi, laporan Bloomberg baru-baru ini menunjukkan bahwa Nintendo hanya perlu mengeluarkan modal tambahan $10 untuk memproduksi Switch baru ini. Jadi meski naik harga $50 untuk layar dan penyangga yang lebih baik, plus kehadiran port ethernet, biaya yang diperlukan Nintendo hanya seperlimanya.

Berdasarkan laporan ini, layar OLED dari Samsung berharga $3-5 (~Rp 42.000,00-Rp 70.000,00) satunya, penyimpanan internal (64GB) sekitar $3.5 (~RP 49.000,00), dan penyangga baru dengan ethernet port beberapa dolar.

Biasanya ketika kita mendapatkan model konsol terbaru yang lebih mahal di lini yang sama, misalnya Xbox One X atau PlayStation 4 Pro, kita diberikan peningkatan performa bersama dengan keuntungan lainnya untuk menjustifikasi peningkatan harga. Tapi, Nintendo sepertinya menggunakan pendekatan lain. Dengan pengumuman Steam Deck besutan Valve baru-baru ini, yang nampak seperti tabuhan genderang perang terhadap Switch, kami bertanya-tanya apakah Switch Pro dengan peningkatan performa yang gosipnya sudah berhembus sejak lama akhirnya akan benar-benar hadir.

Switch OLED konon memakan biaya  (sekitar Rp 140.000) lebih mahal untuk diproduksi


Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.