Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
teks gadget

SteelSeries Arctis 9X

SteelSeries percaya bahwa mereka telah membuat headset Xbox terbaik di pasaran, tapi apakah itu benar?

Tak diragukan lagi bahwa SteelSeries memiliki kemampuan untuk menghadirkan kualitas prima untuk suara wireless, jadi kami agak terkejut ketika perusahaan itu melakukannya dengan cara yang sedikit berbeda ketika mendesain dan membuat produk khusus untuk Xbox.

Inti dari headset ini adalah desain Arctis yang sudah baik dikenal; halus, sederhana, dan, untuk kasus ini, didasari penuh pada headset Arctis 7 yang sudah nirkabel dan memiliki Bluetooth, minijack, dan sebuah pemancar.

Headband-nya menggunakan baja, membuatnya kokoh dan stabil. Bagian elastisnya membuat headset ini dapat digunakan dengan berbagai ukuran kepala, dan untuk 9X ini, dibubuhi dengan warna hijau ala Xbox.

Steelseries Arctis 9X

Headset ini dilengkapi dengan mikrofon ClearCast yang dapat dimasukkan ke dalam earcup. Meski ada terasa sedikit kompresi, suaranya sendiri bersih, dengan noise yang rendah bahkan jika dibandingkan dengan headset berkabel. Kami sendiri sejujurnya tidak ingat menguji mikrofon lebih bagus daripada ini untuk sebuah headset nirkabel.

Earcup-nya sendiri menggunakan material jala seperti biasa, yang jalinannya lebih padat dibandingkan kebanyakan produk dan sangat nyaman dalam pemakaian lama. Sirkulasi udaranya tidak selancar kebanyakan, tapi pengurangan noise pasifnya berada di level yang sama dengan kulit imitasi.

Kualitas suara masih menjadi kekuatan dari SteelSeries. Bersih, linier, dinamis, dan transparan. Meski begitu, ia juga bisa terdengar nyaring meski nirkabel, jadi berhati-hatilah. Headset ini adalah satu dari sedikit yang dapat mengawinkan kualitas suara dengan harga 180 pounds.

Ketahanan baterai sangat bergantung pada tingkat tekanan suaranya. Meski kami masih sangat menginginkan headset dengan pengisian ulang nirkabel, kami tak dapat membantah bahwa kami terkesan dengan Arctis 9X. Meski dengan Bluetooth dan nirkabel di waktu yang sama - ya, kamu bisa melakukannya dan kamu bisa menjawab telepon sembari bermain - kami menghabiskan dua hari, kurang lebih 18 jam, hingga baterainya harus diisi kembali. Kami juga memainkannya cukup nyaring, jadi dengan penggunaan normal seharusnya tidak ada masalah untuk mencapai penggunaan 20 jam yang diiklankan.

Steelseries Arctis 9X

Indikator baterai di Xbox sayangnya tidak berguna dan kami tidak dapat mencari sebuah cara lain untuk membaca tingkat baterainya bahkan menggunakan dongle nirkabel melalui software SteelEngine di PC. Mungkin ini karena bagaimana dongle itu bekerja. Saran kami adalah adanya sebuah indikator LED untuk iterasi di masa depan.

Kenyamanan jelas menjadi prioritas dan desain suspensinya telah diperbaiki. Ia tampil dan berfungsi dengan modern dan pada dasarnya dapat mengatur sendiri. Earcup-nya agak lebih ketat dibandingkan dengan Arctics Pro Series, tapi kami pikir itu adalah sebuah peningkatan kecil yang menguntungkan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jaringnya memberikan ventilasi yang lebih sedikit dibandingkan dengan earcup berbasis jaring lainnya, tapi kamu tetap dapat bermain selama berjam-jam tanpa masalah.

Steelseries Arctis 9X

Headset ini sendiri tampaknya dibuat dengan menghilangkan kabel minijack dan pemancar, lalu memasukkan pemancar nirkabel Xbox ke dalamnya bersama sebuah chip Bluetooth. Maka dari itu, headset ini terintegrasi sepenuhnya dengan ekosistem Xbox, dan kamu bahkan bisa menyalakan konsol ini melalui headset. Keren. Pemasangannya bekerja layaknya sebuah controller, yang memang agak rumit, tapi tentunya bukan salah SteelSeries.

Tak tersedia kabel mini-jack di dalam paketnya, jadi penggunaan analog mengharuskan kamu untuk membeli kabelnya sendiri. Kami juga terkejut dengan kurangnya pemancar nirkabel di dalam boks, yang bisa berguna bagi pengguna PC untuk menggunakan kemampuan headset ini brilian untuk terkoneksi secara bersamaan dengan Blutooth dan nirkabel secara bersamaan. Kami benar-benar berharap SteelSeries menambahkan sebuah kabel dan sebuah dongle di paketnya sehingga ia sudah siap untuk dipakai di berbagai platform.

Steelseries Arctis 9X

Bagian Bluetooth bekerja dengan baik. Kami ingat menguji headset berkabel yang menawarkan penggunaan bersama dengan Bluetooth, tapi tak pernah nirkabel dan Bluetooth secara bersamaan - ini brilian dan kami berharap ini akan menjadi standar industri ke depannya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ini adalah headset dengan suara netral, yang membuatnya berbeda dari yang lain. Dengan reproduksi suara yang terbuka dengan resolusi tinggi untuk jangkauan harganya. Ini mungkin bukanlah sebuah Sennheiser HE1, tapi sulit bagi kami untuk mengingat ada headset nirkabel dengan suara lebih baik.

Jadi kesimpulannya cukup sederhana. Cukup mengganggu bahwa seseorang memutuskan untuk tidak memasukkan sebuah dongle atau sebuah kabel analog di dalam paketnya untuk headset seharga 180 pounds ini, tapi itu tidak mengubah fakta bahwa ia menyediakan performa mikrofon nirkabel yang impresif, suara yang brilian, kenyamanan, plus ketahanan baterai yang lama.

09 Gamereactor Indonesia
9 / 10
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

SteelSeries Arctis 9X

SteelSeries Arctis 9X

TEKS GADGET. Ditulis oleh Kim Olsen

SteelSeries percaya bahwa mereka telah membuat headset Xbox terbaik di pasaran, tapi apakah itu benar?



Loading next content