Gamereactor



  •   Indonesia

Log in member
Gamereactor
Berita dunia

Robot humanoid bisa menjadi pencegah baru untuk perang, menurut CEO teknologi

Atau mereka bisa menjadi cara baru di mana pertempuran dilakukan di garis depan.

HQ

Peperangan modern telah menghilangkan banyak aspek pribadi dari perang. Serangan drone dan rudal masih memiliki efek merusak pada orang dan kota, tetapi penggunaan pasukan darat telah berkurang dari waktu ke waktu. Ini bisa berubah, tetapi bukan manusia yang meletakkan sepatu bot ke tanah.

Itu dalam visi Sankaet Pathak untuk masa depan. CEO dan salah satu pendiri start-up Foundation Robotics saat ini sedang mengerjakan model kedua dari robot Phantom, mesin yang dirancang tidak hanya untuk penggunaan sipil, tetapi juga sebagai alat militer.

Foundation Robotics mengklaim sebagai satu-satunya perusahaan AS yang berfokus pada pengembangan robot untuk berbagai aplikasi militer. Berbicara kepada BBC, Panthak menjelaskan dia percaya bahwa "persenjataan garis depan" dan mempersenjatai robot dapat mengurangi kerusakan tambahan, serta menjaga tentara manusia dari bahaya. Panthak mengatakan China sudah mengejar teknologi ini, dan sudah saatnya Barat terus mengikutinya.

Sampai saat ini, teknologi tidak ada untuk memiliki legiun tentara otonom. Fungsionalitas tangan Phantom perlu ditingkatkan, membutuhkan baterai yang lebih kuat, dan kemampuan untuk berdiri kembali saat jatuh. Model baru akan meningkatkan formula Foundation, tetapi kita mungkin tidak perlu khawatir tentang tentara robot dalam waktu dekat.

Robot humanoid bisa menjadi pencegah baru untuk perang, menurut CEO teknologi

Post ini memiliki tag:

Berita duniaAmerika Serikat


Loading next content