LIVE

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Live broadcast
Iklan
logo hd live | Observation
Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Gamereactor Indonesia
review
Apex Legends

Apex Legends

Respawn Entertainment kembali dengan sebuah shooter battle royale yang menaikkan standar genrenya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Titanfall 2 adalah salah satu game shooter AAA paling diremehkan yang telah kami mainkan dalam beberapa tahun ke belakang, setidaknya dalam hal bagaimana performa game ini dalam hal penjualan. Bersaing dengan game-game besar tahun 2016, game ini tidak berhasil menarik audiens yang sebenarnya layak mereka dapatkan. Sejak saat itu, game shooter dari Respawn menghilang dengan segala pertanyaan yang muncul atas kelangsungan seri pendatang ini. Sekarang, setelah dua tahun berlalu, studio ini kembali dengan Apex Legends, dan inilah saatnya untuk membenahi kekacauan dan membuat Respawn kembali dikenal.

Pertama-tama, seperti yang pastinya sudah kalian tahu, game ini bukanlah Titanfall 3. Tidak ada mesin-mesin jatuh dari orbit, tidak ada campaign single-player, tidak ada multiplayer skuad berskala kecil, dan kamu tidak perlu berlari-larian di permukaan tembok. Apex Legends adalah sebuah shooter battle royale yang memiliki dasar yang sama dengan PUBG dan Fortnite, tapi berlatar beberapa tahun setelah event di Titanfall 2. Walaupun pastinya ini bukan kelanjutan cerita dari game tersebut, ini adalah kerangka di mana sisa gamenya menggantung, dan latarnya bekerja dengan baik.

Game ini juga bisa dikatakan sebagai sebuah hero shooter seperti Overwatch, atau mungkin lebih ke Realm Royale. Yang mana pun itu, intinya terdapat delapan karakter legenda yang tersedia saat peluncuran, enam yang sudah siap dimainkan setelah kamu mengunduh kliennya, dan dua lagi yang dapat dimiliki entah dengan kredit in-game atau uang tunai. Hal tersebut bisa diangkat untuk membahas salah satu isu kami dengan game ini, yang mana adalah seputar harga dari beberapa item pelengkap dalam game. Walaupun dua karakter tambahan yang dapat dimainkan, Caustic dan Mirage, dapat dibeli dengan harga yang masuk akal (kamu bisa membeli keduanya dengan harga sekitar Rp300.000), beberapa skin senjata bernilai terlalu mahal, harganya lebih dari nominal akumulasi dari kedua karakter legenda tersebut.

Apex LegendsApex Legends

Namun pada akhirnya, dalam sebuah game yang gratis dimainkan seperti ini, item kosmetis yang mahal tidak menjadi masalah yang menonjol. Mengingat seberapa menyenangkannya Apex Legends tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun, kami tidak akan mengoceh lebih banyak agar kamu, wahai para pembaca, tidak terdistraksi dari fakta bahwa Respawn Entertainment telah menciptakan salah satu shooter battle royale terbaik yang pernah diciptakan. Game ini dengan mudahnya bersaing dengan game besar seperti Fortnite, dan kompetitor yang baru-baru ini melonjak seperti Call of Duty: Blackout.

Menggunakan beberapa hal dari game sebelumnya menandakan bahwa dasar ceritanya sudah ada di sana, dan itu bagus karena Respawn tidak perlu lagi berusaha untuk melakukan sebuah pengenalan dan sudah ada pemain yang tenggelam dalam dunia game tersebut. Terlebih lagi, gunplay yang bekerja sangat baik di Titanfall 2 pun digunakan dalam Apex Legends, walaupun tidak ada wall-running dan double jump, dan tidak ada mesin metal raksasa dalam pertempuran, yang artinya game ini terasa seperti game yang baru dan bukan Titan Royale.

Di luar latar sci-fi jauh di masa depan dalam game ini, hal yang sangat membedakan Apex dari game lain adalah struktur pertandingannya. Game ini secara eksklusif (setidaknya saat penulisan) adalah game untuk tim tiga pemain dan tidak ada pilihan untuk bermain solo, duo, atau tim lebih dari tiga pemain. Tapi, seperti kata pepatah lama, tiga adalah angka ajaib. Batasan ini memastikan setiap pertempurannya jauh lebih taktis ketimbang shooter tipikalmu dengan last player standing-nya. Kamu pun tidak bisa memilih karakter yang sama dengan pemain lain dalam timmu, yang artinya kamu akan cukup sering memainkan kombinasi yang berbeda yang nantinya akan membuka opsi taktik yang baru untuk timmu.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Apex Legends
Apex LegendsApex LegendsApex Legends