Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
review
God Eater 3

God Eater 3

Bandai Namco telah meramu sebuah game yang terbuat dari bahan-bahan yang entah bagaimana saling memangsa.

Facebook
TwitterReddit

Istilah dalam God Eater 3 memiliki dunianya sendiri, bahkan rasanya sedikit rumit untuk menjelaskan game ini dengan kata-kata kami sendiri. Serial ini memaparkan cerita mengenai konflik antara ras manusia yang lemah dan bentuk kehidupan biologis yang superior. Sel-sel yang bertindak secara independen, yang mengurai semua yang bersentuhan dengannya telah menginvasi Bumi dan melepaskan abu beracun sebagai bagian dari serangan mereka, abu yang sekarang telah menutupi sisa-sisa dari dunia kita yang sekarat.

Sel-sel ini juga menggabungkan diri mereka untuk membentuk makhluk-makhluk besar yang harus kita hadapi, dan bagaimana cara mengalahkan sesuatu yang bahkan tak bisa kamu sentuh? Tetapi kita sudah menemukan sebuah jawaban untuk teka-teki tersebut dan membayar dengan mahal untuk bisa menangani ancaman tersebut. Apa yang disebut sebagai AGE (Adaptive God Eaters) adalah hasil dari sebuah rangkaian percobaan non manusiawi, dan kita memainkan salah satu dari unit spesial ini dalam game aksi terbaru dari Bandai Namco.

God Eater 3God Eater 3

Sejak sangat awal, game ini telah membuat kami mengerti siapa kami dan apa peran kami di mata manusia-manusia yang tersisa, meski apa yang telah dikorbankan oleh anggota AGE. Dalam hal ini, God Eater 3 menceritakan tentang cerita pahlawan klasik dari sebuah karakter yang melampaui kemampuan dari orang-orang sebangsanya dan menjadi harapan bagi orang lain. Sayangnya, game ini sepertinya tidak terlalu peduli untuk menceritakan ceritanya sendiri, yang menjadi penyebab adanya beberapa kekosongan narasi yang bisa dilihat dari sebuah game yang menawarkan gameplay sekitar 25 sampai 30 jam ini.

Begitu banyak bagian dari narasinya yang diabaikan oleh gameplay. Penyebab dari hal ini adalah desain misi-misi gaya lama yang diambil langsung dari game-game awal Monster Hunter. Hanya ada satu tipe misi yang walaupun sampai tingkatan tertentu bervariasi, tetapi hanya bisa dimainkan dalam batasan tertentu. Ketika God Eater 3 mencoba menceritakan sebuah cerita yang menggugah dan emosional mengenai seluruh permasalahan manusia, game ini membuat kami terus membantai monster-monster raksasa yang disebut Aragami, dan ada sesuatu yang terputus antara cerita dan gameplay.

God Eater 3God Eater 3

Narasinya terpecah-pecah di beberapa bagian oleh misi-misi berburu yang ditempatkan secara acak, dan kami merasa frustasi ketika kami harus memainkan penugasan yang lebih lanjut untuk merasakan bagian cerita yang berikutnya. Di sisi lain, pengalaman bermain kami juga ditandai dengan fakta bahwa sama sekali tidak ada perkembangan narasi sampai serangkaian skenario yang ditempatkan secara tidak masuk akal telah diselesaikan. Sayang sekali God Eater 3 tidak ingin memberikan sebuah pengalaman bermain yang utuh dan dengan begitu hanya memiliki sedikit kekuatan. Game ini jarang sekali berhasil memberikan ketegangan atau makna, dan ketika berhasil, hal tersebut tidak pernah bertahan lama. Dan seluruh gameplay dan cerita yang terpecah-pecah itu tidak dapat disatukan dan diperbaiki, yang bisa membuat bahkan fans setianya pun merasa tidak puas setelah memainkannya.

Bagi orang-orang yang sangat setia dengan serial ini pasti sudah mengenal sebagian besar dari hal-hal tersebut, karena ceritanya selalu menjadi samaran untuk menarik pendatang baru ke dalam pusaran gameplay yang sangat seru. Hal ini masih berhasil, di mana kami dibangkitkan di dalam satu dari hanya sepuluh map dan harus membunuh musuh-musuh yang ditugaskan secara acak. Ada beberapa lokasi resource yang telah ditentukan sebelumnya, sebuah timer ketika mendekati akhir permainan, dan serangkaian reward jika kita berhasil dalam misi, yang pada akhirnya menambah kreasi atau pengembangan dari persenjataan kami.

God Eater 3God Eater 3
God Eater 3God Eater 3
Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.