Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
review
Kingdom Hearts III

Kingdom Hearts III

Akhirnya waktu itu telah tiba untuk entri utama ketiga dari seri Kingdom Hearts ini. Apakah sepadan dengan penantian kita?

Facebook
TwitterReddit

Beberapa game memiliki takdir yang berbeda, dan beberapa di antaranya ditakdirkan untuk tidak dirilis. Kehisterisan Half-Life 3, pembatalan Star Wars 1313, dan misteri Tekken X Street Fighter hanyalah beberapa contoh game berpotensi tapi tidak pernah dirilis. Namun, terkadang, sebuah game mistis yang direcoki oleh kehebohan dan tuntutan publik akhirnya memutuskan untuk dirilis - biasanya terlambat atau berakhir mengecewakan. Kingdom Hearts III adalah salah satu game mistis ini. Tapi, game ini tidak gagal seperti yang biasa terjadi, Kingdom Hearts III adalah demonstrasi akhir dari tim bertalenta yang bekerja keras untuk memenuhi potensi dan menciptakan sesuatu yang betul-betul spesial. Singkatnya, setelah bertahun-tahun lamanya, Kingdom Hearts III adalah pencapaian penting dalam beragam lanskap JRPG. Sekarang, kami akan menceritakan tepatnya kenapa sekuel ketiga dari seri ini melebihi apa yang diharapkan. Kingdom Hearts III akhirnya hadir.

Game ini bahkan belum dimulai ketika Square Enix memutuskan untuk menghargai para pemain lama franchise ini yang telah kembali. Setelah beberapa kemunculan singkat dari logo Disney, Pixar, dan Square Enix, lagu yang indah dari Hikaru Utada "Don't Think Twice" mulai berdendang, diikuti dengan potongan adegan dari semua game Kingdom Hearts terdahulu - selain game mobilenya. Bagi mereka yang telah mengikuti seri ini sejak dulu atau mulai mengikutinya sejak perilisan-perilisan ulang, pasti akan merinding dan kegembiraan akan bertambah ketika akhirnya bisa memainkan Kingdom Hearts III. Sebelum memulai petualangan dan menekan "New Game", Square Enix tanpa ragu mengutarakan pernyataan yang jelas pada para pemain: Kingdom Hearts telah kembali.

Kingdom Hearts III adalah proyek "abadi" kedua yang akhirnya hadir di konsol generasi saat ini setelah bertahun-tahun lamanya; yang pertama adalah Final Fantasy XV. Ketika FFXV rilis tahun 2016 setelah pengembangan selama satu dekade lamanya, game ini menampilkan kalimat A Final Fantasy for fans and first-timers menegaskan niat dari para developer, bahwa game ini harus mendapatkan penggemar baru untuk serinya dan juga mempertahankan fanbase mereka yang sudah ada. Kingdom Hearts III memiliki niat yang sangat berbeda. Awal game babak ketiga ini bertempat di akhir cerita Kingdom Hearts Dream Drop Distance dan mendatangkan kebingungan baik pada para pemain baru maupun mereka yang pengetahuan Kingdom Hearts-nya terbatas hanya pada game ke-1 dan ke-2. Malahan, 3-4 jam pertama dari Kingdom Hearts III hadir untuk orang-orang tertentu saja, tidak mencoba untuk menyuguhkan daya tarik yang lebih luas dan umum. Sama seperti beragam pendapat tentang Kingdom Hearts II yang alurnya lamban di jam-jam pertama, sekuelnya pun mungkin akan mendapatkan pendapat yang sama nantinya. Walaupun demikian, narasinya tidak lagi terlalu membingungkan seiring dengan progres cerita dan Square Enix berhasil menyederhanakan beberapa ide gila yang ada di game lain.

Kingdom Hearts III
Kingdom Hearts IIIKingdom Hearts IIIKingdom Hearts III

Singkatnya, Kingdom Hearts III melanjutkan petualangan magis Sora, Donald Duck, serta Goofy dan mereka berpetualang dari satu tempat ikonik Disney World ke tempat-tempat selanjutnya. Kali ini, mereka harus mengumpulkan dan melacak "the guardians of light" untuk membantu mereka di pertarungan akhir dengan Xehanort dan Organization XIII miliknya. Premis inti dari narasinya mudah untuk diikuti, sama sekali tidak berbelit-belit seperti bagaimana seri ini telah dikenal. Sangat direkomendasikan untuk bermain Kingdom Hearts Birth by Sleep terlebih dahulu atau setidaknya mengetahui event-event dalam prolognya. Meskipun awal ceritanya lambat dan menjadi bab ke-11 dalam seri ini, Kingdom Hearts III masih menceritakan dongeng yang menarik dan mempesona selama 40 jam cerita dan permainannya. Pemain akan menghadapi banyak emosi sebelum kredit akhir, menangis, tertawa, meringis, berduka, dan menyaksikan satu pengungkapan dan kejutan satu dan yang lainnya. Kingdom Hearts III adalah perpaduan indah antara sebuah JRPG besar, tragedi Yunani, dan keajaiban Walt Disney. Memang terdengar gila, tapi betul-betul berhasil menyajikan game yang luar biasa. Dalam hal konten, ceritanya selesai dan tidak menggantung, sehingga tidak perlu menunggu DLC berikutnya atau menjadi model "game sebagai layanan" yang kontroversial.

Fitur paling utama dari game-game Kingdom Hearts adalah bagaimana karakter-karakter seperti Sora dan krunya bertemu di perjalanan. Bisa dibilang hal yang sama pun terjadi di game ketiga ini. Kali ini, Square Enix telah meningkatkan dinamika dan senda gurau antara Sora, Donald, dan Goofy lebih dalam lagi. Pemain akan benar-benar merasakan persahabatan dan persaudaraan mereka yang erat, terutama Sora dan Donald yang menyenangkan untuk disaksikan dalam progres narasinya. Bahkan lebih banyak pujian harus diutarakan untuk karakter-karakter Disney lainnya. Woody dan Buzz dari Toy Story memiliki watak yang identik dengan watak mereka di film dan hampir terasa seakan-akan mereka diambil langsung dari filmnya. Flynn Rider dari Tangled juga unik dan sedikit sombong ketika berbicara dengan Donald dan Goofy. Kekecewaan yang nyata hanya pada karakter Frozen yang tidak terlalu banyak mendapatkan adegan seperti yang diharapkan, semata-mata hanya bergantung pada adegan-adegan dari filmnya.

Perhatian Square Enix untuk mendapatkan banyak pengisi suara karakter original membuat karakter-karakter tersebut terasa hadir dan unik. Nama-nama seperti James Woods, Zachary Levi dan T.J. Miller semuanya memainkan peran mereka dalam game. Omong-omong tentang suara-suara ikonik, Kingdom Hearts III menghadirkan musik-musik yang benar-benar ajaib. Berkenaan dengan kedua warisan melodi terbaik dari Kingdom Hearts I dan II, serta menghadirkan melodi baru yang menarik, game ini adalah game yang nyaman dan menyenangkan tak hanya untuk dimainkan tapi juga untuk didengar. Perasaan nostalgia akan hadir ketika nada-nada klasik berputar selama event dan aktivitas utama tertentu. Bagi kami, sulit untuk tidak bersenandung ketika mendengar komposisi lagu ikonik "You Got a Friend in Me" dari Toy Story atau menutup mata dan mendengarkan musik dari Big Hero 6.

Kingdom Hearts III
Kingdom Hearts IIIKingdom Hearts IIIKingdom Hearts III
Kingdom Hearts III
Kingdom Hearts IIIKingdom Hearts IIIKingdom Hearts III
Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.