Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
review
Below

Below

Akhirnya, kita bisa menjelajahi apa yang ada di bawah...

  • Teks: Kieran Harris
Facebook
TwitterReddit

Sebuah proyek yang pembuatannya memakan waktu lima tahun, Below adalah sebuah game bergenre roguelike yang sangat menantang yang membawa para pemainnya menjelajahi kedalaman yang suram dari jaringan gua-gua yang luas. Game ini menampilkan permadeath, procedural generation, dan ornamen-ornamen yang sudah biasa tetapi juga dikemas dalam elemen-elemen merakit dan survival yang lebih mempertegas tantangannya dan memberikan penekanan di luar pertarungan. Game ini mungkin tidak diperuntukkan bagi semua orang karena backtracking yang berlebihan dan sama sekali tidak adanya instruksi, tetapi kami merasa bahwa ada banyak hal tersembunyi yang bisa dinikmati di kedalamannya jika kamu merasa harus terus maju dan menjelajah.

Petualanganmu dimulai ketika kapalmu menghantam garis pantai yang diguyur hujan di sebuah pulau yang misterius. Kamu segera berlindung dari badai yang mengamuk di luar dan mulai menuruni sistem gua yang gelap yang ada di bawahmu. Pada titik ini tidak jelas siapa dirimu, apa tujuanmu, atau ke mana kamu akan pergi. Pengembang Capybara dengan sengaja mempertahankan elemen-elemen ini agar tetap bersifat ambigu dan benar-benar tergantung pada pemain untuk memahami mekanika-mekanika seperti menciptakan sesuatu, survival, dan pertarungan. Dalam beberapa jam pertama akan kamu habiskan untuk mempelajari dasar-dasar ini dan membuat banyak kesalahan fatal yang akan mulai membentuk gaya bermain supaya kamu bisa melanjutkan pencarian bahkan lebih jauh.

Formula Below menampilkan sedikit aroma Zelda karena perspektif top-down yang dimilikinya, penjelajahan dungeon dan pertarungan pedang jarak dekat, tetapi game ini juga memiliki daya tarik menyeramkannya sendiri. Penjelajahan adalah fokus umum di mana (seperti yang biasa diberikan bagi para petualang) tidak ada yang benar-benar jelas dan faktor pendorong utamanya adalah misteri apa yang mungkin akan kamu temui dalam perjalananmu ke bawah. Setiap playthrough dibangun secara prosedural untuk mengganti layout dari setiap lantai dan membantu membuat game ini tetap segar dan memperkuat rasa penemuan di setiap petualangannya. Hal ini sangat penting karena adanya permadeath dalam game ini dan kamu harus kembali lagi sangat jauh dari awal ketika akhirnya kamu terpeleset dan mati.

Below

Pertarungan dalam Below bisa terasa sangat sulit karena satu serangan bisa membuatmu kehabisan darah jika kamu tidak memiliki persediaan perban. Ini terasa juga seperti sebuah dorongan bagi para pemain karena serpihan cahaya yang dijatuhkan oleh musuh merupakan sesuatu yang vital untuk melakukan fast travel dan menerangi area-area yang sangat gelap. Pertemuan dengan musuh biasanya terjadi di tempat yang sempit sehingga memaksa para pemain untuk memahami musuh dan memperhitungkan waktu yang tepat untuk menghindari serangan dan juga menyerang jika diperlukan. Survival juga memainkan peranan yang vital dan kamu harus mengatur level-level seperti makanan dan persediaan air, begitu juga menyiapkan perban untuk menutupi luka-luka yang baru. Kamu juga harus mempertahankan sumber cahaya, baik itu dari lenteramu atau membuat sebuah obor, karena lorong-lorong gua itu sangat gelap dan jika kamu tidak bisa melihat apa yang ada di depanmu, kamu bisa jatuh ke dalam perangkap berduri.

Ancamannya semakin meningkat ketika kamu turun semakin jauh ke kedalaman dengan layout dari lantainya yang semakin kompleks, ada juga elemen-elemen yang lebih sulit seperti hawa dingin dan musuh-musuh yang memerlukan perhatian lebih dengan gerakan melesat dan serangan-seranganmu. Dikarenakan hal tersebut, kamu harus mengandalkan metode untuk bisa melanjutkan perkembanganmu ketika kamu mati, dan Below memiliki beberapa opsi walaupun permadeath merupakan bagian yang kuat dalam DNA-nya. Serupa seperti dalam Dark Souls, kamu bisa menemukan jalan pintas untuk bisa mencapai kembali lantai di mana kamu berada, dan ada juga campfire yang bisa kamu dapatkan dengan menghabiskan 25 serpihan cahaya yang bisa digunakan sebagai titik fast travel. Tetapi harus diingat bahwa checkpoint-checkpoint ini hanya bisa digunakan sekali saja, jadi jika kamu telah menggunakannya, mereka tidak bisa digunakan lagi pada playthrough berikutnya.

Kami secara konstan berada dalam sebuah konflik internal di saat melaju dalam Below. Kami harus bergerak cepat supaya kebutuhan vital kami tidak terkuras, tetapi kami juga harus menggunakan waktu untuk bisa menemukan sebuah shortcut dan kami harus mengalahkan musuh-musuh untuk mendapatkan light orb, tetapi kami juga harus menjauhinya untuk menghindari tindakan yang berakibat fatal. Hal ini membuat setiap keputusan terasa sangat krusial dan memaksa kami untuk bermain dengan jeli karena merasa hanya terpisah dari kematian dengan sebuah keputusan yang salah. Kematian terasa selalu mengintai, tetapi itu mendorong kami untuk menjadi semakin cerdik dengan mempelajari resep racikan yang baru, bereksperimen dengan senjata jarak jauh, dan menahan godaan untuk terburu-buru. Kekurangannya di sini adalah Below sering terasa seperti sebuah urusan yang membuat stress dan sangat sulit untuk bisa terus melaju lebih dari sebuah playthrough dalam satu waktu.

BelowBelow

Minimalis mungkin merupakan kata yang tepat untuk menggambarkan tampilan artistik below baik dalam tampilan visual maupun dalam musiknya. Setiap lorong gua baru yang kami telusuri berwarna hitam dan diselimuti kabut tebal menciptakan sebuah kontras yang indah dengan obor yang dibawa oleh pemain dan nuansa merah dari musuh-musuh. Musik yang disediakan oleh penulis lagu, Jim Guthrie memperkuat hal ini dan suara alunan synthesisers dan petikan gitar yang lembut mampu mereplika perasaan terisolasi dan rasa ngeri. Kadang-kadang musiknya benar-benar hilang dan fokusnya beralih kepada desain audio yang bisa terasa indah dan berbeda ketika mempertegas suara api unggun,suara hembusan angin dan langkah kaki musuh-musuhmu dari kejauhan.

Walaupun terasa sangat sulit dan tanpa kompromi, kami masih bisa bersenang-senang dalam memainkan Below. Tingkat kesulitannya yang tanpa ampun memaksa kami beradaptasi dan memberikan perhatian secara konstan terhadap aksi-aksi kami dan konsep yang ambigu yang dipadukan dengan gaya visualnya yang berani mendorong kami untuk mengeksplorasi lebih dalam lagi. Backtracking yang berlebihan dan kurangnya instruksi mungkin tidak cocok untuk semua orang, tetapi kami jelas tidak akan menyarankan melewatkan game indie yang menawan ini jika kamu adalah seorang fans klasik dari Zelda yang mencari sebuah tantangan.

08 Gamereactor Indonesia
8 / 10
+
Sangat menantang dan tak kenal ampun. Gaya seni yang minimalis dan indah. Desain suara yang hebat. Menciptakan keseimbangan antara kebutuhan akan survival dan mengeksplorasi areanya secara utuh.
-
Terlalu menantang dan tanpa ampun bagi sebagian orang. Backtracking. Tidak adanya instruksi.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara