Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Gamereactor Indonesia
review
Fallout 76

Fallout 76

Setelah bertahun-tahun bertualang solo, akhirnya pintu vault di wasteland terbuka secara online.

  • Teks: Kieran Harris
Fallout 76Fallout 76

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, sistem pertarungan dalam game ini masih serupa dengan game pendahulunya. Tapi untuk VATS tentunya telah melewati masa pemolesan ulang agar dapat berfungsi dengan baik secara online. Alih-alih memanipulasi waktu, VATS di 76 lebih menjadi sebuah sistem auto-targeting yang cukup membantu ketika kamu diserbu oleh sekelompok tikus gila, contohnya. Sistem ini berfungsi dengan baik, tapi kami merindukan momen-momen sinematik seperti menyaksikan kelapa ghoul hancur dalam gerak lambat setelah kita berhasil menembakkan headshot yang sempurna. Tidak mengejutkan jika kami bilang kami tidak menggunakan sistem ini sesering sebelumnya.

Perk card hadir sebagai pengganti chart di Fallout 4, dan mereka menggabungkan sedikit humor yang unik dari seri ini. Kamu dapat mengumpulkan beragam kartu yang terbagi ke dalam tujuh atribut SPECIAL (strength, perception, endurance, charisma, intelligence, agility, dan luck) dan kamu akan mendapatkan sebuah kartu baru setiap kali kamu memasukkan poin pada skill yang ingin kamu kuasai. Contohnya adalah kartu Gladiator yang masuk dalam kategori strength; kartu ini akan memberimu boost 20% untuk damage ketika menggunakan senjata melee one-handed. Kartu-kartu ini membuat proses kenaikan levelnya menyenangkan. Kami juga menyukai bagaimana setiap paket kartu, yang kamu dapatkan setelah kamu mencapai level tertentu, berisikan lelucon.

Fallout 76Fallout 76Fallout 76
Fallout 76

Sistem C.A.M.P. juga telah diperluas dan menjadi sorotan sesungguhnya untuk membangun tempat perlindungan dari kengerian di wasteland. Kamu dapat membangun markasmu pada permukaan datar dan kamu dapat membangunnya bersama teman dengan menempatkan modul C.A.M.P. milikmu bersama-sama. Mereka yang telah mengumpulkan mangkok anjing, clipboard, dan telepon dapat membongkarnya di workbench untuk mendapatkan material dari barang-barang tersebut. Material tersebut dapat digunakan untuk dekorasi baru, workstation, dan bangunan. Memang masih terdapat beberapa masalah kecil seperti bilah rumput yang muncul di lantai dan kami tidak dapat membangun di beberapa ruang yang padahal terlihat kosong.

Radroach dan cave cricket bukan satu-satunya "serangga" yang harus kami hadapi selama di 76. Kami juga harus berhadapan dengan beberapa bug seperti frame-rate yang seringkali turun selama pertempuran dan grafis yang berkedip sehingga menampilkan musuh tersangkut di lantai dan bergerak maju mundur selama pertempuran. Waktu loadingnya juga sangat lama dan seringkali menjadi alasan kenapa kami tidak mau menggunakan fast travel, selain karena biaya caps yang juga mahal. Game-game Bethesda seringkali lengah terhadap performa mereka, tapi hal ini lebih terasa lagi di peralihan Fallout ke sebuah pengalaman online.

Ketika kami merenung sebentar untuk merefleksikan pengalaman kami dengan Fallout 76, kami teringat kepada usaha Rare dalam pembuatan Sea of Thieves. Konsep game Fallout yang memasuki dunia online sepenuhnya ini tampak sangat manis dalam hal teori, tapi Bethesda mendapatkan lebih banyak tantangan yang membuat eksekusinya gagal. Beberapa elemennya cukup kesulitan untuk dapat bekerja dengan baik secara online, West Virginia yang seringkali terasa sunyi dan sepi, dan betapa banyaknya bug mengganggu pengalaman game. Dengan beberapa DLC, kami dapat melihat bahwa Fallout 76 akan menjadi seperti apa yang telah kami harapkan di awal. Sayangnya, untuk sekarang game ini masih belum mencapai itu. Walaupun demikian, Fallout 76 memberikan kita harapan karena Bethesda akan terus mendukung game ini hingga akhir.

06 Gamereactor Indonesia
6 / 10
+
Dunia game penuh dengan detail yang kaya dan menarik untuk dijelajahi. Pertempuran masih menyenangkan (termasuk PvP) dan dilengkapi dengan perk card.
-
Tersendat-sendat saat memulai game. Frame-rate turun. Waktu loading yang lama. Tidak adanya karakter NPC menjadi kekosongan dalam storytellingnya.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara