Indonesia
Gamereactor
review
Cyberpunk 2077

Review Cyberpunk 2077

Pergilah ke Night City untuk menjelajahi dunia hingar bingar Cyberpunk 2077 ciptaan CD Project Red.

Di Summer Conference (konferensi musim panas) CD Project Red di bulan Mei 2012, Martin Iwinski mengumumkan bahwa studionya sedang mengerjakan sebuah penerus dari game yang dirancang oleh Mike Pondsmith. Sejak hari itu, ribuan orang menunggu dengan sabar, terus menantikan kedatangan game yang bisa mengalahkan karya-karya lainnya studio tersebut.

Game tersebut adalah Witcher 3: Wild Hunt, yang sampai sekarang dianggap salah satu game action RPG terbaik sepanjang masa. Edisi GOTY game tersebut menjadi salah satu dari sedikit game yang terus menjaga julukan tersebut, meraih kepercayaan dan rasa hormat yang terus berlangsung hingga sekarang. Walaupun judul game yang dikeluarkan mereka masih relatif sedikit, studio tersebut mengiklankan diri mereka sebagai kreator RPG yang dicintai oleh pemain di seluruh dunia - sebuah klaim yang berhak mereka buat. Namun, sudah cukup lama semenjak rilis petualangan terakhir White Wolf, dan satu kemenangan tidak bisa berlangsung selamanya.

Tanpa diragukan lagi Cyberpunk 2077 adalah sebuah game yang besar nan ambisius. Namun angan-angan tidak bisa menjadi alasan untuk menutup kekurangan yang ada. Tanpa membocorkan terlalu banyak, gamenya sama sekali tidak bisa dibilang "biasa saja", tapi ini bukan game yang ingin kita lihat dalam kondisinya sekarang. Rasa maklum kepada game ini pun memiliki batasannya, dan terlalu memakluminya akan tidak adil bagi pengembang game lain. Tidak berlebihan jika dibilang game ini adalah peluncuran yang paling ditunggu tahun ini, dan sebagai pemain yang menantinya sebagaimana orang lain, saya akan menyebutkan beberapa kekurangan secara gamblang.

Sebelum kita mulai, saya perlu mengklarifikasi: review berikut berlaku bagi versi PC gamenya yang, secara teknis, mengandung semua konten yang tersedia dalam game; selain itu, walau saya sudah memainkannya berjam-jam, saya masih belum bisa menyelesaikannya secara komplit. Juga, game yang dikirim untuk kami review tidak termasuk patch hari pertama, jadi saya tidak bisa menyebutkan seberapa banyak kekurangan yang akan langsung diperbaiki dengan update tersebut. Apa yang saya alami meyakinkan saya bahwa saya lebih memilih menunggu setahun lagi, karena kondisinya sekarang hampir tidak bisa dimainkan.

Penyebabnya adalah bug yang ada. Sebelumnya, saya sudah memastikan lagi bahwa PC saya memenuhi syarat perangkat yang direkomendasikan, dan dalam hal grafis, gamenya memukau sebagaimana diiklankan; dan untuk game seukurannya, ia telah dioptimalkan dengan sangat baik. Namun, terlepas dari latarnya, saya telah menemukan: pistol yang mengambang, model yang loading tanpa henti, mobil jatuh dari langit, musuh yang berpindah tempat dalam sekejap, NPC yang mendadak lenyap dan tiba-tiba muncul, karakter berpose A-posing dan T-posing, karakter yang bisa bicara tanpa membuka mulut - bahkan beberapa diam tanpa animasi sejak gamenya dimulai.

Dan itu baru awalnya. Beberapa hari lalu saya mendapat akses ke patch sebesar 50GB yang, sayangnya, tidak mengubah banyak. Dan sangat disayangkan bagi saya karena walaupun dengan semua kekurangan itu, Cyberpunk 2077 adalah salah satu game AAA terbaik yang pernah saya mainkan. Gamenya akan memukau semua pemain yang bersabar hingga masalahnya diselesaikan. Namun, untuk sekarang, sepertinya ini bukan waktu terbaik untuk memainkannya.

Cyberpunk 2077Cyberpunk 2077

Jujur, saya kaget dengan tingkat kustomisasi dan penyesuaian kontrol yang disediakan gamenya. Stik analog kiri di kontroler Dualshock 4 VS tua saya sudah bermasalah dan dengan banyaknya opsi dalam pengaturan gamenya, saya bisa mengatasi malfungsi kontroler tersebut. Satu-satunya kekurangan dengan pilihan pengaturannya adalah pilihan yang terlampau banyak, sehingga agak sulit mencari kombinasi yang sempurna. Untungnya, gamenya bisa melakukannya untuk kita, memilih pengaturan awal sebaik mungkin dengan hasil yang memuaskan.

Saat memulai gamenya, kita perlu memilih tingkat kesulitan - karena saya paling tertarik dengan kesulitan tertinggi dan sudah menjajal semuanya, saya bisa berkata bahwa perbedaan utamanya ada dalam damage (luka) yang kita dapatkan dan ketangguhan musuhnya. Terdengar seperti pendekatan yang sangat sederhana, tapi hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan - kesulitan yang imbang.

Sebelum berlanjut, saya juga harus memilih satu dari tiga jalan karakter yang mungkin kebanyakan penggemar sudah tahu dari materi promosinya: seorang Nomad, Streetkid, atau Corpo; saya memilih yang kedua. Pilihan manapun yang kita pilih akan mengubah cara gamenya menyambut kita ke Night City dan memiliki perkembangan gameplay yang berbeda. Sebagai seorang Streetkid, saya harus menegur salah satu anak orang kaya atau menunjukkan kredibiltas pengetahuan saya tentang hidup di jalanan. Pengenalannya dilakukan sebagaimana diperlukan, dan saya merasakan asal usul karakter saya.

Sistem penciptaan karakter dalam gamenya memang ekstensif, tapi mungkin tidak sedalam yang kamu bayangkan. Kita bisa mengganti suara, tipe kulit, mata, rambut, alat kelamin, tatto, dan bahkan gigi karakter kita. Kustomisasinya dibatasi oleh lusinan pilihan dan tidak ada slider yang bisa kita mainkan untuk membuat monster dengan badan penuh glitch.

Cyberpunk 2077Cyberpunk 2077

Babak terakhir persiapannya adalah memilih atribut pertama karakter kita. Ada lima kategori:
Reflexes, Cool, Intelligence dan Technical Ability. Belakangan, kelima kategori tersebut akan terbagi ke beberapa aspek lagi dan mempengaruhinya, tapi seperti di RPG klasik zaman dulu, nilai-nilai utama itulah yang akan berpengaruh terhadap pilihan dialog yang kita ambil serta gaya gameplay kita. Sebagai contoh, untuk melempar seseorang keluar mobil, kita butuh minimal nilai tertentu di Body, tepatnya kekuatan, agar berhasil. Atau kita bisa saja menembak seseorang di kepala, yang tidak membutuhkan atribut khusus - walau mungkin masih berujung dengan perlawanan dari pengemudi kendaraannya, kalau gamenya memutuskan ada glitch.

Dan, jreng! Selamat datang di Night City! Seperti yang saya sebutkan sebelumnya - perkenalan ke dunia Cyberpunk 2077 akan berbeda tergantung pilihan awal kita. Kita bisa membandingkannya dengan serangkaian benang berbeda yang berujung pada simpul yang sama, perlahan membawakan kita ke potongan-potongan gameplay yang sudah ditampilkan sejak presentasi pertama game ini. Tidak lama kemudian, kita menerima quest besar, yang akhirnya akan menjadi tiket masuk kita ke - seperti yang suka digarisbawahi jagoan kita - the Major Leagues alias liga besar. Lama kelamaan, situasinya menjadi semakin rumit dan dalam sekejap mata - kalau prolog panjang berjam-jam tersebut bisa dibilang demikian - Act Two, babak kedua, pun dimulai.

Dan di situ semuanya berubah. Hingga kini, gameplay dan keberlanjutan ceritanya sudah cukup memukau. Tapi di Act Two, kotanya sudah terbuka luas dan pemain mungkin bisa tidak sengaja menjadi gagu. Mendadak petanya dipenuhi penanda quest, tanpa petunjuk apapun tentang urutan terbaik untuk menyelesaikan mereka. Petanya sendiri mungkin sekilas terlihat rumit, tapi pemain akan bisa sangat cepat terbiasa dengan semua penanda-penandanya.

Cyberpunk 2077

Dalam hal cerita, CDPR memberikan kita tingkat kualitas yang kita terbiasa dapatkan di judul-judul mereka sebelumnya - dan jauh melampaui ekspektasi kita. Penulisannya menarik dan andal, menjadikan perbincangannya sangat baik. Pertemuan melalui sudut pandang orang pertama menjadikan interaksinya terasa nyata; pilihan dialog yang ditawarkan ke pemain menangkap reaksi mereka dengan cemerlang. Juga, walau saya pribadi merasa tidak perlu ada sudut pandang orang ketiga di adegan-adegannya, akan ada beberapa momen kita merasakannya.

Sebagai suguhan utamanya, kita disajikan cerita yang dewasa dan menggugah mengenai posthumanism, yakni kondisi di mana manusia bisa melampaui batasan biologisnya dengan bantuan teknologi. Dalam ceritanya, kita tidak hanya akan melihat sisi tergelap dari kota megalopolis - bukan lagi metropolis - futuristi, tapi juga sisi tergelap pikiran kita. Walau dunia yang ditampilkan dalam game mungkin terlihat jauh dari dunia kita, karakter-karakternya tetap memiliki nilai yang familiar seperti hubungan antarmanusia dan persaudaraan. Ia berhasil menangkap dengan sempurna rasa kehilangan dan keterkejutan atas pengkhianatan. CD Projekt Red sekali lagi menyediakan kita sebuah dunia yang tidak takut untuk menceritakan kisah kelam orang-orang busuk, yang menggerogoti pilar dunia tersebut.

Baik itu V, teman kita Jackie, makelar Dex, rocker Johnny Silverhand, ataupun Judy Alvarez yang memperkenalkan kita braindance (jenis hiburan yang paling populer di dunia Cyberpunk) - mereka semua adalah karakter kelas atas nan kompleks. Kita bisa merasakan dinamika tanpa banding di antara mereka, terlihat semenjak kali pertama. Karakter kita punya banyak kisah untuk diceritakan - yang seharusnya tidak mengejutkan, karena Cyberpunk 2077 adalah RPG berdarah murni.

Cyberpunk 2077Cyberpunk 2077

Seperti yang kita harapkan dari RPG, kita tidak kekurangan statistik untuk dimainkan. Atribut yang saya sebutkan sebelumnya memiliki banyak kelebihan, yang dibagi ke dua belas kategori. Kategori tersebut dikelompokkan dengan rapi menjadi skill tree (cabang kemampuan) pasif yang bisa kita tingkatkan dengan menginvestasikan poin yang kita dapatkan setiap kali kita naik level. Karena tingkat kesulitas tinggi yang saya pilih, prioritas utama saya adalah bertahan hidup - saya memilih pembagian poin statistik berorientasi pertarungan yang umum. Dan ini baru keputusan paling sederhana yang bisa diambil.

Isi skill tree termasuk berbagai senjata (pistol, shotgun, machine gun, dan sniper rifle dengan berbagai daya rusak atau fungsi lainnya), beberapa di antaranya adalah senjata unik. Yang membentuk pilihanmu adalah gaya bermain yang kamu inginkan, dan sesuatu yang tak disangka mencuri perhatian saya dari awal - pakaian. Jumlah pilihannya menakjubkan dan mereka menggantikan zirah pelindung dengan menyediakan statistiknya sendiri, dan kalau kita suka dnegan gaya set tertentu, kita juga punya pilihan untuk meningkatkan statistik mereka.

Kalau pemain belum puas dengan perlengkapan yang dijual oleh pedagang, gamenya juga menawarkan sistem crafting yang mantap, membuat kita bisa mempersenjatai jagoan kita sampai lengkap. Ditambah lagi dengan pilihan chip dan implan dari Ripperdoc, juga perkembangan kemampuan kita yang dipengaruhi oleh tindakan yang kita lakukan di bagian cerita gamenya, serta bonus dari reputasi yang kita bangun dari menyelesaikan berbagai quest - kebebasan untuk membuat karakter impianmu terasa luar biasa.

Cyberpunk 2077Cyberpunk 2077

Quest bisa muncul di mana saja, jadi intiplah petamu, pilih sebuah tujuan dan pergilah ke sana. Untuk tujuan transportasi, game ini menawarkan sejumlah kendaraan, baik mobil maupun motor. Saya sudah mengemudi beberapa kendaraan ini untuk jarak jauh dan saya harus mengakui sistem kemudinya lumayan baik. Walau saya awalnya cemas, saya tidak dihentikan oleh pembatas jalan atau sesemak di jalur saya. Setiap kendaraan dikendalikan dengan cara yang agak berbeda - beberapa lebih responsif dibandingkan lainnya, bisa ditebak bahkan dari desain mereka saja.

Pertarungan dalam gamenya menantang. Salah satu momen yang paling menyenangkan bagi saya adalah saat saya terpaksa harus melenggok di antara hujanan peluru dan granat yang datang dari segala arah, sembari berusaha menembak jatuh musuh dengan sniper rifle. Bukan saja saya harus mengawasi arah lawan menyerang, bukan sekadar bersembunyi di balik sesuatu sepanjang pertarungan, tapi saya juga harus aktif memastikan target saya ada dalam rentang cakupan radar saya. Menembak di Cyberpunk 2077 sangat menyenangkan, karena sistem yang dirancang dengan baik dan ragam variasi senjata yang bisa dipilih.

Semuanya dibumbui dengan sistem yang menghadirkan kehancuran dan kekerasan. Seperti The Witcher, Cyberpunk 2077 tidak takut menelanjangi atau memotong bagian tubuh karakter, dan itupun termasuk dalam pilihan penyetelan game. Saya sudah melihat upgrade senjata yang memungkinkan lawan untuk membuat musuh pingsan sebagai ganti membunuhnya. Tapi perlu dicatat bahwa menghabisi mereka memberikan Reputation Points tambahan, jadi (dalam pengalaman saya), gamenya lebih menghargainya dibandingkan mencoba aksi damai.

Cyberpunk 2077

Dunia Cyberpunk 2077 adalah salah satu dunia paling nyata dan dalam yang pernah saya kunjungi sepanjang hidup saya. Dalam beberapa bulan terakhir, pemain mengutarakan kecemasan mereka bahwa tingkat kepadatan populasi di Night City tidak akan sama seperti yang diperlihatkan di cuplikan pertama gamenya - dan mereka salah. Orang ada di mana-mana, masing-masing dibedakan dengan gaya berpakaian atau modifikasi tubuh mereka, menjadikannya sulit menemukan dua NPC yang identik di tempat yang sama.

Omong-omong, bagaimana performa Cyberpunk 2077 sebagai game open world? Tidak terlalu buruk, saya rasa, walau ada beberapa aspek yang mengecewakan. Kalau kita tidak mengindahkan tugas dan quest yang tersedia, tidak banyak variasi aktivitas yang bisa dipilih. Kita bisa mabuk karena minum-minum atau mabuk cinta, belanja pakaian dan senjata api, atau menembak orang yang tidak mau membayar belanjaan mereka. Di kota padat tersebut ada banyak distraksi, walau sebagian besar bisa dibandingkan dengan tanda tanya tanpa akhir dari peta luas di Wild Hunt.

Walau aktivitas dalam kotanya tidak sampai level keterlibatan yang disediakan GTA, kita sama-sama bisa masuk ke DPO polisi lokal dengan berbuat kejahatan. Namun sistemnya masih belum dikembangkan maksimal, karena, terlepas dari tingkat kejahatan kita, kita bisa lolos dari pengejaran polisi manapun dengan bantuan kendaraan. Polisi mungkin punya kemampuan teleportasi berkat bug yang sering muncul, tapi mereka (walaupun punya cukup banyak mobil polisi untuk mengejar penjahat) maupun drone mereka tidak bisa mengejar pemain yang masuk ke dalam mobil dan menyetir kabur.

Cyberpunk 2077Cyberpunk 2077

Developernya awalnya berjanji untuk memberikan jagoan kita beberapa apartemen yang bisa dibeli, tapi gagasan itu akhirnya ditinggalkan. Juga tidak ada opsi untuk memodifikasi kendaraan kita, walau diharapkan pemain. Sebagaimanapun pemain ingin merasa mereka tinggal di Night City, mereka belum bisa. Update atau ekspansi mendatang mungkin mengubahnya, tetapi untuk saat ini kita harus puas dengan jalan cerita utama dan menyelesaikan penanda di peta. Bagi beberapa pihak, ini mungkin lebih dari cukup, tapi bagi saya ini terasa seperti potensi yang disia-siakan.

Saya akhirnya bisa mendengar soundtrack "Pain" yang lama ditunggu dan sudah ditunjukkan ke kita dalam iklan beberapa bulan lalu. Lagu tersebut dan banyak lagu lainnya, yang dimainkan untuk kita baik dari stasiun radio maupun otomatis saat bertarung, semuanya berkualitas tinggi. Terutama, radionya patut diacungi jempol, karena ia menghadirkan musik dari pemusik legendaris seperti SAMURAI (band dalam game, nama band aslinya adalah Refused), Run the Jewels, Grimes atau Nina Kraviz.

Cyberpunk 2077

Untuk merangkumnya, di satu sisi kita telah mendapatkan mahakarya dengan fokus naratif dan game single-player yang luar biasa. Di sisi lainnya, produk ini bisa dibilang belum rampung. Untuk penilaian saya, yang didasarkan oleh game yang saya terima, saya akan berkata game ini tidak harus didapatkan sekarang juga. Ia hancru secara teknis, bukan karena kurang dikembangkan atau amatiran, tapi karena banyaknya bug yang menjadikan gamenya tidak mungkin dinikmati ataupun diapresiasi sepenuhnya. Jika pihak pengembangnya akan memolesnya edikit lagi, gamenya berhak mendapat skor sembilan, atau bahkan sepuluh dari sepuluh. Mungkin ia akan bisa meraih skor ini pada akhirnya, jika bukan dengan patch yang akan datang, maka sebagai edisi komplit, seperti Wild Hunt. Jujur saja, saya sungguh berharap itu akan terjadi, karena dunia futuristik Cyberpunk lebih menarik bagi saya dibandingkan jagad The Witcher.

Kesimpulan hari ini?Cyberpunk 2077 adalah game masa depan - baik secara harfiah ataupun ungkapan. Gamenya tak diragukan lagi memenuhi ekspektasi saya dari karya terbaru CD Project Red - tapi ia masih membutuhkan perbaikan untuk menjadikannya sangat spesial di masa mendatang. Untuk sekarang, kekurangan teknisnya sangat mengganggu hingga kita harus mempertimbangkan dampaknya pada gameplay, yang berdampak pada skornya, sehingga itulah mengapa rating kami mungkin tidak sesuai dengan bayanganmu terhadap salah satu game yang paling dinantikan sepanjang masa. Tapi kami akan kembali lagi ke Cyberpunk 2077 di masa mendatang untuk melihat bagaimana update dan perbaikan bug yang ada akan mengubah game ini, dan mungkin kelak game ini akan bisa mendapat pujian yang kita semua tahu berpotensi ia dapatkan.

Cyberpunk 2077Cyberpunk 2077
Cyberpunk 2077
Cyberpunk 2077
Cyberpunk 2077
07 Gamereactor Indonesia
7 / 10
+
Kualitas terbaik. Johnny Silverhand. Night City yang penuh kehidupan. Penjelajahan yang dihargai. Karakter yang ditulis dengan piawai. Solusi RPG klasik. Sistem menembak yang menyenangkan. Tema dewasa. Suara futuristik.
-
Eror dan kekurangan kritis. SIM tidak termasuk dalam kualifikasi polisi.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

Review Cyberpunk 2077Score

Review Cyberpunk 2077

REVIEW. Ditulis oleh Damian Cholewa

Pergilah ke Night City untuk menjelajahi dunia hingar bingar Cyberpunk 2077 ciptaan CD Project Red.



Loading next content


Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.