Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
preview
Resident Evil 2

Resident Evil 2 - Preview

Kami mendapat kesempatan hands-on bersama Leon dan Claire di remake yang akan datang dari Capcom ini.

  • Teks: Sam Bishop
Facebook
TwitterReddit
Resident Evil 2Resident Evil 2Resident Evil 2Resident Evil 2

Sebelum diadakannya E3 pertengahan tahun ini, kami tahu bahwa remake Resident Evil 2 akan hadir. Setelah hilangnya kabar untuk beberapa saat, hype-nya pun agak menurun. Hal itu akhirnya berubah ketika trailer barunya muncul di ajang tersebut, membuat semuanya lebih terpicu lagi. Dengan harapan yang tinggi, kami mencoba game ini di ajang preview di London baru-baru ini, yang menyediakan demo baru seutuhnya hingga beberapa hal yang pernah kami saksikan sebelumnya dan dalam dua sudut pandang yang berbeda.

Kami bermain sebagai Leon Kennedy di demo pertama dan - tanpa membocorkan detail bagi kalian yang belum pernah memainkan game originalnya dan tidak tahu apa yang terjadi - membawa kami ke gorong-gorong saat kami mengejar Annette Birkin. Kami juga mampir ke toko pistol, berjalan di sekitar Raccoon City, memasuki ruang pembakaran, dan menghabiskan waktu bersama karakter terkenal lain, Ada Wong.

Di demo selanjutnya yang lebih panjang, kami mengendalikan Claire Redfield, yang telah dibayangi oleh rekan prianya di materi promosi. Di sini kami diperkenalkan dengan Police Chief Irons dan para licker - keduanya sama-sama tidak menyenangkan - dan harus menjelajahi area yang lebih luas di pos polisi. Berbeda dengan bagian Leon, demo ini lebih berisi tentang eksplorasi dan mengungkap rahasia, serta menjadi lebih teliti karena kami harus mencari modul daya untuk membuka sebuah pintu yang sangat penting.

Gamenya betul-betul tampak luar biasa, sebagaimana yang kami lihat di konferensi pers Sony pada bulan Juni lalu, dan pantas untuk kami ulangi lagi seberapa terpolesnya segala hal dalam game ini. Baik di bagian Clair dan Leon, tingkat detail sangat luar biasa, menunjukkan seberapa baiknya RE Engine menciptakan ulang game ini dalam hampir dua tahun sejak pertama kali digunakan untuk Resident Evil 7: Biohazard. Rintik hujan yang jatuh di rambut dan pakaian semua karakter, setiap wajah yang tampak meyakinkan dan realistis, dan semua lingkungan yang dibuat dengan teliti.

Resident Evil 2
Resident Evil 2Resident Evil 2Resident Evil 2Resident Evil 2

Mungkin bagian yang paling mengagumkan dari tampilan visualnya ada pada pencahayaan, saat lampu yang redup dan sinar obormu menusuk malam, semuanya tidak hanya terlihat luar biasa tapi juga membangun atmosfer dengan sempurna. Bahkan beberapa kali musuh menyerang dan mengagetkan kami karena kami tidak melihat mereka dalam ruangan-ruangan yang tidak terlalu terang ini. Itulah yang diharapkan oleh para penggemar Resident Evil, terutama dari game klasik ini.

Desain audionya juga bekerja untuk membangun ketegangan. Kami tidak hanya berbicara tentang zombi yang menerobos lewat pintu-pintu atau berteriak padamu ketika kamu lewat, tapi juga tentang Tyrant, monster raksasa yang muncul di kedua demo yang kami mainkan. Ia dapat dengan mudah melemparmu ke lantai dan membunuhmu seketika. Yang keren (atau lebih tepatnya mengerikan) dari Tyrant adalah langkah kakinya yang berisik, sehingga kamu bisa mengetahui seberapa dekat dia dengan mendengar seberapa keras langkah kakinya, artinya kamu akan mendapatkan momen-momen panik apalagi jika kamu berada di ruangan tertutup tanpa jalan lain untuk kabur.

Kedua demo ini dimulai di pertengahan game, jadi kami memiliki equipment untuk digunakan. Tapi bahkan mengingat perlengkapan yang kami gunakan di awal game dan yang kami kumpulkan setelahnya, game ini benar-benar sebuah game horor survival. Para penggemar genre ini dan game originalnya akan senang mendengar bahwa ketersediaan amunisinya terbatas, membutuhkan peluru yang banyak untuk menaklukkan zombi, dan item healing tidak mudah ditemukan.

Apa yang disajikan game ini adalah sebuah pengalaman menantang di mana satu kesalahan dapat betul-betul menghancurkan kerja kerasmu. Di tingkat kesulitan normal, hanya membutuhkan beberapa pukulan hingga kami mati, dan dengan koridor yang sempit, sulit untuk menghindar dari zombi yang berkeliaran dan licker yang menerkam. Game ini mengharuskanmu untuk membuat keputusan bijaksana dan memilih jalan keluar dengan hati-hati. Kami dihukum lebih dari sekali karena terlalu terburu-buru untuk mengambil item dalam ruangan tanpa berpikir lebih jauh sebelumnya.

Resident Evil 2
Resident Evil 2Resident Evil 2Resident Evil 2Resident Evil 2

Dalam hal pergerakan dan pertempuran, kontrolnya cukup berbeda dari game originalnya. Gerakannya jauh lebih leluasa dan kamu dapat berputar 180 derajat untuk kabur dari musuh dengan kamera over-the-shoulder yang mengingatkan kami pada Resident Evil 4, tapi jangan salah, game ini tidak menjadi game action. Walaupun leluasa, setiap gerakan yang kamu buat masih cukup berat yang artinya kamu tidak bisa dengan mudah menghindar dari serangan; intinya tetap pada membuat keputusan yang baik untuk menghindar dari bahaya sejak awal.

Pertempurannya dibangun dengan filosofi yang sama. Kamu tidak perlu berlari sambil menembak, bukan hanya karena amunisi yang terbatas dan peluru yang tidak efektif tapi juga karena membidik musuh tidaklah mudah. Baik Leon dan Claire harus berdiam diri untuk dapat membidik dengan tepat, dan ketika musuhnya sangat dekat, hampir tidak mungkin kamu bisa menembak dengan tepat. Pisaunya juga lemah, jadi itu bukan pilihan. Tapi senjata cadangan seperti ini dan flash grenade dapat digunakan untuk melepaskan diri dari zombi jika dibutuhkan. Pada dasarnya, kamulah yang diburu di game ini, bukan sebaliknya.

Ketika kamu tidak bertarung melawan para zombi atau kengerian lainnya di malam hari, kamu akan disuguhkan dengan banyak teka-teki dalam game, baik opsional maupun tidak, sebanyak yang kami lihat di demo Claire. Dari perhiasan yang harus dimasukkan ke kotak hingga kunci untuk pintu-pintu tertentu dan tangan patung untuk diperbaiki, banyak sekali hal yang sulit ditemukan di sini. Dengan ukuran beberapa areanya, sungguh sulit untuk menyeimbangkan antara menemukan item yang kamu butuhkan dengan bertahan hidup dari berbagai pertempuran untuk mendapatkan item tersebut. Para pemain yang berpengalaman pastinya akan menikmati game ini, karena pengalaman lama mereka akan membantu untuk menghadapi petualangan di hadapan mereka.

Dalam beberapa jam, kami mulai mengerti remake Resident Evil 2 ini. Kami mengakui seberapa bagus tampilan game ini dan seberapa menjanjikannya untuk menyaingi sang game original. Dan walaupun perubahannya sangat drastis, perubahan tersebut tidak merusak inti dari Resident Evil 2. Game ini masih menjadi game horor survival yang sulit, dilengkapi dengan atmosfernya, hanya saja kali ini segalanya terlihat lebih baik dan bahkan menghadirkan beberapa kejutan bagi kalian yang berhasil selamat pos polisi ini pada tahun 1998 silam. Untuk sekarang, kita punya sebulan untuk menunggu kebangkitan game klasik ini, dan kami tak sabar menyaksikan bagaimana Capcom mempersembahkan paket lengkapnya.

Resident Evil 2Resident Evil 2Resident Evil 2Resident Evil 2