Gamereactor / Dansk / Svenska / Norsk / Suomi / English / Deutsch / Italiano / Español / Português / Français / Nederlands / 中國 / Polski
Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
preview
Mutant Year Zero: Road to Eden

Mutant Year Zero: Road to Eden - Tiga Jam Pertama

Sebuah game turn-based tactic yang memiliki elemen stealth ini menarik untuk disimak kehadirannya.

  • Teks: Bengt Lemne
Facebook
TwitterRedditGoogle-Plus

Dux and Bormin adalah stalker, mutan yang dikirim ke dalam Zone untuk memunguti barang-barang bekas dan sisa untuk mempertahankan keberlangsungan Ark, sebuah tempat perlindungan dari realita yang keras dari daerah buangan ini. Jika kamu pernah melihat sesuatu dari game ini, kamu pasti telah menduga bahwa Dux adalah si bebek mutan (atau mallard untuk lebih spesifiknya) dan Bormin adalah si mutan babi hutan. Konteksnya seperti ini; game ini berlokasi di versi post-apocalyptic dari Swedia, dan dari situlah musik-musik yang aneh dan bahasa yang lucu pada rambu-rambunya. Bahkan, menilai dari tanda-tanda yang kami jumpai dalam game ini berasal dari daerah pesisir barat, dekat Gothenburg, ibukota dari pun (pelesetan) di Swedia. Kami kira dari situlah asal dari nama karakternya.

Mutant Year Zero: Road to Eden berdasarkan pada game role-playing pen-and-paper klasik dari Swedia, Mutant (1984) (yang kemudian lahir kembali dalam versi sci-fi, Mutant Chronicles), dan lebih spesifiknya, edisi terakhir Mutant Year Zero (2014) yang kembali ke masa lalu yang berdekatan dengan bencana yang membentuk dunia saat itu.

Seperti yang telah kamu duga, cerita adalah komponen kunci dan narasinya terus mengalir dalam percakapan antara karakter-karaktermu, melalui catatan yang kamu temukan dalam Zone di saat kamu kembali ke Ark dan berbicara dengan sang tetua. Setelah beberapa map, kami bertemu dengan kru kami yang ketiga, Selma, seorang mutan dengan bentuk manusia yang bisa dikenali. Mendapatkan anggota ketiga dalam kelompok kami benar-benar menambah strategi yang bisa kami gunakan.

Mutant Year Zero: Road to EdenMutant Year Zero: Road to Eden

Road to Eden bukanlah seperti sebuah game di mana kamu bisa langsung terjun ke medan pertempuran dan berharap semuanya akan berjalan dengan baik. Semuanya mengenai pengaturan. Kamu perlu menyelinap ke belakang musuh dan menghabisinya tanpa membuat yang lain di sekitarnya waspada, karena sama dengan di game-game sejenis di mana kamu menghadapi musuh yang banyak, tidak disarankan menembak bagaikan Rambo. Ada sebuah peluang yang bisa kamu gunakan untuk bersembunyi dan melakukan penyergapan sebelum kamu terdeteksi musuh.

Dilihat sekilas, game ini seperti "Xcom dengan mutan-mutan", tetapi cara real time stealth dan penjelajahan bekerja dan gameplay yang sesungguhnya, bahkan meski pertempurannya dalam bentuk turn-based, sangat jauh jika dibandingkan dengan game taktis dari Firaxis yang luar biasa itu. Jika kamu menginginkan satu atau dua pembanding, menurut kami game ini memiliki kemiripan dengan Commandos dan Desperados.

Mutant Year Zero: Road to Eden

Satu hal yang kami temukan adalah bahwa overwatch (di mana kamu beraksi pada giliran musuh) hampir tidak berguna jika musuh mendekati ujung dari jangkauanmu. Peluangnya sangat jelek jika kamu memaksakan serangannya, katakanlah sekitar 25% kemungkinan untuk itu bisa berhasil. Kamu harus meningkatkan peluang tersebut dengan cara mencari tempat yang lebih tinggi atau dengan mempergunakan senjata yang sangat akurat. Tetapi tetap saja, menerapkan strategi yang sangat bertahan dan mengandalkan overwatch bukanlah sebuah taktik yang baik, karena tembakanmu kemungkinan akan meleset dan kamu menghabiskan amunisi, memaksamu untuk melakukan reload lebih sering (membuang-buang action point). Hal yang baik dari sulitnya menggunakan overwatch adalah memaksamu untuk sedikit lebih agresif. Mekanika lain yang ditanamkan ke dalamnya adalah fakta bahwa kemampuan mutan akan terisi dengan melakukan kill. Kalau begitu, ini semua tentang memanfaatkan kesempatan.

Mekanika menarik lainnya yang kamu buka dari awal adalah kemampuan untuk menarik perhatian musuh, lakukanlah hal ini dengan karakter yang memiliki armor yang baik, bahkan mungkin yang bisa melakukan "dug down" untuk bisa menyelamatkan unit lain yang lebih lemah, supaya mereka bisa menyerang dari sayap (flank). Granat juga sangat menarik. Sebuah molotov memberikan damage untuk beberapa waktu yang membuat sebuah area tidak bisa didekati olehmu dan musuhmu (kecuali jika kamu tidak keberatan untuk terbakar). Ada juga sebuah granat frag yang tidak hanya memberikan efek yang lebih langsung, tetapi juga merusak tempat perlindungan. Melalui beberapa mekanika yang tampaknya sederhana, ada kedalaman yang kaya yang bisa kamu jelajahi dan eksploitasi.

Mutant Year Zero: Road to EdenMutant Year Zero: Road to Eden
Mutant Year Zero: Road to EdenMutant Year Zero: Road to EdenMutant Year Zero: Road to Eden
Mutant Year Zero: Road to Eden