Gamereactor / Dansk / Svenska / Norsk / Suomi / English / Deutsch / Italiano / Español / Português / Français / Nederlands / 中國 / Polski
Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
preview
Underworld Ascendant

Underworld Ascendant

Sekali lagi kami memainkan simulasi imersif bernuansa sihir ini sebelum rilis di PC.

  • Teks: Sam Bishop
Facebook
TwitterRedditGoogle-Plus

Personil developer dari game Underworld Ascendant terlihat seperti Walk of Fame dari genre simulasi yang imersif - termasuk para developer dari System Shock, Bioshock, dan seri Ultima Underworld. Baru-baru ini kami diundang ke London untuk mencoba sendiri build terbaru dari game ini. OtherSide Entertainment tentunya memiliki andil di balik hal ini dan kami menjadikannya kesempatan untuk menilik lebih jauh setelah impresi pertama yang telah kami tulis (bahasa Inggris).

Kami berbicara dengan OtherSide setelah memainkan game ini untuk mendengar motivasi mereka dalam menciptakan game Underworld ini. Paul Neurath menjelaskan bahwa mereka "tidak ingin sekadar menciptakan sekuel atau kunjungan ulang pada game-game tersebut, karena kami menciptakan game-game itu di awal 90-an dan kami telah belajar banyak sejak saat itu. Kami betul-betul ingin menciptakan game kategori simulasi imersif lebih hebat lagi."

Game ini akan membawamu pertama kali ke sesi tutorial. Sesi tutorial sangatlah penting dalam game apapun, dan menjadi lebih penting lagi di game ini karena banyaknya sistem yang ada. Pertama, kami harus memahami bagaimana cara bergerak dalam mode first-person, kemudian berinteraksi dengan sekitar, dan menjelajah lingkungan. Semua hal mendasar ini bekerja seperti harapanmu, tapi kemudian pergerakan lain bermunculan dan membuat banyak hal harus kamu perhatikan.

Pelajaran pertama yang kami dapat adalah pentingnya kondisi stealth. Hal ini tidak diwajibkan, tapi kami diajari untuk bersembunyi di balik bayangan dan menggunakan panah air untuk mematikan obor, serta bagaimana hal-hal tersebut memberikan dampak yang berbeda. Keuntungannya adalah kamu tidak perlu kehilangan nyawa jika kamu mengendap-endap melewati musuh, dan akan sangat berguna ketika posisi musuh berada di atasmu dan mereka dipersenjatai dengan panah yang dapat dengan cepat mengurangi nyawamu.

Underworld Ascendant

Setelah kami cukup mahir mengendap-endap, kami diperkenalkan dengan beberapa pertempuran dasar, yang serupa dengan pengalaman tempur RPG. Kamu harus menekan satu tombol untuk menyerang dan tombol lain untuk menangkis. Musuh pada game ini memberikan perlawanan yang cukup kuat, sehingga pertempuran langsung memang bukan merupakan pilihan pada umumnya. Terutama ketika beberapa musuh menyerangmu sekaligus.

Sejauh ini, game ini sangat bagus, hanya saja terdapat lebih banyak item tambahan pada inventory kami selama sesi tutorial yang harus kami perhitungkan. Glowing stone, contohnya, dapat menerangi koridor yang gelap. Terdapat juga bibit-bibit untuk ditanam di area tertentu dan menjadi tempat kebangkitan kita jika mati nanti. Kemudian terdapat makanan untuk memulihkan nyawamu; beragam tipe panah dengan berbagai fungsi (contoh, panah yang dapat meledak untuk menaklukkan musuh); dan bahkan kapak lempar.

Dalam game ini juga terdapat sihir yang tidak kalah pentingnya. Beragam tongkat sihir memungkinkanmu untuk menggunakan sihir dalam berbagai cara. Mengangkat benda-benda merupakan salah satu kemampuan sihir paling mendasar. Seiring dengan progresmu dalam game, kamu akan membuka pilihan sihir yang lebih keren seperti api yang dapat digunakan untuk membakar pintu. Bukan hanya tongkat sihir yang tersedia, kamu juga dapat menggabungkan rune magis yang kamu temukan di game untuk efek yang beragam, seperti memulihkan karaktermu.

Underworld Ascendant

Magic, stealth, dan combat membentuk tiga pilar mekanik pada gameplay. Jadi untuk melengkapi hal ini, OtherSide menyediakan pohon skill yang luas untukmu meng-upgrade karaktermu. Kami memfokuskan karakter kami pada skill stealth dan combat. Dengan stealth, hal yang pertama kali kami lakukan adalah membuka kemampuan yang menunjukkan tingkat keterlihatan kami, yang dilambangkan dengan sebuah simbol mata pada layar yang bekerja hampir sama dengan mekanik pada seri Elder Scrolls. Kemudian kami membuka sebuah kemampuan untuk memberikan damage ekstra pada serangan melee terhadap musuh yang membelakangimu.

Berkaitan dengan pohon skill combat, hal ini juga serupa dengan apa yang kamu lihat di RPG lain, seperti meningkatkan kemampuanmu menggunakan senjata tertentu dan aspek lain seperti kecepatan ayunan pedangmu. Terdapat banyak hal untuk dibuka tapi seperti RPG hebat lainnya, kamu harus betul-betul memikirkan bagaimana kamu akan menggunakan poin skill yang terbatas ini dan memaksimalkan keefektifan dari gaya permainan yang kamu pilih.

Yang juga tak kalah penting adalah equipment-mu. Di The Stygian Abyss (di mana kamu berjelajah untuk menyatukan tiga faksi dan menaklukan kejahatan yang mengancam), kamu akan menemukan bukan hanya armor tapi juga senjata untuk membantu petualanganmu. Dagger, contohnya, sangat baik untuk tebasan cepat dalam kondisi stealth, sementara mace lebih cocok untuk serangan brutal. Yang juga penting untuk diperhatikan adalah ruang terbatas dalam inventory-mu. Cara kerjanya hampir sama dengan Minecraft di mana kamu bisa menggulir antar sejumlah item dalam game sambil lalu, sementara game-game lain mengharuskanmu untuk berhenti bergerak untuk kemudian dapat mengakses inventory. Oh, dan game ini tidak berhenti ketika kamu melakukan hal ini.

Underworld AscendantUnderworld Ascendant
Underworld Ascendant
Underworld Ascendant
Underworld Ascendant