Gamereactor follow Gamereactor / Dansk / Svenska / Norsk / Suomi / English / Deutsch / Italiano / Español / Português / Français / Nederlands / 中國 / Polski
Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
preview
Fallout 76

Fallout 76 - Impresi Hands-On

Kami diundang ke West Virginia untuk bermain Fallout 76, inilah yang kami dapatkan.

Facebook
TwitterRedditGoogle-Plus

Ketika Bethesda mengumumkan game baru yang akan datang dari franchise Fallout berjudul Fallout 76 sebelum E3 tahun ini, para penggemar pun kegirangan - atau apakah iya? Apa itu Fallout 76? Sebuah sekuel? Sebuah spin-off ala Fallout: New Vegas? Sebuah keikutsertaan dalam genre MMO yang menyalurkan aura Elder Scrolls Online mereka? Kami diundang dalam event Fallout 76 di Hotel Greenbrier, West Virginia. Dengan informasi yang dibagikan kepada kami pada event tersebut dan juga yang kami kumpulkan selama sesi gameplay-nya (kami hanya mendapatkan waktu sekitar 80 menit dalam game dari tiga jam yang dijadwalkan karena kesulitan dalam hal teknis perangkatnya), kami di sini hadir untuk menjawab semua kebingungan dan pertanyaan. Apa itu Fallout 76?

Fallout merupakan salah satu franchise utama di dunia game dengan banyak kejutan selama bertahun-tahun, bahkan meluas ke dalam beberapa genre. Awalnya game ini adalah sebuah RPG top-down open world dengan sistem pertarungan berbasis giliran pada akhir tahun 1990-an. Sejak saat itu, kita telah melihat franchisenya berkembang menjadi sebuah RPG strategi taktis dalam Fallout Tactics; sebuah RPG dengan cerita yang berat dan konsekuensi sebagai hal utama di Fallout: New Vegas dan Fallout 3; dan sebuah RPG action-shooter besar yaitu Fallout 4. Namun, untuk Fallout 76 ini, Bethesda mengambil lebih banyak risiko dari sebelumnya, dengan menargetkan para pemain multiplayer maupun MMO, dan mencoba untuk menarik kembali perhatian para penggemar lama Fallout pada game ini. Walaupun begitu, daya tarik yang luas akan mendatangkan kompromi - kompromi yang tidak memenuhi keinginan kedua grup, tapi tetap memiliki potensi.

Perubahan terbesar dalam seri ini, untuk para penikmat single player, hadir adalah hadirnya istilah "selalu online" yang menakutkan. Dunia Fallout 76 membawa pemain ke wasteland beradiasi nuklir di pegunungan West Virginia bersama 23 pemain lainnya. Game ini bisa dimainkan dalam mode single-player tentunya, tapi pengalamannya akan kurang jika dibandingkan bermain bersama pemain lain. Mode multiplayer, baik itu PvP maupun co-op, merupakan fokus utama dari game ini. Walaupun terdapat misi-misi yang dapat ditemukan di seluruh peta besar dari negara bagian Timur ini (peta tersebut hampir empat kali lebih besar dari ukuran peta Fallout 4), hal tersebut telah dilucuti demi membuat ruang untuk pengalaman multiplayer yang lebih mengalir. Contohnya, tidak ada karakter NPC di game ini melainkan robot, yang artinya tidak ada penyedia quest menarik atau percakapan menyenangkan dengan karakter-karakter unik. Hal ini, sebaliknya, berarti misi-misi yang dapat kamu ambil hanya akan tersedia dari mengambil dan menyimak holotape, menemukan catatan dari mayat-mayat atau di wasteland sendiri, berbicara dengan robot, atau menemukan informasi di sebuah hard drive terminal.

Fallout 76Fallout 76

Jika kamu ingin mendapatkan waktu co-op yang berkualitas bersama wastelander lainnya (dan kamu memang harus mencobanya karena misi-misi yang ada memiliki lebih banyak sensasi multiplayer, tipe MMO, terutama pada misi-misi "utama" - terdapat banyak alur quest "stand your ground", contohnya), kamu dapat melihat quest yang dipilih oleh pemimpin kelompok ditandai dengan sebuah bintang pada peta dan kompasmu. Namun, kamu harus mengambil quest-nya sendiri di checkpoint misi tersebut, artinya kamu tidak bisa mengandalkan pemimpin kelompokmu untuk kenaikan XP. Walaupun begitu, jika kamu menggunakan fitur chat dari Fallout 76, kamu bisa bertanya kepada skuadmu untuk informasi terkait quest dan jika mereka merasa telah membantu (atau hanya ingin memamerkan animasi keren seperti mengirim hati atau jempol), pemain lain dapat menggunakan emoticon untuk memberitahu apa yang harus kamu lakukan, ke mana, atau kapan kamu harus menolong temanmu yang sekarat ketika kamu menjelajah terlalu jauh. Berbicara tentang bergantung pada tim (atau pemain lain), terdapat beberapa keistimewaan dari yang "selalu online" ini, yaitu sistem trading baru. Tidak ada NPC manusia berarti tidak ada trader AI di wasteland ini, tapi dengan bantuan dari pemain lain, kamu dapat menjual barang yang tidak kamu butuhkan dengan senjata keren yang tidak dibutuhkan oleh pemain lain (dengan harga yang cocok, jika kamu beruntung).

Untuk aspek lain dari multiplayer, PvP tentunya merupakan bagian besar dari Fallout 76 (tak perlu khawatir, ada banyak cara untuk menghindari pertempuran player versus player). Bertempur melawan anggota timmu tidak mungkin terjadi, karena ada sistem friendly fire di sini, tapi jika kamu menembak pemain lain dengan peluru dan mereka menembakmu balik, kalian dapat bertempur hingga mati tanpa konsekuensi melainkan kematian itu sendiri (artinya akan ada beberapa barang yang hilang yang dapat kamu ambil dari mayatmu setelah respawn nanti) dan waktu singkat untuk pemulihan jika kamu ingin balas dendam setelah terbunuh. Perlu diingat, jika sistem V.A.T.S. adalah metode kombat yang kamu pilih, V.A.T.S. telah disesuaikan karena menghentikan waktu beberapa detik akan memberikan pemain keuntungan yang sangat gila dalam pertempuran. Tindakan ini dilakukan dalam waktu nyata alih-alih berhenti sementara, tapi sistemnya tetap memungkinkamu membidik bagian tubuh tertentu jika kamu mengambil salah satu Perk Card keren yang terhubung dengan sistem pertarungannya. Sekian untuk pertarungan PvP yang disengaja, mari lanjut ke PvP yang dipaksa: pembunuhan.

Fallout 76
Fallout 76Fallout 76
Fallout 76Fallout 76Fallout 76
Fallout 76Fallout 76Fallout 76
Fallout 76Fallout 76Fallout 76