Gamereactor follow Gamereactor / Dansk / Svenska / Norsk / Suomi / English / Deutsch / Italiano / Español / Português / Français / Nederlands / 中國 / Polski
Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
preview
Assassin's Creed Odyssey

Assasin's Creed Odyssey - Pengalaman Kami Selama Tujuh Jam

Awal mula sebuah perjalanan.

  • Teks: Bengt Lemne
Facebook
TwitterRedditGoogle-Plus

Awal mula Assassin's Creed Odyssey membawa Raja Leonidas dari sudut pandang yang familiar. Semua kembali lagi ke film 300 sebagaimana Spartan bertahan dari serangan Persia hanya untuk dikhianati. Ini adalah pengantar yang akan dikenali oleh para pemain (kemungkinan besar dari film Zach Snyder). Pemain pun akan diperkenalkan dengan dua fitur baru secara bersamaan, kemampuan karakter (Leonidas adalah karakter yang memang berlevel tinggi) dan conquest battle berskala besar.

"Yang saya suka dari sudut pandang Spartan adalah karena hal tersebut dapat dengan mudah diakses oleh audiens kami, oleh mereka yang menyukai video games," ujar produser senior, Marc-Alexis Côté. "Ketika kamu mengatakan Sparta, pikiran semua orang tertuju ke film 300 dan hal tersebut membangun sebuah gambaran tentang seperti apa game ini terbentuk. Itu alasannya kenapa kami memulai dengan pertempuran dari 300, karena hal itu adalah sesuatu yang akan membawamu ke dalam pengalaman yang telah kami ciptakan."

Kami kemudian disuguhi sekuens masa kini yang dibintangi oleh Layla Hassan. Kami tidak akan membeberkan skenario sepenuhnya. Intinya ia telah menemukan sebuah peninggalan, tombak yang rusak milik Raja Leonidas, yang pada tombaknya terdapat dua untai DNA. Di sinilah pemain akan memilih karakter antara Alexios atau Kassandra, keduanya adalah leluhur Leonidas. Waktunya memilih apakah kamu akan bermain sebagai saudara laki-laki atau perempuan. Ceritanya tidak berbeda, siapapun yang kamu pilih, kamu tetap akan menjadi saudara kandung yang lebih tua yang karena suatu alasan (yang tidak akan kami bocorkan) mendapati dirinya diasingkan sejak kecil. Kami tidak diizinkan untuk menjelaskan secara detail bagaimana hal ini terjadi. Faktanya kami juga hanya menyaksikan kilas balik yang singkat. Kebenaran di balik semua ini adalah sesuatu yang harus kamu saksikan dan mainkan sendiri di game untuk dapat mengungkapnya.

Assassin's Creed Odyssey
Pemandangan panorama Sparta.

Misteri keluarga adalah salah satu dari tiga pilar cerita utama, yang juga dianggap paling utama oleh Ubisoft Quebec, sebanding dengan cerita utama dari Origins tentang Bayek dan keluarganya. Kemudian ada cerita sebuah Sekte, yang berhubungan dengan cerita keluarga di mana orang-orang ini bertanggung jawab atas nasib yang menimpa keluargamu. Terakhir adalah tentang Peradaban Pertama, direpresentasikan dengan tema-tema mitologi dan berhubungan dengan cerita masa kini dari Layla Hassan.

Jika percobaan pertama kami dari Odyssey memungkinkan kami untuk menyaksikan konten seputar Sekte, memburu mereka yang menganiaya keluargamu (demo E3 di Mykonos, dianggap konten regional), maka Gamescom menawarkan kami cerita seputar peradaban pertama, melalui questline Medusa (konten akhir game di Lesbos). Penting untuk diingat bahwa Odyssey tidak menjajaki dunia fantasi dengan makhluk-makhluk mitologisnya, melainkan mengangkat penjelasan terkait artefak peradaban pertama. Akhirnya, tampilan di awal game ini memberikan wawasan seputar cerita utama dari Odyssey, kenapa kamu menjadi Spartan yang terkucil dan apa motivasimu seiring dengan pencarian kebenaran di balik semua yang terjadi. Kita harus memainkan dua babak pertama, kurang lebih tujuh jam permainan di PS4 Pro.

Game ini dimulai di pulau Kephallonia (Cephalonia), sebelah barat dari daratan Yunani, di mana Alexios atau Kassandra terdampar di pantai sebagai anak yatim piatu. Dipercepat ke 431 SM, kamu adalah seorang pria atau wanita muda, seorang tentara bayaran (misthios) yang cukup cakap di bidangnya. Kamu pertama kali harus berurusan dengan beberapa penjahat yang dikirim oleh "Cyclops", tokoh penting yang tampaknya tidak terlalu suka pada karakter kita. Sekuens ini secara langsung memperkenalkanmu kepada jenis gameplay pilihan dan konsekuensi yang akan kamu temukan di Odyssey. Kamu dapat memilih untuk memberikan hukuman dan membiarkan mereka pergi dengan peringatan atau membunuh mereka. Kami memilih yang pertama. Tak lama setelah itu mereka bergabung dengan beberapa penjahat lain yang menyerang kami. Itu adalah reaksi jangka pendek, tapi ada juga konsekuensi jangka panjang atas pilihan-pilihanmu. Kami juga bertemu dengan seorang gadis bernama Phoibe di awal game. Ia memerankan peran penting di awal dan hubunganmu dengannya juga menjadi salah satu yang akan dipengaruhi oleh pilihanmu di peristiwa tertentu.

Assassin's Creed Odyssey
Pilihan sulit di awal game di mana kamu harus menentukan nasib sebuah keluarga yang juga mungkin mengidap penyakit mematikan.

Ternyata seorang pria bernama Markos menyelamatkanmu dan membesarkanmu ketika kamu terdampar di Kephallonia. Ketika kamu sekarang menjadi seorang misthios, ia adalah seorang penipu kecil yang aksi terakhirnya adalah menjadi petani kebun anggur. Kamu akan secepatnya menemukan bahwa Markos meminjam uang dari Cyclops untuk membeli kebun anggur, padahal dia tidak tahu cara membuat wine. Pada akhirnya ia tidak dapat mengembalikan uang yang ia pinjam. Pengaturan yang cukup mudah untuk beberapa quest awal. Pada akhirnya, berurusan dengan Cyclops akan membuka alur cerita yang melibatkan keluargamu.

Phoibe, gadis yang kamu temui di awal game, akan terlibat dalam side quest yang menjadi contoh lainnya tentang bagaimana pilihan-pilihanmu mengubah dunia Odyssey. Phoibe, yang mengagumimu dan hampir menganggapmu sebagai dewa, meminta pertolongan darimu untuk membantu temannya yang tinggal di desa dekat sini, tampaknya ia terjangkit penyakit. Sesampainya kamu di daerah tersebut, kamu melihat kebakaran rumah dan seorang pendeta bersama pasukan menyandera sebuah keluarga. Kamu bisa memilih untuk membiarkan mereka membunuh keluarga itu, yang memungkinkan penyakit mematikan ini menyebar, atau membuat pendeta itu mengurus urusannya sendiri. Hubunganmu dengan Phoibe akan dipengaruhi dalam jangka dekat dan panjang, tapi perlu diingat jika kamu kembali ke Kephallonia nanti, sesuatu yang dramatis mungkin mungkin akan terjadi. Menarik sekali mengetahui bahwa tidak ada ramuan ajaib yang dapat kamu buat dengan mencari bahan-bahannya, melainkan kamu dihadapkan pada keputusan yang berkonsekuensi besar di sepanjang perjalanan.

Kamu menemukan sekelompok orang asing, yang mungkin bersekutu dengan Cyclops (ia bukan makhluk mitologis, hanya seorang pria besar yang kehilangan satu matanya), dan kamu akan menghabisi mereka di sebuah rumah kosong yang mereka bangun sendiri. Ternyata ini adalah sebuah tes dari seseorang bernama Elpenor, tapi tesnya tidak hanya sampai di sini. Ia memintamu untuk mengumpulkan kafan milik Penelope (atau sedikit bagiannya) di pulau Ithaka, di reruntuhan istana tua Odysseus (sebuah contoh bagaimana sejarah dan mitologi terjalin di Odyssey). Di sini kita mengambil kafannya, membuktikan kapasitas kita kepada Elpenor. Kita juga bertemu dengan wanita bernama Odessa, mengakui dirinya sebagai keturunan Odysseus, yang akan memiliki questline dan cerita sampingannya sendiri saat kita tiba di daratan.

Assassin's Creed Odyssey
Assassin's Creed Odyssey
Assassin's Creed OdysseyAssassin's Creed Odyssey