Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
preview
Planetside Arena

Planetside Arena - Impresi Awal

Franchise sci-fi dari Daybreak ini mendapatkan suntikan H1Z1 dosis tinggi.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Seri Planetside dari Daybreak Game Company dikenal akan pertempurannya yang berskala besar dengan ribuan orang pemain berpotensi memainkannya di atas map berukuran raksasa. Sekarang ia tengah bersiap untuk menawarkan beberapa aksi battle-royale dan mode-mode arena sebagai jembatan antara Planetside 2 dan apapun yang akan muncul setelahnya.

"Bagi kami, ini jelas merupakan sebuah proyek yang penuh hasrat," ujar kepala desainer game, Tony Morton. "Jadi kami tidak sabar untuk melihat apa yang bisa kami lakukan di dalam franchise Planetside ini, dalam hal mendidik diri kami sendiri dan bereksperimen dengan segalanya, sementara terus melaju menuju apapun yang mungkin akan muncul berikutnya dalam franchise ini dan di dalam dunia Planetside."

Planetside ArenaPlanetside Arena
Planetside ArenaPlanetside Arena

Mudah untuk bisa melihat bahwa Planetside Arena memang ingin turut meramaikan genre battle royale yang tengah sukses dalam beberapa tahun ke belakang. Tetapi itu sepertinya mengesampingkan dua hal. Yang pertama adalah fakta bahwa Daybreak (atau SoE) sudah terlibat dalam arena battle royale sebelum PUBG atau Fortnite melalui H1Z1. Yang kedua, Planetside Arena bukanlah sebuah game battle royale murni, tetapi merupakan sebuah game yang menawarkan mode-mode game multiplayer arena-based yang besar. Perbedaan besar antara apa yang ditawarkan dengan Planetside 2 adalah ini merupakan sebuah game session-based tanpa latar belakang konflik yang ada di pendahulunya itu.

"Game ini berlatar setelah Planetside 2, perangnya sepertinya telah berakhir," jelas Morton. "Mapnya sendiri adalah sebuah map Amerish berukuran 8km x 8km, kami menyebutnya The Echoes of Amerish. Jadi kami mengerjakan ulang secara total struktur jalan, medan, dan sekarang game ini memiliki bioma. Jadi ini semacam dibuat ulang. Idenya adalah faksi-faksi telah berjatuhan, perangnya telah berakhir, semuanya sedang mencoba memahami sendiri apa yang sedang terjadi. Dan kami akan menggunakan seasonal content drops sebagai paket-paket bertema untuk mengantarkan bagian-bagian cerita dari bulan ke bulan seiring kami berkembang menuju apapun yang akan muncul kemudian..."

Ada sedikit berita negatif mengenai Daybreak games pada awal minggu ini, karena studio ini terpaksa membuat beberapa penyusutan pegawai, menyusul penyusutan yang telah mereka lakukan juga pada tahun ini sebelumnya. Harapannya jelas adalah menjadikan Planetside Arena sesuatu yang bisa mengubah keadaan perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai Sony Online Entertainment tersebut.

Seperti yang telah kami sebutkan, Planetside Arena bukanlah sebuah persembahan battle royale murni, dan akan diluncurkan pada bulan Januari mendatang dengan sebuah mode last-man-standing (solo dan tim yang terdiri dari tiga orang yang pada saat ini terdiri dari 100 dan 102 pemain) dan sebuah mode 250 versus 250 yang sangat besar yang disebut Massive Clash (jumlah pemainnya bisa diperbesar di masa yang akan datang). Rencananya, ke depannya akan ada juga mode seperti Search and Destroy, Global Conquest, dan Team Deathmatch.

"Sejarah dari Planetside selalu berkembang, jadi kami ingin memulai dengan mode 500 pemain dan pada saat ini kami mampu untuk meningkatkannya sampai seribu pemain," ujar Morton. "Kami telah membuat banyak perkembangan teknis dalam engine, server-server, sampai pada banyak halaman belakang kami, yang akan memungkinkan kami untuk meningkatkannya melebihi seribu pemain, tetapi itu adalah sesuatu yang pada saat ini kami sedang desain."

Planetside Arena
Planetside ArenaPlanetside ArenaPlanetside ArenaPlanetside Arena

Game ini menawarkan tiga kelas sebagai permulaan (Assault, Engineer, dan Medic) tetapi walaupun mereka memiliki perbedaan dan kemampuan-kemampuan yang membuat mereka lebih efisien pada situasi-situasi tertentu, mereka semua memiliki fitur jetpack dan efektif dalam menciptakan damage. Semua kelas memiliki kemampuan aktif, deployable, dan pasif. Jadi contohnya, kelas Assault memiliki Dash Jumpjet yang mampu mendorong mereka ke depan, mereka bisa mengeluarkan sebuah totem yang bisa menyembuhkan rekan satu tim dan mencederai musuh, dan mereka memiliki speed buff yang membuat mereka mampu berlari lebih cepat dibandingkan kelas-kelas yang lain.

Planetside ArenaPlanetside Arena
Planetside ArenaPlanetside ArenaPlanetside Arena
Planetside ArenaPlanetside Arena
Planetside ArenaPlanetside ArenaPlanetside Arena
Planetside ArenaPlanetside Arena
Planetside ArenaPlanetside ArenaPlanetside Arena
Planetside ArenaPlanetside Arena