Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
Phoenix Wright: Ace Attorney Trilogy

Phoenix Wright: Ace Attorney Trilogy

Ace Attorney kembali untuk menginvestigasi beberapa kasus klasiknya, kali ini dalam konsol-konsol terkini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Capcom sekali lagi membongkar lemarinya dan meremaster salah satu hits yang dimilikinya. Melakukan debut original pada Game Boy Advance di Jepang, dan kemudian secara global dalam DS, dan kemudian secara global pada DS, Phoenix Wright: Ace Attorney Trilogy hadir di PC, PS4, Nintendo Switch, dan Xbox One. Apa yang kita dapatkan di sini pada dasarnya adalah tiga buah game dalam satu kemasan atau kamu boleh menyebutnya sebuah trilogi jika kamu mau, yang mengikuti cerita dari seorang pengacara muda yang bernama Phoenix Wright.

Bagi mereka yang melewatkannya pada kali pertama, ini adalah sebuah novel episodik visual point-and-click yang sangat bergantung pada narasinya (dan ketiganya dibagi menjadi empat belas kasus) yang mengikuti cerita Phoenix Wright yang berada pada posisi yang sulit sejak awal. Sepanjang tiga entri pertama dari serial ini, Ace Attorney, Justice For All, dan Trials and Tribulations, pengacara muda yang keren dengan potongan rambut seperti seekor landak ini dipaksa untuk membela berbagai karakter. Kasus pertamanya menuntut dia untuk membela teman baiknya setelah dia dijebak dalam sebuah pembunuhan. Bukan hari pertama yang hebat di kantor.

Bagian pertama dalam Ace Attorney cukup memberimu kemudahan, dengan bosmu, Mia yang memberikanmu petunjuk tentang apa yang harus dilakukan. Ini adalah sebuah cara yang bagus untuk membiasakan diri dengan game ini, yang pad dasarnya melibatkan opsi dialog, menekan saksi, menghadirkan bukti di dalam ruangan sidang, dan seterusnya.

Walaupun dasar ceritanya cukup sederhana, kamu harus mendengarkan dengan seksama kesaksian dari saksi-saksi yang tidak bisa diandalkan atau para pembunuh, dan menekan atau mendukung pada saat yang tepat. Pada episode selanjutnya, kamu akan mendapati peranmu terlibat lebih langsung dan menjadi seorang detektif. Sesuatu terjadi dengan bosmu sejak episode pertama, dan pada masa-masamu di pengadilan, kamu harus memecahkan misteri yang masih tersisa.

Phoenix Wright: Ace Attorney Trilogy

Seringkali sebelum pengadilannya dimulai, kamu sempat melihat siapa yang melakukan kejahatan dalam sebuah cutscene. Akan tetapi game ini berada pada wujud terbaiknya ketika dia tidak memberitahukan apa yang telah terjadi sebelumnya. Phoenix Wright: Ace Attorney Trilogy membuatmu lebih mengandalkan akal sehat dan kecerdasanmu, mendorongmu untuk menggunakannya dengan tepat, bukannya hanya menemukan setiap item, di mana sebenarnya itu saja sudah cukup.

Kamu harus mencari petunjuk-petunjuk yang bisa ditemukan pada berbagai adegan dan berbicara dengan para saksi untuk membangun pembelaan untuk kasus. Kamu berangkat ke lokasi-lokasi seperti pusat penahanan, lokasi pembunuhan, dan secara rutin ke kantormu, sementara ada juga lokasi-lokasi lainnya yang spesifik sesuai dengan kasusnya seperti lokasi pembuatan film dan kamar hotel yang harus di eksplor.

Satu hal yang membuat kami frustasi adalah ketika meninggalkan sebuah tempat dan menuju ke tempat lainnya, kamu harus memilih dari sebuah daftar tujuan. Apa yang membuat kami jengkel adalah kadang-kadang, jika itu adalah sebuah ruangan yang lain di lokasi yang sama, kamu harus melewati setiap layar yang berdekatan sebelum kamu mencapai tujuan akhir. Misalnya, pada lokasi pembuatan film, kamu memilih pintu masuk, membuka daftarnya, pergi ke area kru, kemudian memilih lagi sebelum kamu akhirnya tiba di ruang rias. Rasanya itu sedikit menyusahkan untuk menekan tiga klik ketika seharusnya satu saja sudah cukup.

Phoenix Wright: Ace Attorney TrilogyPhoenix Wright: Ace Attorney Trilogy

Gameplay dalam ketiga game ini semuanya cukup serupa, di mana pada yang kedua memperkenalkan sesuatu yang baru dalam bentuk 'Psyche-Locks'. Pada dasarnya ini adalah sebuah rahasia dalam bentuk sebuah gembok yang harus didobrak Phoenix untuk bisa mendapatkan kebenaran dengan cara menghadirkan bukti-bukti untuk karakter yang sedang berada dalam sebuah kasus. Hal lain yang juga berbeda adalah protagonis dan ceritanya, di mana game yang ketiga lebih banyak memfokuskan pada masa lalu mantan bosmu.

Kurangnya inovasi pada game yang ketiga adalah penyebab hadirnya sedikit kritik pada masa-masanya dulu, tetapi ceritanya mendapatkan sambutan yang baik. Karena bundel ini hadir dalam bentuk sebuah trilogi, kurangnya perbedaan cukup terasa.

Tentu saja, dalam sebuah novel visual, kita harus banyak melewati banyak dialog, yang pada dasarnya termasuk membaca dan banyak menekan tombol 'X' (kami membuat review via PS4). Di sana tidak ada voice over, yang menurut kami bisa menambah sesuatu dalam pengalaman ini, terutama bagi para pemain baru. Tetapi, kamu hanya mendapatkan suara bip ketika dialognya terjadi. Kadang-kadang rasanya kami terlalu banyak membaca.

Phoenix Wright: Ace Attorney TrilogyPhoenix Wright: Ace Attorney Trilogy

Walaupun demikian, kami harus mengatakan bahwa dialognya ditulis dengan baik, mengena, dan seringkali jenaka. Walaupun banyak dari candaannya adalah plesetan murahan, mereka benar-benar berkesan dan menambah daya tarik game ini secara keseluruhan. Hal tersebut membuatmu tetap bertahan, jadi tidak terlalu terlihat berapa banyak yang kamu baca ketika kamu sudah menyatu dalam event-eventnya. Setiap episodenya cukup panjang, dan kamu memiliki sebuah cerita dan game yang cukup panjang untuk dilalui.

Ada berbagai karakter penuh warna dan didesain dengan baik yang bisa berinteraksi denganmu, termasuk serangkaian pilihan penjahat luar biasa dan karakter-karakter yang muncul kembali seperti; Edgeworth, jaksa penuntut yang mengatur kasus-kasus; Detective Gumshoe, seorang polisi yang ramah tetapi tidak cakap; dan Maya Fey, yang bisa memanggil roh dari sekutu lama dengan kekuatan mistisnya untuk memberi nasehat.

Selain penulisan yang baik, tampilan keseluruhan dari game ini turut membantu. Mengingat asal usulnya yang tidak begitu 'wah', grafisnya benar-benar dipoles dan penuh warna dan juga diterjemahkan dengan baik ke dalam bentuk layar lebar. Mereka memiliki gaya anime, dan walaupun masih memiliki sedikit pergerakan (selain perpindahan dari satu gambar tetapi tidak bergerak ke gambar tidak bergerak yang lainnya) dan ekspresi wajah yang rasanya terbatas, secara keseluruhan, art style dari game ini benar-benar berjalan dengan baik

Phoenix Wright: Ace Attorney TrilogyPhoenix Wright: Ace Attorney Trilogy

Gameplaynya menyenangkan, dan di sana ada banyak yang bisa dilihat dan dilakukan. Permainannya sendiri hampir seluruhnya disajikan dalam bentuk tulisan, tapi kami menyukai keadaan di mana kami harus menggunakan logika untuk mendeduksi solusi dan bukan hanya mengumpulkan bukti-bukti secara sederhana. Walaupun demikian, semuanya tidak selalu logis seperti yang seharusnya, dan kadang-kadang benar-benar mengandalkan kemahiran dalam menebak.

Sebelum kami mulai terdengar terlalu negatif, Phoenix Wright masih merupakan sebuah pengalaman yang menyenangkan dan mengena. Dengan tiga buah game yang menjadi satu, kamu memiliki cukup banyak konten untuk dinikmati. Penulisannya sangat bagus, dan jika kamu menyukai narasi yang didorong oleh sebuah cerita, maka ini adalah sebuah kasus yang layak diselidiki, terutama jika kamu belum pernah menyelidikinya sebelumnya. Game ini terlihat hebat, dan walaupun beberapa perbaikan seperti dialog bersuara dan pergerakan antar lokasi yang tidak begitu rumit bisa mempertegas kasusnya, game ini masih menawarkan banyak kesenangan.

Jadi, vonisnya telah ditetapkan. Kami memvonis Phoenix Wright: Ace Attorney trilogy senilai 7/10.

Phoenix Wright: Ace Attorney Trilogy
07 Gamereactor Indonesia
7 / 10
+
Terlihat hebat, dialog yang sangat baik, senang melihat intelektualitasmu ditantang.
-
Kami menginginkan lebih banyak perbaikan untuk memodernisasi petualangan ini, membutuhkan lebih banyak momen-momen aksi.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait



Loading next content