Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
MediEvil

MediEvil

MediEvil kembali dari kematiannya untuk menyambut musim Halloween tahun ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Kita hidup di era remake dan remaster, di mana game klasik PlayStation seperti Spyro, Crash, dan Resident Evil 2 dibangkitkan untuk memberi minum dahaga nostalgia kita. Kini kita mendapatkan satu lagi dari era itu - MediEvil.

Mengingat yang asli keluar dua dekade lalu, kami meninjau MediEvil sebagai produk yang terpisah, tetapi setelah mencari-cari, kami tahu bahwa para pengembang mempelajari game aslinya dengan mendalam. Mereka bahkan bertemu dengan beberapa tim asli dan membuka kode game pertama dalam upaya untuk masuk ke kepala pengembang dan masuk ke cara berpikir yang sama. Tingkat perhatian dan kepedulian ini jelas dalam produk akhir yang hebat.

Bagi kamu yang tidak tahu ceritanya, kami akan memberitahumu. Kamu berperan sebagai seorang kesatria bernama Sir Daniel Fortesque yang sudah lama memimpin pasukan raja untuk melawan seorang penyihir jahat bernama Zarok. Kedengarannya heroik, bukan? Ya, dalam kenyataannya, Sir Daniel dihajar oleh panah di saat-saat pertama pertempuran dan pasukannya berhasil menyelamatkan kerajaan Gallowmere dari pasukan mayat hidup Zarok, meskipun sang kesatria duluan gugur.

MediEvil

Seratus ttahun kemudian Zarok kembali, membangkitkan pasukan mayat hidupnya dengan sihir jahatnya untuk sekali lagi mengancam Gallowmere. Dalam proses membangkitkan kembali pasukannya, dia secara tidak sengaja membangunkan Sir Daniel dari tidurnya juga, dan ia diberi kesempatan lain untuk menjadi pahlawan.

Kali ini, sang kesatria hanya tinggal tulang, dan dia kehilangan matanya yang diambil oleh panah. Ini adalah kesempatan Sir Daniel untuk akhirnya menjadi pahlawan seperti yang ia harapkan dan mengalahkan Zarok, menyelamatkan Gallowmere dan mengamankan tempatnya di Hall of Heroes.

Plotnya sederhana, tetapi disampaikan dengan baik dan agak lucu. Kami mendapati diri kami tertawa kecil dan menyeringai beberapa kali, dan meskipun ingatan kami sedikit keruh 21 tahun setelah rilis aslinya, itu memberi kami rasa nostalgia.

Saat kamu bertempur melintasi Gallowmere, melawan serangkaian monster, kamu menemukan berbagai senjata yang berbeda. Kamu memiliki pedang dan tongkat untuk pertarungan jarak dekat sambil melempar belati dan busur untuk jarak jauh. Sebagian besar senjata memiliki fungsi charge, memungkinkan kamu melepaskan serangan yang lebih kuat, dan sistem sederhana ini masih cukup memuaskan. Kami bersenang-senang dalam membantai monster.

MediEvil

Lalu senjata tertentu dapat digunakan untuk mengakses area baru, seperti sebuah gada yang dapat digunakan untuk menghancurkan batu-batu besar yang mungkin menghalangi bagian level tertentu. Satu hal yang kami kagumi adalah fakta bahwa kamu dapat menarik lengan kamu sendiri dan menggunakannya sebagai senjata juga... kami sudah mengatakan bahwa game ini memiliki humor.

Pertarungan dan lompatan terasa cukup solid, sama seperti remaster lain dari sejenis ini. Kamu menghabiskan banyak waktu untuk melompati sesuatu atau menghajar sesuatu, dan bahkan ada sistem tangkisan menggunakan perisai yang memiliki jumlah hit terbatas sebelum rusak dan kamu perlu menemukan yang baru. Ini memang bukan Dark Souls, tetapi tetap menyenangkan dan efektif.

Di berbagai level, kamu akan bertemu gargoyle lucu, beberapa di antaranya menawarkan untuk mengisi ulang amunisi kamu, sementara yang lain memberi kamu informasi. Ada juga piala-piala untuk dikumpulkan di setiap tingkat yang dapat digunakan untuk mendapatkan senjata baru dari teman seperjuanganmu yang gugur di Hall of Heroes. Sebagian besar piala ini diberikan ketika kamu membunuh cukup banyak musuh, melepaskan jiwa mereka.

MediEvil juga terlihat hebat di departemen visual. Bagian-bagian cerita berwarna luar biasa dan beranimasi, sementara gameplaynya sendiri terasa dipoles, menyala, dan bertekstur secara baik. Secara grafis, MediEvil solid, dan bahkan memiliki kamera yang disebut 'Dan Cam' di mana kamu dapat menikmati pemandangan yang indah sambil melihat dari balik bahu Sir Daniel.

MediEvil

Yang bisa kami sayangkan adalah kameranya. Sebagian besar waktu, teknologi modern melayani game ini dengan sangat baik, tetapi kamera tampak kabur dari kami di beberapa waktu dan kami mendapati diri kami terlalu banyak mengoreksi. Ini bisa jadi karena kami lebih terbiasa dengan kamera tetap, tetapi ada contoh lain di mana kami tidak memiliki kesempatan untuk memindahkan kamera ketika kami berada di lingkungan tertutup.

Terlepas dari itu, kontrolnya sangat bagus. Versi yang kami mainkan datang bersama dengan buku komik, story art, sebuah backdrop, dan soundtrack. Itu membuat kami merasa bahwa para pengembang benar-benar mencintai MediEvil, dan rasanya seperti proyek surat cinta yang nyata ketika memainkannya.

Satu-satunya hal yang kami bisa sedikit kritik adalah tentang musuh AI di beberapa waktu. Kami bersenang-senang dan menikmati waktu kami di sini, tetapi tidak ada yang terlalu melelahkan tentang hal itu. Kamu menghabiskan banyak waktu berlarian untuk menemukan soul stone yang dapat membuka pintu dan kemudian menghajar beberapa musuh. Gamenya memang semakin sulit, tetapi begitu kamu memiliki senjata jarak jauh, beberapa musuh hanya berdiri di sana dan dapat kami hajar sampai mati. Meski begitu, ini mungkin menarik bagi gamer yang lebih muda, dan orang-orang yang mencari ledakan nostalgia.

Hal terakhir yang perlu kami sebutkan adalah suaranya, karena semuanya bagus di bagian itu, dengan suasananya yang baik. Juga, kami harus memberikan anggukan khusus pada akting yang fantastis dan lucu, karena itu benar-benar memberikan karakter dan kepribadian.

MediEvil terlihat hebat, penuh dengan humor, dan memberi rasa nostalgia yang bagus setelah bertahun-tahun kemudian. Penggemar platformer harus melihatnya, terutama jika kamu menikmati hal-hal seperti Spyro atau Crash, dan kami menikmati petualangan besar kesatria ini seperti yang kami lakukan pada masa itu.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
08 Gamereactor Indonesia
8 / 10
+
Visual terlihat bagus, akting menyenangkan, nostalgia hingga pol.
-
Kamera terasa kurang di beberapa waktu, terkadang terlalu mudah.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait

MediEvilScore

MediEvil

REVIEW. Ditulis oleh Roy Woodhouse

MediEvil kembali dari kematiannya untuk menyambut musim Halloween tahun ini.



Loading next content