Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
review
Divinity: Original Sin II

Divinity: Original Sin II Definitive Edition

RPG mengagumkan dari Larian ini telah hadir di konsol.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Divinity: Original Sin II telah berhasil mempesona PC gamer. Dengan hadirnya Definitive Edition dari game ini di PS4 dan Xbox One, sekarang gamer konsol juga bisa merasakan aksinya, dan wow, game ini benar-benar sesuatu yang layak untuk ditunggu. Jika kamu sudah mengenal game kebanggan dari Larian Studio ini dan tertarik untuk melihat performanya di konsol, mungkin kamu ingin meloncat ke dua paragraf terakhir dari review ini. Tetapi jika kamu belum pernah merasakan mahakarya ini, sebaiknya kamu terus membaca dan izinkan kami berbagi sesuatu yang hebat denganmu, yaitu Divinity: Original Sin II.

Game ini adalah sebuah RPG isometrik dengan pertempuran turn-based berlatar sebuah dunia fantasi yang walaupun tidak sepenuhnya original, tetapi memiliki variasi yang menarik dari tema-tema yang sudah ada sebelumnya. Tetapi yang membedakan Divinity: Original Sin II dengan game lainnya adalah perhatiannya terhadap detail, gameplay yang nonlinear tetapi tertata dengan baik dan fakta bahwa game ini diisi dengan cerita-cerita yang hebat.

Divinity: Original Sin II

Ketika kamu memulai game ini, kamu akan menyadari besarnya penekanan yang diberikan terhadap penyampaian cerita. Enam orang karakter yang sudah disiapkan sebelumnya menceritakan latar belakang mereka. Cerita-cerita ini memberikan pengenalan yang baik terhadap kepribadian mereka, dan juga membuatmu ingin mengenal mereka lebih jauh. Kami lebih menyarankan kamu bermain dengan karakter asli dari game ini, karena memiliki ikatan yang lebih mendalam terhadap karakternya dibandingkan dengan karakter hero yang bisa kamu ciptakan.

Seperti misalnya jika kamu bermain sebagai Fane, yang merupakan seorang undead, kamu akan harus menutupi wajahnya, karena orang-orang di kota tidak bereaksi dengan baik terhadap zombi. Apapun karakter yang kamu pilih, kamu akan bertemu dengan karakter lainnya di awal petualanganmu, dan dari sana kamu bisa merekrut mereka ke dalam kelompokmu yang terdiri dari empat orang. Walaupun kamu bisa melihat cerita dari karakter lainnya yang ada di dalam kelompokmu, rasanya ingin sekali untuk bisa menamatkan dan mengulang game ini agar bisa melihat dunia dari sudut pandang karakter lainnya.

Ada banyak cerita dalam Divinity: Original Sin II, dan selalu kamu yang menentukan bagaimana cara bereaksi terhadap cerita tersebut. Jika kamu cukup sabar untuk mendengarkan semuanya, ada banyak konten yang keren dan menarik di dalamnya. Setiap tempat, buku, dan dialog membuka sesuatu yang membuat penasaran akan dunia dalam game ini. Ceritanya ditulis dengan sangat baik sehingga mampu menciptakan keseimbangan dari bagian yang lucu (tanpa terlalu banyak kekonyolan dari pendahulunya) dan keseriusan yang mendalam. Ada banyak kejutan yang bisa kamu temukan yang bisa membuatmu ingin menjelajahi setiap sudut dunianya.

Tetapi kamu tidak bisa mendapatkan semuanya ketika kali pertama kamu memainkan Divinity: Original Sin II - kamu harus bisa menerima bahwa setiap pilihan yang kamu buat akan menjauhkanmu dari bagian cerita yang lainnya. Dalam satu skenario, seorang NPC bisa menjadi seorang pendamping yang baik, tetapi di skenario yang lainnya, kamu mungkin akan memotong kepalanya karena sikapnya yang tidak kamu sukai; kamu bener-benar memegang kendali jalannya petualanganmu dalam game ini. Kamu selalu bisa memilih untuk melewatkan beberapa bagian yang ada dalam game ini jika kamu tidak cukup sabar, tetapi intinya adalah pilihan-pilihan yang kamu ambil sangat memengaruhi game ini. Kami mengetahui hal ini karena sistem penyimpanan gamenya terasa lambat. Artinya kami beberapa kali mematikan PS4 kami sebelum gamenya tersimpan, walaupun memang hal ini membuat kami tahu bagaimana jalannya petualangan ini jika kami melakukan hal berbeda.

Bagian pertarungannya juga sangat detail dan mendalam, sangat sederhana dengan sistem turn-based. Skill dan lingkungan di sekitar juga mendukung taktik yang mendalam. Dunianya dipenuhi dengan barel-barel yang berisi minyak, air, racun, dan unsur-unsur lainnya dari seluruh dunia, dan elemen-elemen yang berbeda menambahkan unsur ketidakpastian yang membuat setiap pertempuran menjadi sebuah teka-teki taktik. Ada banyak sistem permainan yang bisa dimainkan lewat karakter-karakter, kemampuan mereka, dan juga peralatan mereka, dan walaupun terasa sulit untuk diikuti, jika kamu mencoba memahami sistemnya, kamu akan bisa berkreasi dalam setiap pertempuran. Ini adalah benar-benar game yang cocok untuk para penggila sistem, di mana kamu bisa menghabiskan banyak waktu untuk merencanakan pertarungan, dan mengutak-atik kemampuan dan peralatan dari karakter-karakternya.

Sebuah class system yang lepas membuatmu bisa bermain-bermain dengan sang karakter ketika kamu berprogres. Sebagai contoh, seorang Wizard mungkin bisa mendapatkan beberapa kemampuan pertarungan jarak dekat, dan dengan demikian membuatnya terpisah dari wizard pada umumnya. Dan jika kamu bermain dengan party yang sudah penuh, bisa sangat merepotkan melihat perkembangan kemampuan mereka dan merencanakan perkembangan selanjutnya. Tetapi hal ini mendatangkan hasil, dan pada akhirnya, semua tergantung berapa banyak energi yang kamu ingin keluarkan untuk menguasai sistemnya. Game versi definitif ini menambahkan sebuah story mode bagi mereka yang tidak ingin mengeluarkan terlalu banyak energi mempelajari sistemnya, dan ini memberimu pilihan menjalani alur game ini sesuai dengan keinginan kamu. Meski begitu, game ini didesain untuk para gamer yang sabar, dan di sini kamu tidak perlu melakukan sesuatu yang membuatmu bosan. Tidak ada sesuatu yang bertele-tele - setiap tempat, percakapan dan pertarungan, semuanya terasa penting.

Divinity: Original Sin IIDivinity: Original Sin II

Kami juga belum menemukan satupun bug selama memainkan game ini. Walaupun ia tidak sangat istimewa dalam hal grafis, dunianya sangat hidup dan semuanya terlihat sangat baik sehingga kamu tidak akan sempat memperhatikan jika ada satu atau dua kekurangan dalam animasinya.

Naratornya sering menggambarkan interaksi antara karakter-karakternya, memberikan pengalaman seperti dalam sebuah permainan papan, di mana kamu harus mengerahkan sedikit imajinasi jika ingin menikmati game ini secara utuh. Fans dari game role playing akan sangat menikmati hadirnya kreativitas dan pemaparan cerita dari sebuah game seperti Dungeon and Dragons di game ini.

Bagian single-playernya saja sudah cukup untuk memberikan game ini posisi teratas, tapi ia juga menawarkan mode multiplayer yang unik. Di sini kamu bisa memainkan game ini baik secara co-op atau secara online dengan empat orang dalam satu kelompok. Tidak jarang sebuah game multiplayer memiliki aspek cerita, penjelajahan, dan pertarungan dan pada saat yang bersamaan menjaga rasa individualisme di dalam tim. Kamu juga tidak akan sekadar ikut-ikutan saja. Setiap pemain mempunyai tujuan dan ceritanya masing-masing, dan juga sesuatu yang istimewa yang harus dilakukan. Sayangnya, mode gamemaster tidak termasuk dalam versi konsol, tetapi kami tidak mempermasalahkannya, karena memiliki terlalu banyak menu untuk ukuran konsol. Tetapi ada mode arena yang baru, di mana kamu bisa bermain dalam pertarungan Divinity Battles di dalam sebuah arena yang tertutup. Itu adalah sebuah tambahan bagus, di mana kamu bisa mengalahkan teman-temanmu dalam pertarungan secara lokal atau online.

Divinity: Original Sin IIDivinity: Original Sin II

Walaupun Divinity: Original Sin II masih membawa rasa PC ke dalam gamenya, tetapi ia masih bisa berjalan dengan baik di konsol. Setelah beberapa saat, semua yang terasa janggal dari kameranya menjadi terasa natural. Menahan tombol action untuk menjarah area yang luas membuatnya terasa mudah untuk menjelajahi semua yang tersembunyi di dunia ajaib ini. Inventarisnya juga lebih baik. Di edisi yang baru ini, empat buah backpack ditempatkan secara berdampingan, membuatnya lebih mudah untuk meraih barang jarahan. Sebuah tutorial pendek juga telah ditambahkan karena banyak yang harus dipelajari dalam waktu yang singkat.

Divinity: Original Sin II adalah salah satu game RPG terbaik yang pernah kami mainkan dalam waktu yang sangat lama. Perpaduan sempurna dari game papan dan video game, di mana pemain yang sabar akan mendapatkan imbalan berupa sistem yang lebih mendalam dan storyline yang menarik. Semuanya mulai dari petualangan, cerita, dan karakter hingga pertarungannya, langkah, kemampuan, dan peralatan dibuat dengan kualitas RPG yang tinggi.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Divinity: Original Sin II
10 Gamereactor Indonesia
10 / 10
+
Sebuah dunia yang menawarkan pendekatan yang benar-benar terbuka, sistem yang fantastis, petualangan, cerita, pertarungan, karakter, langkah, kemampuan, dan peralatan yang berkualitas.
-
Sistem penyimpanannya sedikit lambat.
overall score
ini adalah skor dari jaringan kami. Bagaimana dengan kamu? Skor jaringan adalah rata-rata dari skor setiap negara

Teks terkait



Loading next content