Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
preview
Devil May Cry 5

Devil May Cry 5 - Impresi di Gamescom

Nero dan Dante telah kembali untuk menghajar para iblis.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Sudah 10 tahun berlalu sejak kami membantai segerombolan iblis bersama sang mesin pembunuh yang karismatik (tapi brutal), yang tak lain adalah Nero. Setelah beberapa remaster dan reboot dari Ninja Theory, Capcom kini telah kembali mengambil alih. Tentunya, salah satu hero dari seri ini, Nero, juga kembali bersama mereka. Devil May Cry 5 memang sangat dinantikan, tapi apakah kita akan bertemu kembali dengan kebrutalan dan perasaan nostalgia lagi di Maret nanti, atau apakah kegemilangan Nero memang berakhir di tahun 2008 lalu? Kami belum bisa menjawab hal itu, tapi kami sudah sempat mencobanya sebentar di booth Capcom pada perhelatan Gamescom 2018. Dan game ini terlihat dan terasa sangat keren.

Emosi kami cukup memuncak ketika kami memasuki area pers. Kami berharap akan bertemu dengan pertarungan yang keren nan sadis ketika kami menunggu di dalam ruangan. Kami pun diberikan kesempatan untuk bermain, bersama Nero dan teman wanitanya yang bernama Nicoletta 'Nico' Goldstein, yang menjadi pengendara (ia berkendara dengan ugal-ugalan, tolong cabut SIM-nya!).Teman baru kami ini membawa kami ke tempat para iblis berada, kami pun diturunkan di sebuah kota yang sedang kacau akibat ulah dari anak-anak Satan. Sepertinya para penduduk kota telah mengungsi kota yang sudah dipenuhi oleh tentakel-tentakel yang mulai tumbuh dari dinding-dinding kota. Tapi jangan khawatir, ada Nero yang akan menyelamatkan semuanya.

Protagonis kita yang satu ini membawa senjata andalannya, Red Queen Sword, sebuah lengan robotik yang dibuat oleh Nico, tentu saja pistol laras gandanya, Blue Rose Revolver. Ayunan pedangnya terasa mirip dengan game Nero sebelumnya. Dengan pedang ini, kamu bisa melakukan combo penuh gaya dengan gameplay yang sangat cepat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan skor tinggi di akhir pertarungan, begitu juga di akhir level.

Blue Rose Revolver juga beraksi dengan cara yang sama dan merupakan sebuah alat yang bagus untuk terus menjaga combo tetap berjalan. Terutama ketika kamu mulai mendekati tanah setelah melakukan combo pedang double jump atau ketika kamu memiliki jarak yang cukup jauh dari musuh. Lengan robotnya yang baru (bernama Devil Breaker, tentu saja semuanya perlu nama) juga memiliki fitur tersendiri. Yang paling menonjol adalah kemampuan untuk melakukan grappling. Hal ini sangat membantu ketika memulai combo lompatan, karena kamu bisa menarik musuh ke arahmu jika kamu luput menyabetnya di udara. Kemampuan ini juga bisa menarik musuh yang jauh untuk masuk ke dalam serangan combo yang sedang dilakukan. Selain menarik musuh, lengan ini juga memberikanmu kemampuan untuk menghentikan waktu untuk sementara.

Devil May Cry 5
Devil May Cry 5Devil May Cry 5Devil May Cry 5

Setelah membunuh setiap iblis yang kamu temukan di jalanan kota, kami harus menemukan seekor makhluk yang dapat memakan sebuah objek berbentuk tentakel yang menghalangi jalan kami ke area berikutnya. Setelah berhasil menemukannya, ia pun memakan tentakel tersebut dan kami bisa melanjutkan perjalanan. Di area berikutnya, sebuah telepon umum berdering. Kami pun mengangkatnya, yang disambut oleh suara Nico yang mulai tak sabar karena menunggu terlalu lama. Sebuah cutscene pun hadir, memperlihatkan Nico yang berkendara bak orang gila untuk menjemput Nero dan membawanya ke area baru.

Setelah melompat dari ketinggian yang tentu akan mematikan bagi manusia biasa, kami disambut oleh musuh besar. Seperti yang bisa kamu duga, bos ini cukup menantang, dengan berbagai variasi gerakan seperti lubang hitam berapi yang menyedot Nero ke perutnya yang bermulut, menghasilkan shockwave, dan menyeruduk dengan kepalanya. Orb hijau juga tersebar di area pertarungan, jadi kami belajar untuk waspada untuk menjaga nyawa kami. Meski kami berhasil keluar hidup-hidup dari pertarungan ini, sang bos meledak dan demonya pun selesai. Sepertinya kami bermain dengan baik, tapi huruf B raksasa muncul di layar, yang menandakan gamenya sendiri kurang setuju dengan kami.

Jadi apa yang bisa kami ambil dari demo ini adalah Devil May Cry 5 terlihat luar biasa keren (visualnya disebutkan sebagai salah satu kekuatan dari game ini. Pertarungannya bertempo cepat dan kontrolnya terasa responsif. Musiknya fantastis, sang protagonis dan teman barunya menyenangkan, dan impresi kami secara keseluruhan benar-benar melampaui harapan. Sepertinya game ini akan menjadi iterasi yang akan memberi warna bagus bagi seri ini. Hal yang bisa kita lakukan adalah menunggu hingga Maret nanti untuk mengetahui apakah ia dapat tampil mengesankan secara keseluruhan.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan
Devil May Cry 5Devil May Cry 5Devil May Cry 5

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan