Gamereactor / Dansk / Svenska / Norsk / Suomi / English / Deutsch / Italiano / Español / Português / Français / Nederlands / 中國 / Polski
Gamereactor Close White
Log in member






Lupa password?
Saya bukan member, tapi saya ingin bergabung

Atau log in menggunakan akun Facebook
Gamereactor Indonesia
berita
Lokapala

Anantarupa umumkan Lokapala, game MOBA pertama buatan Indonesia

Bekerja sama dengan beberapa developer Korea berpengalaman 20 tahun.

  • Teks: Arya W. Wibowo
Facebook
TwitterRedditGoogle-Plus

Anantarupa Studios, sebuah developer game asal Jakarta, baru saja mengumumkan bahwa mereka tengah mengerjakan sebuah game MOBA bernama Lokapala. Game ini didapuk sebagai game MOBA pertama yang dibuat oleh developer dari Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

Pengembangan game ini sendiri merupakan usaha Anantarupa dalam "memeriahkan dunia esport di tanah air", terutama dengan berkembang pesatnya esport di Indonesia dan di seluruh dunia.

"Alasan kami mengembangkan game bergenre MOBA adalah karena kami ingin supaya Indonesia bukan hanya menjadi target-market dari game buatan luar negeri, tetapi mampu mengembangkan game yang mampu menembus pasar internasional dan sekaligus mengenalkan budaya Indonesia," kata Diana Paskarina, selaku co-founder dan COO Anantarupa.

"Dari data yang kami kumpulkan, 67% esports game bergenre MOBA masih memiliki demand yang tinggi, sementara CAGR berkembang lebih dari 28% per-tahun. Indonesia sendiri, market-nya berkembang lebih dari 37% per-tahun, sehingga peluang untuk mendapatkan market baru sangat besar."

Lokapala

Anantarupa sendiri dibantu oleh beberapa developer asal Korea yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 20 dalam mengembangkan game online.

"Untuk bisa bersaing dengan international-level game-developer, kami melakukan transfer teknologi dan knowledge dari tim developer Korea yang sudah sangat berpengalaman," lanjut Diana. "Untuk membuat game serupa di China, dana yang diperlukan minimal adalah mulai dari USD $8 juta."

"Dukungan pemerintah dan berbagai pihak tentunya, karena industri game berpotensi mendatangkan devisa negara. Sebagai contoh, satu judul esports game yang sekarang populer di Indonesia dapat menghasilkan 15 triliun rupiah hingga 90 triliun rupiah dalam satu tahun," tutup Diana tentang apa harapan ia ke depannya.

Anantarupa sendiri merupakan developer yang berspesialisasi dalam membuat game AR dan VR, seperti untuk produk makanan Choki-Choki dan Boboiboy, lalu pada tahun ini membuat Petualangan Nabati Doraemon. Selain itu, mereka juga membuat game resmi dari Asian Games 2018.

Bagaimana menurutmu dengan usaha dari game developer Indonesia yang satu ini?

Lokapala
Lokapala