Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Gamereactor Indonesia
berita
Diablo Immortal

Blizzard merespons tuduhan bahwa Diablo Immortal adalah sebuah reskin

ARPG mobile ini dibanding-bandingkan dengan Crusaders of Light.

Baru-baru ini, Blizzard telah mengumumkan Diablo Immortal, sebuah game mobile yang berlatar kejadian di antara game kedua dan ketiga dari seri action-RPG tersebut. Melihat reaksi yang beragam dari para penggemarnya, jelas bahwa komunitas mengharapkan sesuatu yang berbeda, (dengan seorang penggemar sampai mengatakan bahwa apakah mereka melakukan ini untuk Aprill mop).

Menambahkan kegelisahan orang-orang, datang laporan dari orang-orang di Battle.net yang membandingkan Immortal dengan sebuah game yang telah dirilis oleh NetEase, studio yang berpartner dengan Blizzard untuk game mobile ini. Game tersebut bernama Crusaders of Light. Setelah mengintip kedua game tersebut, memang benar adanya bahwa kedua game memiliki kesamaan, terutama dari UI.

Blizzard pun merespons reaksi para penggemar, terutama atas tuduhan reskin tersebut. Berbicara kepada IGN, Wyatt Cheng dari Blizzard berkata ia tidak berpikir bahwa "mobile merupakan sebuah kata kotor", menambahkan bahwa perangkat mobile mampu menawarkan "pengalaman gaming tingkat tinggi".

"Kami telah bekerja sama dengan NetEase sejak awal sebagai mitra untuk membuat segala hal yang ada di Diablo: Immortal," tanggapan Cheng terhadap tuduhan tersebut. "Kami memiliki artis dari sisi kami, mereka memiliki artis dari sisi mereka, dan kami bekerja bersama sebagai tim, sebagai sebuah kemitraan untuk membuat segala hal tentang Diablo: Immortal. Alam, karakter, skill, dan ceritanya."

Kami telah memainkan Diablo Immortal di BlizzCon dan akan membagikan pendapat kami tentang game tersebut.

Diablo Immortal