Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Gamereactor Indonesia
artikel
Life is Strange 2

Perjalanan Sejauh Ini... Life is Strange 2

Kami sempat berbicara kepada para co-director dari game tersebut, Jean-Luc Cano dan Michael Koch, mengenai dua episode yang telah dirilis sejauh ini.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Life is Strange 2 menawarkan tantangan yang menarik bagi developer asal Perancis, Dontnod Entertainment. Ia adalah sekuel dari sebuah game yang dicintai, tetapi juga game dengan petualangan baru juga karakter-karakter dan skenario yang baru. Sekarang kami telah merasakan dua bagian dari season yang terdiri dari lima episode dan sempat mengenal dua bersaudara, Daniel dan Sean Diaz, dan baru-baru ini kami bertemu dengan co-directornya, Michael Koch dan Jean-Luc Cano (yang juga merupakan penulis cerita bagi game ini).

"Hal pertama yang kami lakukan adalah bertanya kepada diri kami sendiri, apa itu Life is Strange?" ujar kano mengenai proses dari hadirnya konsep untuk game yang kedua. "Apa yang menjadi DNA sesungguhnya dari game ini? Apakah tentang Max dan Chloe? Apakah mengenai Arcadia Bay? Apakah mengenai masa remaja? Dan kami banyak membicarakan bahwa Life is Strange adalah sebuah franchise yang aneh mengenai karakter-karakter yang bersangkutan, karakter sehari-hari, menghadapi sebuah tema sosial dan permasalahan sehari-hari dengan sedikit hal supernatural."

"Ketika kami sudah mencapai titik ini, kami telah mendapatkan DNA yang sesungguhnya, jadi ini bukan hanya mengenai Max dan Chloe, dan Arcadia Bay, itu mengenai hal ini. Tentu saja kami sudah terikat dengan karakter-karakter ini, tahu kan [mereka] seperti anak-anak kami? Tetapi kami juga ingin menantang diri kami sendiri dan menceritakan sebuah cerita baru dengan menggunakan cara naratif yang berbeda, atau tema-tema baru yang ingin kami eksplor, permasalahan-permasalahan baru yang ingin kami hadapi. Dan kami menganggapnya sebagai cara yang baik untuk membuktikan diri kami," jelas Cano.

"Menurut pendapat saya sebagai kreator video game, membuat sebuah game adalah sebuah proses yang panjang, di antara konsepsi awal dari sebuah game sampai rilisnya bisa bisa mencapai bahkan kadang-kadang lebih dari tiga tahun," lanjut Koch. "Jadi menurut saya ini adalah sebuah kesempatan bagi kami untuk bisa mengerjakan sebuah cerita baru dan serangkaian karakter yang baru, karena pada akhirnya, ketika kamu menulis dan membuat game, kamu mungkin akan membuat sekitar delapan sampai sepuluh game sepanjang karirmu. Jadi sangat keren untuk bisa menantang diri kami sendiri, seperti apa yang dikatakan oleh Jean-Luc, dan berusaha berbicara mengenai hal-hal baru, menciptakan cerita baru, menciptakan karakter-karakter baru yang kami harapkan bisa meyakinkan dan berusaha untuk tidak sekadar melakukan hal yang sama lagi tetapi mencoba hal-hal yang baru. Rasanya hebat sebagai kreator."

Life is Strange 2Life is Strange 2

Cerita baru dalam Life is Strange ini bermula ketika dua bersaudara, Sean dan Daniel melarikan diri dari Seattle di mana mereka tumbuh, setelah sebuah insiden di mana mereka melihat ayah mereka tertembak oleh seorang polisi, dan Daniel meledakkan polisi tersebut ke udara. Dengan demikian, game ini terasa seperti sebuah road trip di mana duo ini menelusuri jalan bagian utara menuju kampung halaman ayah mereka yang mistis di Mexico. Sang kakak, Sean (yang dikendalikan oleh pemain) lebih merupakan seorang penuntun dan mentor bagi Daniel yang berjuang melewati situasi ini dan menghadapi kemampuan yang baru ditemukan.

Satu hal di mana kami merasa bahwa franchise dan terutama season ini menonjol adalah momen-momen heningnya, situasi-situasi yang kurang lebih normal yang tidak memperlihatkan semacam kebutuhan akan drama yang tidak perlu.

"Itu adalah sesuatu yang penting bagi kami dalam gamenya yang pertama, dan game yang kedua, mengizinkan para pemain untuk mempergunakan waktu mereka," ujar Koch. "Menurut saya itu adalah sesuatu yang saya sukai, kami suka ketika merasakan momen-momen yang saya bisa katakan tidak begitu sering kamu lihat dalam video game di mana kamu bisa hanya menikmati suasana dan membiarkan karakternya berproses, mencoba memahami apa yang sedang terjadi, untuk memikirkan mengenai keputusan-keputusannya. Dunia di mana kami tinggal sangatlah cepat di mana semuanya harus bergerak dengan cepat, semuanya harus sesuai dengan tempo dengan banyak sekali irama dan kadang-kadang terasa keren untuk memiliki sedikit waktu untuk bersantai, untuk berpikir tentang semuanya."

Life is Strange 2

"Sebuah alasan yang bahkan lebih baik, semuanya mengenai kontras," lanjut Koch. "Ketika kamu menemukan sebuah bagian yang berjalan lambat di mana kamu membangun beberapa elemen naratif yang kamu sisihkan waktu untuknya, seperti di episode dua, untuk menikmati malam terakhir dengan Daniel di dalam sebuah rumah tua dan menyempatkan untuk bermain permainan dadu hanya untuk benar-benar merasa berada di sana dan menikmati tempat kecil yang mereka temukan di hutan ini, karena jika semuanya mulai kacau di pagi berikutnya dan kami mengalami aksi yang tensinya meningkat dengan macan tutul yang tentu saja menghadirkan kontras dan dalam bahasa saya sebagai irama dan kehidupan bagi tempo game ini."

Di sini kami harus menyela dan mengatakan bahwa, dengan segala hormat, kami sedikit membenci mereka (Cano dan Koch) karena insiden macan ini. "Yah, mohon maaf untuk hal tersebut. Kami tahu," ujar Koch dengan diiringi sedikit tawa, di saat kami membicarakan tentang adegan yang memilukan di awal episode yang kedua itu.

Salah satu momen kunci di episode yang kedua adalah ketika adegan-adegan di Life is Strange bersentuhan dengan beberapa pengalaman bebas tersendiri (atau kamu bisa menyebutnya prolog) dari The Awesome Adventure of Captain Spirit di mana seorang anak muda bernama Chris menghidupkan fantasinya ketika berhadapan dengan realita yang keras dalam kehidupan dengan seorang ayah yang jauh dari sempurna.

"Karena kami sudah mengetahui bahwa kami akan mengubah banyak hal antara Life is Strange dan Life is Strange 2, menurut kami Captain Spirit adalh sebuah perkenalan yang baik untuk dunia baru ini," ujar Cano. "Jadi kami sudah berpikir bahwa Captain Spirit akan menjadi perkenalan bagi Sean dan Daniel tetapi tanpa mengatakannya. Captain Spirit adalah cerita mengenai Chris... itu bisa saja menjadi sebuah game tersendiri, tetapi kami ingin mempergunakannya sebagai perkenalan terhadap dunia baru Life is Strange 2. Jadi kami sudah memikirkan bahwa adegan ini akan dilihat dari dua sudut pandang. Ketika kami melihat bagian komentar, feedback dari para pemain, kami sangat bahagia karena ya, itu berjalan dengan baik. Ketika kamu memainkan Captain Spirit dan pada akhirnya, 'Ya ampun, dia benar-benar memiliki kekuatan.' Ketika kami melihatnya, kami tersenyum kecil. Keren, karena ketika kami akan merilis episode dua, orang-orang akan merasa kagum..."

Life is Strange 2
Life is Strange 2