Cookie

Gamereactor menggunakan cookie untuk memastikan kami dapat memberikanmu pengalaman terbaik dalam menjelajahi situs kami. Jika kamu melanjutkan, kami menganggap bahwa kamu menyetujui kebijakan cookie kami.

Indonesia
Halaman depan
preview
Apex Legends

Apex Legends - Impresi Awal

Inilah kesan kami setelah memainkan 8 jam di acara yang diadakan oleh developernya.

Kamu sedang menonton

Preview 10s
Next 10s
Iklan

Ketika EA mengirim sebuah undangan untuk pengumuman dari game baru Respawn di Los Angeles, tidak ada seorang pun di editorial yang menduga bahwa undangan tersebut di luar Titanfall 3. Apa lagi yang dilakukan studio tersebut di saat mereka sedang mengerjakan game Star Wars mereka? Kami mungkin tidak sepenuhnya salah, tetapi kami juga tidak sepenuhnya benar. Apex Legends baru saja diumumkan dan kami telah mencoba game ini selama delapan jam, yang mana sudah keluar... saat ini juga.his ad will end in 28 seconds

Selama presentasi awalnya, kami segera diberitahu bahwa Apex Legends adalah sebuah game dalam genre battle royale, yang sangat masuk akal mengingat EA belum memiliki sebuah game dalam genre tersebut, walaupun Firestorm dalam Battlefield V perlahan mendekati. Ini adalah sebuah battle royale yang bertempat di dunia Titanfall 2, tetapi tidak memiliki banyak kesamaan dalam banyak hal dengan serial dari Respawn yang sering dipandang sebelah mata itu. Setting waktunya terjadi tiga puluh tahun setelah Titanfall 2, dan di sana tidak ada sekilas pun kemunculan dari sebuah titan maupun kemungkinan untuk berlari di dinding. Respawn mengatakan kepada kami bahwa game tersebut terlahir melalui sebuah tes internal yang mereka anggap terlalu menyenangkan untuk tidak dibuat lebih serius. Ini akan menjadi sebuah usaha yang keras bagi studio tersebut, tetapi kami senang mereka telah berusaha.

Jadi kenapa semua orang harus merasa bersemangat akan satu lagi game battle royale ini? Apalagi game ini diterbitkan oleh EA, yang tidak begitu dikenal ramah dengan konsumen. Pertama-tama, Apex Legends benar-benar free-to-play di platform manapun, dan Respawn telah memilih untuk mengadopsi tipe "battle pass" yang sama dengan Fortnite, jadi hal-hal yang bisa didapatkan dengan uang sungguhan hanyalah item-item kosmetik dan karakter-karakter baru. Jadi sama sekali tidak ada membayar untuk menang atau membayar untuk mendapatkan power (tetapi kami akan membahas hal ini di kemudian waktu). Dan yang kedua, game ini sangat menyenangkan.

Apex Legends
Apex LegendsApex LegendsApex Legends

Pada saat ini kamu sudah mengetahui cara kerjanya; segerombolan orang ditempatkan dalam satu map (dalam Apex Legends 60 orang), dan semuanya tentang mengambil senjata dan peralatan secepat mungkin dan pada waktu yang sama mencoba tetap melacak di mana lingkaran itu berada (kamu harus tetap berada di dalamnya). Tentu saja, dalam menghadapi tekanan ini, tim lawan harus dihadapi menggunakan peluru, granat, atau menghajar mereka langsung dari dekat dengan cara lama. Struktur dasarnya sama seperti game dalam genre ini secara luas, tetapi Respawn memperkenalkan beberapa perbedaan yang sangat menarik dalam Apex Legends, perbedaan yang akan membuatnya berdiri tegak dibandingkan dengan game-game lain dalam genre ini seperti PlayerUnknown's Battlegrounds, Fortnite, dan Call of Duty: Black Ops 4 mode Blackout.

Dengan total 60 orang dalam setiap pertandingan, kelompoknya dibagi menjadi 20 tim yang terdiri dari tiga orang; tidak ada opsi untuk bermain solo sama sekali. Perbedaan lain yang signifikan jika dibandingkan dengan misalnya, Fortnite, adalah Apex Legends memiliki kelas-kelas karakter. Pada saat ini ada delapan yang bisa dipilih, dua di antaranya harus dibuka melalui transaksi mikro atau dengan bermain untuk mendapatkan uang, dan hanya salah satu karakter darinya saja yang bisa dimasukkan ke dalam sebuah kelompok. Untuk sedikit menyederhanakannya: anggaplah kamu melihat Fortnite yang dipadukan dengan Rainbow Six: Siege dan Overwatch, walaupun perbedaan kelasnya tidaklah sebesar dalam game shooter hero dari Blizzard tersebut. Detail hebat lainnya adalah bagaimana seorang pemain bisa menjadi apa yang disebut sebagai "jump master' ketika waktunya melakukan lompatan awal dan dua pemain lainnya secara otomatis mengikuti pemain tersebut, dan memastikan semua pemain mendarat di tempat yang sama. Jika kamu ingin, kamu bisa memecah formasinya dan terbang solo, tetapi secara umum kami menyarankan untuk tetap bersama tim.

Apex Legends
Apex LegendsApex Legends

Tentu saja ada game-game lain yang mengadaptasi layout kelas yang sama, tetapi kelas-kelas yang ada di sini memungkinkan para pemain untuk melengkapi gaya bermain dengan cara yang membuat Apex Legends terasa unik dan bervariasi. Kami sangat menyukai Gibraltar dari kelas tank, yang memiliki gelembung pelindung yang bisa memisahkan kami dari para penyerbu, maupun memungkinkan kami untuk membangkitkan rekan satu tim dengan aman. Setiap kelas memiliki tiga fitur unik (satu pasif, satu yang diaktifkan oleh pemain, dan satu ultimate). Yang terakhir disebutkan tentu saja bisa mengubah situasi yang sangat berbahaya menjadi sebuah keuntungan jika dipergunakan dengan baik. Propertinya beragam mulai dari yang sangat defensif sampai yang memiliki serangan jitu yang mematikan, tergantung bagaimana kamu ingin bermain.

Map yang ada dalam Apex Legends disebut Kings Canyon dan bekerja dalam cara yang cukup tradisional. Ada area-area terbuka untuk duel sniper bertensi tinggi, celah-celah yang sempit untuk pertempuran jarak pendek, dan semua di antaranya. Satu lagi tambahan yang menyenangkan adalah di tempat-tempat tertentu ada tali-tali di mana kamu bisa mengaitkan dirimu untuk dilontarkan ke udara dan mengaktifkan jetpack untuk waktu yang singkat. Ini sangat berguna untuk bisa bepergian ke tempat yang jauh secara cepat, ideal jika kamu berada jauh dari lingkaran dan waktu sudah mulai menyempit, misalnya.

Apex Legends
Apex LegendsApex LegendsApex Legends
Apex LegendsApex Legends